Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Dampak Generasi Milenial Bagi Industri Perfilman Tanah Air


Pesona generasi milenial terus memberikan dampak positif bagi semua sektor, termasuk industri perfilman. Tapi dengan catatan, film yang dibuat harus memiliki target penonton generasi tersebut.

Kami tertarik dengan artikel dari Nova yang artikel aslinya bisa kamu lihat di sini, tentang majunya industri perfilman tanah air tak luput dari generasi milenial yang dijadikan target penonton.

Dari data statistik yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), Nova memasukkan data jumlah generasi milenial yang mencapai lebih dari 63 juta orang pada tahun 2019, atau hampir 24% dari total penduduk Indonesia.

Dan statistik  pertumbuhan jumlah penonton film nasional sejak tahun 2015-2017 mencapai 2.5 kali lipat. Masih dari jumlah penonton, Nova juga memasukkan total penonton pada tahun 2017 yang jumlahnya mencapai 40,5 juta.

Target pasar penonton milenial

Deretan film Indonesia dengan jumlah penonton 1 juta, rata-rata mentargetkan generasi milenial sebagai target film mereka.

Sebut saja film yang beredar tahun 2018, seperti Dilan 1990, Milly dan Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga, atau Eiffel…I’m In Love 2.

Senada dengan kutipan berikut, pelaku industri film juga harus memahami pasar mereka dari sekarang.

“Kesuksesan sebuah merek tidak cukup hanya berupa pencapaian awareness yang tinggi, namun bagaimana merek tersebut dapat selalu relevan dengan target marketnya,”Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.

...

Memahami milenial tidak mudah, tapi belajar dari beberapa kesuksesan, ini bisa dilakukan. Hanya perlu sedikit riset mendalam dan memaksimalkan potensi yang belum terlihat.

Bagaimana dengan 2019?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Thanks infonya. Oiya ngomongin generasi milenial, ternyata saat ini ada loh platform pengembangan dana buat generasi tersebut. Dan katanya sih menguntungkan banget. Selengkapnya, temen-temen bisa cek di sini: pengembangan dana untuk milenial

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

6 Alat Untuk Media Sosial

📝 Hari Blogger Nasional 2026: Merawat Rumah, Menjaga Ingatan

💻 Mengenal ASUS OMNI: Asisten Cerdas Offline dan Alasan di Balik Lahirnya Era AI PC

🎭 Karnaval Nostalgia Dugderan: Saat Tradisi Lokal Ikut Meriahkan Panggung MTQ Nasional di Kota Semarang