Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Yuk, Ikut Berpartisipasi Mengkampanyekan #BanggaSemarang Lewat Media Sosial
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Penggiat Media sosial kota Semarang ramai-ramai mengkampanyekan tagar #BanggaSemarang. Bahkan yang menarik adalah keterlibatan artis yang ikut mempromosikan Semarang lewat video singkat yang dibagikan lewat akun Instagram.
Setelah dilantik pertengahan bulan Februari, Komunitas Cah Semarang Hebat mulai melakukan kampanye menarik terkait kota Semarang. Komunitas yang berisi para pegiat medsos ini ramai-ramai membanjiri media sosial dengan tagar BanggaSemarang.
Di Twitter sendiri, tagar ini memang bukanlah sesuatu yang baru. Hanya saja dengungan tagar ini yang akhir-akhir ini hingga kami membawanya ke blog memang sedang hangat-hangatnya, terutama di Instagram.
Dulu, sekarang, besok dan selamanya
Kalimat di atas ini diambil dari caption atau keterangan dari kiriman yang ada di Instagram. Kiriman dalam format video animasi yang dapat kamu lihat di bawah ini, mengajak kamu untuk ikut berpartisipasi dengan kampanye #BanggaSemarang.
Jadi, bila kamu memiliki kriteria yang dimaksud dalam Caption di atas, yang pernah menginjakkan kaki di Semarang, pernah Sekolah, bekerja, tinggal, lahir dan lainnya mari ikut meramaikan.
Keterlibatan artis
Saat pengguna Instagram mulai banyak yang mengirimkan kiriman konten yang diikuti kampanye bangga ini, beberapa artis dan publik figure ikut mengkampanyekan bangga Semarang.
Mulai dari Komeng, Inul Daratistas, Dede Sunandar, dan lainnya turut meramaikan, berikut Instagram yang tanamkan di halaman ini dalam format video.
Hingga tulisan ini kami buat, tagar #BanggaSemarang di Instagram sudah mencapai kurang lebih 500 kiriman. Untuk Twitter, kami tidak dapat merinci mengingat tagar ini sudah banyak digunakan dari beberapa tahun sebelumnya.
Kampanye ini sangat positif yang dapat membentuk kesadaran para pengguna media sosial tentunya untuk bangga dan cinta terhadap sebuah kota, terutama Semarang. Kalau bukan kita yang mengatakan bangga, siapa lagi.
Yuk, mari ikut terlibat dalam kampanye ini bila kamu termasuk pengguna yang seperti dikatakan keterangan dalam video animasi BanggaSemarang di atas.
Kami baru menyadari jika mengunggah video pendek ke YouTube Shorts sebenarnya tak perlu repot berpindah dari komputer ke smartphone , sebuah kebiasaan yang selama ini terus kami lakukan. Ternyata, melalui perangkat desktop atau laptop, proses ini sudah bisa dilakukan dengan sangat mudah. Namun, tentu saja ada keterbatasan yang perlu dipertimbangkan sebelum mengeksekusinya. Kebetulan kami sedang semangat memproduksi konten video untuk YouTube Shorts. Momen ini kami jadikan inspirasi untuk membawa tips teknis ke blog dotsemarang . Apalagi setelah kami cek, label YouTube di blog ini terakhir kali diperbarui pada Juni 2025. Sudah cukup "berdebu" dan rasanya memang perlu penyegaran. Unggah Langsung via Desktop Entah sejak kapan tepatnya YouTube mulai mengizinkan video pendek diunggah langsung melalui tombol upload biasa di versi desktop. Sejauh yang kami pahami sejak fitur ini mendarat di Indonesia tahun 2021 , jalurnya selalu identik dengan aplikasi mobile . Namun, sistem YouT...
Setelah puas mengintip lantai 2 Cardea Semarang , rombongan segera beranjak naik ke lantai 3. Secara sekilas, tata ruangnya tak jauh berbeda dengan lantai sebelumnya. Mulai dari fasilitas toilet yang bersih hingga deretan loker penyimpanan sebelum masuk ke area utama masih bisa kami temukan di sini. Namun, ada satu perbedaan mencolok yang langsung tertangkap mata. Lantai 3 ini terasa lebih privat dan spesifik. Jika di lantai bawah area utamanya dipenuhi berbagai alat pendukung medis, di lantai 3 ini atmosfernya lebih tenang—sebuah zona yang nampaknya akan menjadi incaran banyak orang: Physio Room . Detail yang Fungsional Saat melangkah masuk, perhatian kami tertuju pada deretan ruangan menyerupai kamar dengan papan nama yang estetik di tiap pintunya. Salah satu yang paling menarik adalah Physio Room 1 . Pintunya menggunakan material kayu dengan warna hangat, lengkap dengan indikator ketersediaan ( Vacant/Occupied ) yang rapi. Detail kecil ini menunjukkan betapa privasi dan kenyamanan p...
Entah sejak kapan merek minuman yang sangat kuat branding -nya dengan air kelapa ini punya varian rasa kopi. Kami sendiri sedikit kaget, namun yang lebih menarik lagi, kami justru merasakannya langsung di lokasi yang tidak biasa, yaitu di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Penasaran? Ikuti cerita kami. Sabtu sore (28/2), usai mengikuti agenda di sana, kami menyempatkan diri menunggu waktu berbuka di pelataran depan bangunan utama masjid. Suasana sore yang cerah membuat area ini sangat ramai oleh warga yang ngabuburit. Jika cuaca sedang bersahabat dan tidak hujan, menunggu azan Maghrib di sini memang sangat kami rekomendasikan. Apalagi, pihak MAJT juga biasanya menyediakan menu berbuka puasa secara cuma-cuma bagi jamaah. Kejutan dari Hydro Coco Jika pada Ramadan tahun lalu kami sempat melihat aktivitas merek air mineral yang cukup masif mencuri panggung perhatian di sini, kali ini giliran Hydro Coco. Meski skalanya tidak sebesar itu dan lebih fokus pada aktivasi booth pe...
Apa yang terlintas di benak Anda melihat tumpukan tempat sampah yang menggunung selesai waktu berbuka? Isinya didominasi kotak-kotak makan plastik yang dibuang begitu saja. Membayangkan jumlahnya yang mencapai ratusan setiap hari, apalagi selama 30 hari penuh di bulan Ramadan, tentu volumenya sangat luar biasa. Bukankah lebih bijak jika wadah tersebut dibawa pulang ketimbang sekadar menumpuk di tempat pembuangan? Tumpukan kotak makan ini mendadak memberi kami inspirasi untuk bahan tulisan di blog dotsemarang . Kebetulan, tahun ini sebagian besar waktu berbuka puasa kami habiskan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Namun tenang, kami hadir bukan semata karena menu buka puasanya, melainkan karena program " Kurma " (Kajian Unik Ramadan di MAJT) yang sudah kami ulas sebelumnya. Sebuah program talkshow yang kaya akan pengetahuan. Mengenal Wadah Thinwall: Bukan Sekadar Plastik Biasa Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah: Jangan dibuang, kalau bisa dibawa pulang. Kami sendir...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Comments
Post a Comment