Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Yuk, Ikut Berpartisipasi Mengkampanyekan #BanggaSemarang Lewat Media Sosial
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Penggiat Media sosial kota Semarang ramai-ramai mengkampanyekan tagar #BanggaSemarang. Bahkan yang menarik adalah keterlibatan artis yang ikut mempromosikan Semarang lewat video singkat yang dibagikan lewat akun Instagram.
Setelah dilantik pertengahan bulan Februari, Komunitas Cah Semarang Hebat mulai melakukan kampanye menarik terkait kota Semarang. Komunitas yang berisi para pegiat medsos ini ramai-ramai membanjiri media sosial dengan tagar BanggaSemarang.
Di Twitter sendiri, tagar ini memang bukanlah sesuatu yang baru. Hanya saja dengungan tagar ini yang akhir-akhir ini hingga kami membawanya ke blog memang sedang hangat-hangatnya, terutama di Instagram.
Dulu, sekarang, besok dan selamanya
Kalimat di atas ini diambil dari caption atau keterangan dari kiriman yang ada di Instagram. Kiriman dalam format video animasi yang dapat kamu lihat di bawah ini, mengajak kamu untuk ikut berpartisipasi dengan kampanye #BanggaSemarang.
Jadi, bila kamu memiliki kriteria yang dimaksud dalam Caption di atas, yang pernah menginjakkan kaki di Semarang, pernah Sekolah, bekerja, tinggal, lahir dan lainnya mari ikut meramaikan.
Keterlibatan artis
Saat pengguna Instagram mulai banyak yang mengirimkan kiriman konten yang diikuti kampanye bangga ini, beberapa artis dan publik figure ikut mengkampanyekan bangga Semarang.
Mulai dari Komeng, Inul Daratistas, Dede Sunandar, dan lainnya turut meramaikan, berikut Instagram yang tanamkan di halaman ini dalam format video.
Hingga tulisan ini kami buat, tagar #BanggaSemarang di Instagram sudah mencapai kurang lebih 500 kiriman. Untuk Twitter, kami tidak dapat merinci mengingat tagar ini sudah banyak digunakan dari beberapa tahun sebelumnya.
Kampanye ini sangat positif yang dapat membentuk kesadaran para pengguna media sosial tentunya untuk bangga dan cinta terhadap sebuah kota, terutama Semarang. Kalau bukan kita yang mengatakan bangga, siapa lagi.
Yuk, mari ikut terlibat dalam kampanye ini bila kamu termasuk pengguna yang seperti dikatakan keterangan dalam video animasi BanggaSemarang di atas.
Selain tarif parkir inap, halaman ini juga kami cantumkan tarif parkir kendaraan roda 2 dan 4 terbaru di Stasiun Poncol. Informasinya ada di pintu masuk apabila ingin ke stasiun. Ada yang butuh info ini? Wew, cukup lama sekali tidak posting ini. Terakhir kali pada tahun 2018 dengan judul yang mirip dengan postingan ini. Namun khusus ke Stasiun Tawang saja awalnya. Dan saat mendapatkan tarif di Poncol, akhirnya kami tambahin juga. Tarif parkir roda 2 Bila mengacu pada tahun 2018, tak banyak berubah sebenarnya tarif yang sekarang. Hanya berbeda sedikit pada tarif roda 2 yang akan diinapkan. Dulu, tarif inap roda dua di Stasiun Poncol biayanya 17 ribu. Namun sekarang biayanya 27 ribu. Nah, apabila lebih dari 24 jam, baru dikenakan tambahan 17 ribu lagi. Detailnya ada di atas. Tarif parkir roda 4 Untuk info tarif roda 4 tahun 2018 kami tidak memilikinya. Jadi tidak ada perbandingan. Untuk roda 4 ada beberapa kategori, seperti mobil, bus dan truk/box/elf. Detailnya ada di bawah ini. M...
Akhirnya terjawab sudah misteri bangunan yang sempat kami tulis di bulan April kemarin. Bangunan baru yang berada di koridor Jalan Jolotundo Semarang ini resmi dihuni oleh Parjo (Pancong & Burjo) yang berkolaborasi apik dengan Padangju. Kehadiran dual-brand ini otomatis menambah daftar tempat nongkrong baru yang strategis di kawasan yang dekat dengan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Bulan Juni kemarin memang menjadi momen yang sibuk untuk merampungkan proyek bangunan ini. Sebelum resmi dibuka, kami bahkan sempat menebak-nebak jika tempat luas ini disiapkan sebagai sentra kuliner baru untuk mengakomodasi para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Jolotundo. Entah kenapa pemikiran itu terlintas, mungkin karena kami berharap jalur pedestrian di Jolotundo bisa dimaksimalkan kembali fungsinya untuk masyarakat yang ingin berjalan kaki dengan nyaman. Namun, prediksi kami meleset total! Saat kami melintas kembali di awal bulan Juli, tempatnya ternyata sudah beroperas...
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Akhirnya semua akun Twitter yang kami kelola sudah mendapatkan layanan akun profesional. Bagaimana denganmu? Seharusnya sudah juga, bukan. Lalu, apa manfaatnya mengubah akun biasa menjadi akun profesional. Sudah beberapa bulan tidak membawa artikel tentang Twitter di halaman blog kami. Twitter akhir-akhir ini selalu menarik dengan berbagai pembaruan layanannya. Bahkan, Minggu dini hari tadi (21/11) , ikon Twitter Blue sudah terlihat. Mendadak saja saat mau menulis ini, ikonnya menghilang. Saat kami coba buka, layanan ini belum tersedia untuk Indonesia. Nanti dibahasnya, fokus yang ini dulu. Manfaat pindah ke akun profesional Sekilas, ini sama dengan tampilan di Instagram saat membuka bio. Ada label tersemat saat kami ubah dari akun pribadi menjadi akun profesional. Manfaat pindah menurut Twitter lewat websitenya di sini , yakni memudahkan pengguna untuk mengakses alat profesional lanjutan seperti Profil Profesional, Twitter Shopping, dan Quick Promote. Untuk fitur lanjutan yang sudah...
Kawasan Kota Lama Semarang rasanya tak pernah kehabisan cara untuk mengejutkan kita. Mulai dari festival budaya, pasar kuliner, hingga yang terbaru dan cukup mencuri perhatian belakangan ini: bazaar gear outdoor skala besar. Ya, sejak tanggal 29 Juni lalu, EIGER menggelar Mega Bazaar Semarang. Menariknya, mereka tidak memilih lapangan terbuka atau hall mall modern yang steril. Pilihan justru jatuh pada Gedung Oudetrap , salah satu bangunan ikonik peninggalan kolonial yang berdiri megah di samping Taman Srigunting. Selama pameran, gedung bersejarah ini disulap menjadi ruang belanja estetik yang dinamai area Bazaar Jateng 2 . Mengawinkan konsep petualangan alam bebas dengan arsitektur klasik berumur ratusan tahun ternyata melahirkan atmosfer yang unik. Ada kontras yang menyenangkan saat melihat jajaran tenda, jaket gunung, dan tas carrier bersanding dengan dinding bata ekspos dan pilar-pilar kokoh khas Oudetrap. Langkah ini terasa cerdas sekaligus segar. Pengunjung tidak cuma datang d...
Comments
Post a Comment