Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Selamat Datang Tahun Politik 2019


Kami tak bermaksud bahwa dengan postingan ini kami sedang merambah dunia politik. Kami hanya melihat jalanan di kota kami yang begitu banyak baliho terpampang, mengalahkan baliho iklan akhir-akhir ini.

Judulnya keren sekali, tapi maaf bila harapan tinggi yang kamu pikirkan tidak sesuai saat membuka halaman ini. Kami tidak sedang memanfaatkan popularitas tema yang sedang hangat dibicarakan tahun ini.

Tapi, mau tidak mau, kami harus melihatnya dari sisi pemilik blog. Apakah jalanan yang kami lintasi setiap hari dan gaung politik yang sedang terjadi, tidak dapat kami manfaatkan untuk dibuat dalam sebuah postingan?

Terlambat menyadari

Seharusnya kami memulai membuat postingan seperti ini saat awal tahun baru. Sayang, ekspresi itu tidak kami dapatkan, dan baru ini gegap gempita baliho menutupi pandangan kami. Lihat gambar cover yang sengaja kami buat buram.

Orang-orang sekarang yang aktif di media sosial dan Internet kedatangan istilah dengan yang namanya 'Influencer' atau content creator. Orang-orang ini cenderung sebagai pembuat, bukan sebagai penikmat.

Maka wajar buat kami, yang masuk dari kalangan bloger, ditawari sebuah tren yang sedang berkembang saat ini. Tahun politik, penyebaran hoax, buzzer dan sebagainya. Konten ini tahun 2019 semakin menarik saja.

Apakah dapat memanfaatkan sebagai konten?

Tahun politik di era digital memang tak terbendung, khususnya penyebaran berita hoax. Mungkin sebagian pada muak atau malah ikut menikmati.

Tapi, tahun politik juga banyak melibatkan sisi kreatif dalam pembuatannya. Mau tidak mau, sisi ini yang harus dilihat. Apakah dapat dimanfaatkan atau tidak?

Seperti menguktip dari situs kompas.com (13/12/2018), "Tahun 2019 sudah jelas ya, kita ada pemilihan (presiden), lanjut Ramadhan. Memang dengan adanya pemilihan dan Ramadhan (memengaruhi dunia) periklanan," kata CEO Dentsu Aegis Network (DAN) Indonesia Maya Watono.

Maya mengatakan, tren ini harus dicermati dengan baik sehingga dapat memanfaakan peluang untuk permintaan iklan. Kendati demikian, perusahaan periklanan akan dihadapkan dengan tantangan seiring kemanjuan teknologi dan informasi.

...

Orang-orang iklan tentu saja paling berdampak dengan kehadiran tahun politik. Orang-orang yang aktif di Internet pun yang dianggap influencer pun akan bergerak mengoptimalkan tahun 2019 ini.

Ketimbang muak melihat baliho, mari ucapkan selamat datang tahun politik 2019. Apa yang bisa diambil dari ini, untuk kami tentu sisi konten dan seni kreativitas. Bagaimana denganmu?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?