Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Yuk, Ikut Berpartisipasi Mengkampanyekan #BanggaSemarang Lewat Media Sosial
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Penggiat Media sosial kota Semarang ramai-ramai mengkampanyekan tagar #BanggaSemarang. Bahkan yang menarik adalah keterlibatan artis yang ikut mempromosikan Semarang lewat video singkat yang dibagikan lewat akun Instagram.
Setelah dilantik pertengahan bulan Februari, Komunitas Cah Semarang Hebat mulai melakukan kampanye menarik terkait kota Semarang. Komunitas yang berisi para pegiat medsos ini ramai-ramai membanjiri media sosial dengan tagar BanggaSemarang.
Di Twitter sendiri, tagar ini memang bukanlah sesuatu yang baru. Hanya saja dengungan tagar ini yang akhir-akhir ini hingga kami membawanya ke blog memang sedang hangat-hangatnya, terutama di Instagram.
Dulu, sekarang, besok dan selamanya
Kalimat di atas ini diambil dari caption atau keterangan dari kiriman yang ada di Instagram. Kiriman dalam format video animasi yang dapat kamu lihat di bawah ini, mengajak kamu untuk ikut berpartisipasi dengan kampanye #BanggaSemarang.
Jadi, bila kamu memiliki kriteria yang dimaksud dalam Caption di atas, yang pernah menginjakkan kaki di Semarang, pernah Sekolah, bekerja, tinggal, lahir dan lainnya mari ikut meramaikan.
Keterlibatan artis
Saat pengguna Instagram mulai banyak yang mengirimkan kiriman konten yang diikuti kampanye bangga ini, beberapa artis dan publik figure ikut mengkampanyekan bangga Semarang.
Mulai dari Komeng, Inul Daratistas, Dede Sunandar, dan lainnya turut meramaikan, berikut Instagram yang tanamkan di halaman ini dalam format video.
Hingga tulisan ini kami buat, tagar #BanggaSemarang di Instagram sudah mencapai kurang lebih 500 kiriman. Untuk Twitter, kami tidak dapat merinci mengingat tagar ini sudah banyak digunakan dari beberapa tahun sebelumnya.
Kampanye ini sangat positif yang dapat membentuk kesadaran para pengguna media sosial tentunya untuk bangga dan cinta terhadap sebuah kota, terutama Semarang. Kalau bukan kita yang mengatakan bangga, siapa lagi.
Yuk, mari ikut terlibat dalam kampanye ini bila kamu termasuk pengguna yang seperti dikatakan keterangan dalam video animasi BanggaSemarang di atas.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Dulu, penawaran skema barter seperti voucher menginap, produk gratis, hingga makan bersama di kafe baru dianggap sebagai bagian dari apresiasi awal untuk membangun relasi secara wajar. Namun masuk ke tahun 2026, skema ini mendadak seolah dipaksakan menjadi standar baku baru. Banyak pemilik usaha—terutama skala UMKM hingga merek yang sebenarnya sudah berkembang—berlindung di balik alasan "masih bisnis kecil" untuk menghindari alokasi anggaran pemasaran . Kehadiran platform media sosial yang memangkas jalur komunikasi membuat mereka sangat mudah melempar penawaran pencarian KOL atau kreator dengan imbalan barang . Begitu unggahan dipublikasikan, puluhan hingga ratusan kreator pemula langsung bersedia mengambilnya demi membangun portofolio . Problemnya, pendekatan ini menciptakan ilusi bahwa semua pembuat konten dapat disamaratakan nilainya tanpa memperhitungkan jam terbang, kualitas ulasan, hingga kedalaman dampaknya. Pergeseran Lanskap Kerja Sama: Pengalaman Bersama Brand Bes...
Di balik megahnya perhelatan pameran otomotif skala nasional di daerah seperti GIIAS Semarang, ada pergeseran peta strategi pemasaran yang menarik untuk dicermati. Bagi publik awam atau pengunjung umum, hari pertama pameran kerap dipersepsikan sebagai panggung paling krusial. Hari di mana deretan lini mobil terbaru diperkenalkan secara perdana, panggung megah dinyalakan, dan deretan rilis pers dibagikan secara serentak. Namun, jika menilik dinamika di balik layar dalam beberapa tahun terakhir, persepsi tersebut perlahan mulai bergeser. Munculnya tren pre-event gathering atau press conference pra-pameran yang diinisiasi oleh diler maupun merek raksasa lokal menjadi sinyal kuat bagaimana taktik komunikasi publik di industri otomotif daerah telah berubah. Mencuri Start Lewat Sesi Eksklusif Pra-Pameran Kasus menarik terlihat dari langkah diler utama seperti Nasmoco yang memilih menggelar sesi press conference khusus di luar area pameran beberapa hari sebelum pintu pameran resmi dibuka ....
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Berdiri di tepi jalan kawasan POJ City sembari memandangi alur sungai yang mengalir menuju laut lepas, ada pemandangan kontras yang menyita perhatian . Di seberang aliran air tempat perahu-perahu nelayan bersandar , berdiri megah bangunan bertekstur oranye-terakota . Itulah 23 Semarang Shopping Center atau sering kami sebut dengan nama Mal 23 Semarang. Sebuah pusat perbelanjaan yang posisinya cukup unik karena berada tepat di kawasan pesisir Kota Atlas . Lokasinya ini memberikan daya pikat tersendiri yang berbeda jika dibandingkan dengan mal-mal tengah kota yang umumnya terkungkung riuk kemacetan lalu lintas. Kebodohan Bersepeda di Pesisir Semarang Sebuah pengakuan jujur: kami sempat merasa menjadi "orang paling bodoh" ketika memutuskan datang ke area mal ini mengayuh sepeda di pertengahan bulan Juli lalu . Cuaca pesisir Semarang di siang hari memang tidak pernah bercanda. Sengatan teriknya langsung membakar semangat begitu roda sepeda berputar mendekati area pantai. Namun, r...
Comments
Post a Comment