Skip to main content

Review Event Towel-towel Ponsel di Semarang


Towel-towel ponsel semacam mengulas, melihat dari dekat dan merabanya. Tujuannya tentu dapat merasakan langsung ponsel yang tidak kami miliki, bagaimana kemampuannya dan siapa tahu tertarik untuk membeli kemudian hari.

Acara menarik yang kami ikuti ini dilaksanakan hari kamis (1/3), awal bulan Maret, di Wayang Kofie yang terletak di kawasan Kedung Mundu-Semarang.


Penggagas acaranya adalah seorang bloger yang beberapa kali kami bertemu dengan beliau saat acara launching Asus, Om Herry yang nama id di media sosialnya @herrysw.

Pemilik situs ponselmu.com ini bagi sebagian kalangan bloger, beliau cukup dikenal dan ahli untuk bicara yang berhubungan dengan Ponsel.

Towel-Towel Ponsel di Joglosemar


Acara Towel-towel Ponsel menurut tulisan om Herry di blognya merupakan acara yang sudah beberapa kali dibuat. Surabaya dan Jakarta pernah juga dikunjungi acara ini.

Semarang cukup beruntung menurut kami jadi yang pertama, mengingat acara kali ini dilakukan di 3 kota yang biasanya selalu lebih dulu untuk urusan sebuah acara. Setelah Semarang, destinasi berikutnya adalah Solo dan Jogja yang jadi tuan rumah.

Komunitas Pengguna Xiomi jadi tuan rumah di Semarang

Kami tidak tahu bagaimana kedekatan komunitas Xiomi Semarang atau Mi Fans Semarang yang berhasil membuat acara untuk Towel-towel Ponsel.


Mereka tidak hanya berhasil melakukannya, namun juga memberi kejutan-kejutan yang menarik seperti doorprize kepada peserta yang datang, salah satunya kami.

Kami berencana membawa sedikit cerita tentang komunitas ini yang belum masuk ke blog dotsemarang. Kami harap bisa segera membawanya dalam bentuk ulasan.

Berkenalan dengan 3 Ponsel 

Acara akhirnya dimulai saat jam 7 lebih (malam), satu persatu dipersilahkan mengenalkan diri layaknya acara yang sering kami ikuti tiap komunitas.


Kini giliran Om Herry yang berbicara kepada peserta yang hadir. Tiga ponsel yang dibawanya adalah Xiaomi Redmi 5 Plus, LG V30 Plus, dan “tamu rahasia”. Tamu ini rupanya adalah Nokia 2, meski sebagian peserta lebih tertarik pada Nokia 8 yang dipegang om Herry.

Ketiga produk yang tanpa kotak ini dipersilahkan dilihat-lihat bergantian. Sepertinya kami lebih tertarik pada Redmi 5 Plus yang bila membaca sekilas jadwal rilisnya di mesin pencari baru bulan Februari kemarin resmi rilis.

Ada yang menarik dari cerita om Herry yang membuat php kami semua. Tamu istimewa yang sebagian berpikir itu adalah Samsung seri terbaru, Samsung Galaxy S9, rupanya butuh perjuangan untuk bisa membawanya. Mengingat produk belum beredar secara besar saat ini.

Samsung Galaxy S9 tidak berhasil dibawa oleh om Herry ke Semarang. Namun entah nantinya di kota-kota berikutnya. Wah kalau berhasil, pasti sangat menarik untuk dibawa ke blog dotsemarang.


Acaranya lebih santai, mengingat ponsel yang diamati peserta harus bergantian. Sesekali mendengarkan beliau berbicara pengalamannya dan pengetahuannya tentang informasi dunia ponsel saat ini.

Sangat berbeda sekali mendengerkan langsung seorang ahli dengan SPG yang biasa kami temui saat pameran handphone di Semarang. Yaiyalah.

Kami membayangkan konsep towel-towel ponsel seperti ini bisa diadaptasikan di pameran handphone. Ada waktu sesi yang sudah ditentukan penyelenggara saat pameran kepada masyarakat.

Bisa pengunjung yang tertarik, komunitas semacam Mi Fans Semarang atau sejenisnya, bloger dan sebagainya. Untuk ponsel yang disediakan, penyelenggara hanya meminjam kepada peserta pameran tentunya.


Info selengkapnya tentang event ini bisa dilihat di sini (ponselmu.com).

...

Acara pun berakhir dengan foto bersama. Mi Fans Semarang pintar memanfaatkan momentum dengan membawa banner saat sesi ini.

Padahal dipikir, ini acara untuk umum sebenarnya. Jadi apakah kami dan sebagian peserta yang berasal dari Semarang (mahasiswa dan pengguna) dan luar kota merupakan komunitas mereka?

Tak masalah, begitulah menariknya sebuah komunitas. Seperti apa ponsel-ponsel yang ditowel-towel saat acara berlangsung, kami berencana membawanya ke blog dotsemarang nantinya. Jadi ditunggu saja.

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Tips Unggah Video TikTok Hingga 1 Menit

Sudah 2 bulan lebih kami bergabung dengan platform media sosial TikTok. Banyak hal menarik yang memberi kami inspirasi di sana. Dan kali ini, kami ingin memberi tips menarik soal durasi video TikTok yang dapat diunggah lebih dari waktu normalnya, 15 detik.

Semenjak bergabung, kami menemukan beberapa akun yang dapat mengunggah durasi video hingga 1 menit. Kami pikir itu wajar, bila melihat jumlah pengikutnya yang berada diatas rata-rata.

