Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Penonton Film 1990 Terbanyak Disebut Sutradara Ada di Semarang


Kamis tiba, dan ini waktunya kami membawa berita tentang film Indonesia. Masih soal film Dilan 1990 yang meski sudah turun filmnya dari bioskop Semarang, tapi masih ada info menarik.

Prestasi 6 juta penonton memang menjadikan film Dilan 1990 tahun ini bakal sulit dikejar film lainnya. Apa yang begitu menarik hingga prestasi ini diraih, kami ingin sekali membagikan data menarik seputar film ini tayang di Semarang.

Sebelum postingan tersebut jadi, berita tentang kota Semarang sebagai penyumbang penonton terbanyak cukup menarik.

Mengutip dari situs metrotvnews.com (9/3), Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang, menyumbangkan jumlah penonton film Dilan 1990 terbanyak di Indonesia.

Sutradara film Dilan 1990, Fajar Bustomi, menyatakan banyak penonton di Semarang yang tidak bosan berkali-kali nonton film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla tersebut.

Bahkan menurut sang Sutradara, ada penonton yang menonton film Dilan sampai 10 kali hingga 15 kali. Entah siapa, kami pikir itu luar biasa yang perlu diberi tepuk tangan.

Meski begitu, Sutradara tidak merinci secara pasti berapa banyak jumlah penonton di Semarang sebagai penyumbang terbesar.

Konten asli klik di sini.
...

Menarik informasi yang kami dapatkan tersebut, mengingat penonton Semarang tidak ramah dengan film Indonesia terutama soal selera.

Ini bukan berarti selera penonton di sini buruk, tidak juga. Hanya lebih pemilih saja. Bahkan kami percaya tentang patokan sebuah keberhasilan bila berhasil menarik penonton Semarang berbondong-bondong ke bioskop, maka dipastikan film tersebut berhasil dari sisi jumlah penonton.

Apakah kamu percaya dan setuju dengan kami?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🍜 Mencicipi Eko Mie di Masjid Agung Jawa Tengah, Strategi Jemput Bola yang Mewah

☕ Kopi Kenangan Ahmad Yani: Penantang Baru di Jalur Strategis Semarang

🎬 Di Balik Kontroversi Billboard Raksasa Film "Aku Harus MATI" di Kota Semarang

📱 [Review] Oppo F1 Plus (X9009): Hape OPPO Pertama Kami Setelah Zenfone 5 Pensiun

✨ Natasha Skin Clinic Center Buka di DP Mall Semarang