Sama seperti Instagram, bila lebih dari 10 ribu pengikut, mereka memiliki fitur istimewa yang tidak dapat digunakan oleh pengguna yang belum mendapatkan jumlah pengikut seperti kami sebutkan tadi. Youtube juga punya fitur ekslusif buat susbscriber diatas rata-rata.

Instal aplikasi TikTok terbaru

Sebenarnya, cara memperpanjang durasi video TikTok hingga 1 menit kami dapatkan dari unggahan video Youtube. Banyak sekali yang membagikan tip-tips tersebut di sana.

Caranya mudah sebenarnya, yakni dengan menginstal aplikasi TikTok versi terbaru. Kami sendiri a…

Parkir di DP Mall Kini Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

Terhitung sejak tanggal 15 Januari 2020, parkir di DP Mall hanya melayani parkir non-tunai. Beberapa alat pembayaran yang dapat digunakan seperti e-money, Flazz, Brizzi, TapCash dan aplikasi Parkee harus kamu miliki salah satunya.

Akhir bulan Januari, kami sedang berkunjung ke DP Mall. Memang kami sudah mendengar rencana penerapan pembayaran non tunai ini dibeberapa mal Semarang. Hanya saja, kami tak terlalu peduli mengingat kami jarang membawa kendaraan.

Sore itu, pintu masuk belakang mal ada stan Parkee. Kami jadi tertarik hari itu karena layanan non tunai adalah salah satu konten yang menarik ada di blog dotsemarang.

Aplikasi parkir online

Ini adalah era, dimana kemudahan menjadi pioritas yang dikemas lewat sentuhan teknologi. Bagi mereka yang termasuk generasi milenial, penggunaan aplikasi tentu mudah dipahami.

Namun tidak semua orang dapat menggunakan kemudahan tersebut. Saat kami asyik mengobrol dengan salah satu orang yang mensosialisasikan Parkee, ada sepasang suami istri seda…

Fitur Pro TikTok, Pengguna Bisa Tingkatkan Kualitas Konten

Kami melihat ini menarik untuk para kreator konten yang berkecimpung di sini (baca TikTok). Apalagi yang berhubungan dengan pemasar (marketing) dengan mengincar segmen tertentu. Apa kelebihan mengubah Akun TikTok biasa menjadi akun Pro?

Bicara tentang TikTok hingga kini, setiap kami berjumpa dengan pemasar hingga kreator konten semacam bloger, cap negatif masih disematkan pada aplikasi yang menurut situs socialreport.com jumlah penggunanya mencapai 500 juta.

Padahal dari sisi kami sendiri, TikTok banyak bertebaran para kreator konten. Terutama pengguna di luar Indonesia. Kami berharap secepatnya berbagi hal-hal menarik tentang TikTok di blog dotsemarang.

Beralih ke akun Pro


Ini sangat mudah. Kurang lebih sama dengan Instagram yang beralih dari akun biasa menjadi akun bisnis atau akun kreator. Pengguna hanya mencari pada pengaturan akun, dan menemukan peralihan akun pro paling bawah.

Setelah menemukan, kita disuruh memilih kategori seperti apa branding yang diinginkan. Kami senang deng…

Windows 10 Home Single Language, Dunia Baru dengan Rasa yang Masih Sama

Setelah bertahan dari tahun 2014 menggunakan Windows XP Home, awal Februari ini kami berkesempatan dapat menjajal Windows 10. Dan kami baru tahu, Windows 10 pun memiliki jenis lainnya seperti Operating System pada umumnya keluaran Microsoft.

Kami kedatangan Laptop ASUS yang pernah diperkenalkan pada tahun 2019, yakni ZenBook Flip UX362F. Dan tentu saja, operating system ini asli. Jadi terkenang masa OS bajakan. Nanti kami cerita tentang laptop ini di halaman berikutnya.

Dunia baru

Windows 10 bukan sesuatu yang baru sebenarnya buat kami. Hanya saja, untuk menggunakannya lebih dalam (pengalaman pemakai), baru kali ini kami rasakan. Semua serba baru buat kami.

Sebagai bloger, menggunakan Operating System (OS) Windows 10 bagi kami seperti mendapatkan pengalaman baru. Semua tampak besar, berbentuk kotak, sederhana, indah dan nyaman.

Tidak butuh lama untuk menyesuaikan diri menjelajah tiap tempat di dalamnya. Hal-hal teknis, kami tak mampu membicarakannya. Karena kami percaya, sebagai pengg…

[Tips] Cara Menambahkan Link di Facebook Stories

Apakah kamu masih bermain Facebook? Bila masih, mungkin tips yang kami berikan ini berguna. Setidaknya, bagi pengguna yang doyan membuka stories dengan cara yang lebih mudah ketimbang scroll ke bawah.

Untuk menggunakan tips ini, kamu harus menggunakan aplikasi WhatsApp. Karena di sinilah tips ini dapat bekerja. Bagi pengguna yang kegiatannya membuat konten, kami yakin cara ini dapat meningkatkan kunjungan ke saluran utamamu.

Ini bekerja

Kami baru menemukan tips ini dan mungkin sudah ada yang lebih dulu dari kami. Maaf, kami tidak terlalu perhatian sebelumnya.

Saat mencari tips yang sama di mesin pencari google, kami tidak menemukan artikel yang membahas cara seperti ini. Bahkan situs Kompas yang diterbitkan tanggal 17 Oktober 2019 mengumumkan cara seperti yang kami dapatkan ini, tautan atau link tidak dapat digunakan setelah dibagikan lewat WhatsApp ke Facebook Stories.

Kami melakukannya dan ini bekerja. Apakah ada pembaruan yang dirilis dan tidak banyak orang yang tahu, seperti kami?…