Langsung ke konten utama

Instagram Untuk Pemula, Tema Kelas Pertama Cah Semarang Hebat


Kamu yang hadir di kelas ini, kamis kemarin (22/3), tentu sangat beruntung. Mengingat jumlah pesertanya benar-benar membludak dan bahkan harus ditutup lebih cepat. Berikut ulasan kami yang turut hadir di dalam ruangan.

Dilantik bulan Februari, komunitas Cah Semarang Hebat terus bergerak mempromosikan diri. Salah satu kegiatannya adalah membuat kelas tanpa dipungut biaya sepeserpun. Tak tanggung-tanggung Instagram menjadi tema pertama kelas ini pertama dibuka.

Menarik? Tentu saja. Selama ini kami banyak bicara tentang dunia blogging dan juga sering membuat hal yang sama. Seiring waktu, memang Instagram sudah mengambil alih dunia yang selama ini kami geluti.

Instagram pemula


Sebenarnya kami sangat berharap bahwa sesi kelas ini banyak bicara tentang personal branding. Apalagi pembicaranya, mas Youlanda yang memiliki pengalaman 15 tahun dalam dunia Industri Kreatif dan Digital.

Namun sebelum berharap terlalu jauh sampai sana, peserta yang hadir kurang lebih 50 orang ini, rupanya masih ada yang tidak menggunakan Instagram. Alasannya pun beragam, bahkan ada yang sampai kena banned sama Instagram.

Salah satu alasan yang menarik dari salah satu peserta adalah memori hape yang terbatas. Kami pikir era ponsel semakin cerdas dan harga yang semakin bersaing, tidak lagi ada kendala seperti ini. Ternyata masih ada.

Lalu, alasan lainnya adalah koneksi yang dianggap mahal. Mungkin kami saja yang kurang optimal memberikan informasi bahwa di Semarang banyak sekali spot Wifi gratis, makanya persoalan seperti ini masih tetap ada saja.

Mas Youlanda

Pada akhirnya, pembicara mengarahkan peserta pada pembuatan akun Instagram dalam sesinya. Lalu mengenalkan aplikasi pendukung untuk mengedit video dan foto sebelum dipublish di Instagram.

Ada banyak rekomendasi aplikasi dan kesemuanya setidaknya harus dicoba oleh peserta. Termasuk tentang fitur repost yang dalam pengertiannya adalah membawa postingan dari akun lain ke akun milik kita.

Promosi tentang Semarang dan komunitas

Selain bicara tentang Instagram, pembicara juga berbicara sedikit tentang Facebook. Meski pada akhirnya peserta yang hadir diarahkan melihat akun komunitas Cah Semarang Hebat.


Sesi kedua tak kalah menarik juga sebenarnya, terutama dari sisi kami yang melihat jabatan dalam pandangan orang biasa. 

Bagaimana tidak, ketua DPRD kota Semarang, pak Supriyadi ikut ambil bagian mengisi kelas. Memang beliau memiliki peran terbentuknya komunitas, maka tak heran kami melihatnya.

Sesi beliau yang kami tangkap lebih banyak bicara tentang promosi  kota Semarang yang sangat potensial untuk terus dikampanyekan, terutama di era media sosial saat ini.

Tagar #BanggaSemarang yang didengungkan komunitas Cah Semarang Hebat adalah salah satu kampanye yang terus digalakkan agar orang-orang merasa bangga dengan Semarang.

Ketua DPRD Kota Semarang, pak Supriyadi

Bagian lainnya, beliau tak lupa mempromosikan komunitas Cah Semarang Hebat untuk diketahui peserta yang hadir. Beberapa peserta bahkan harus mendapatkan kursi tambahan untuk mengikuti kelas kali ini.
...

Kelas sore ini pun harus diakhiri dengan foto bersama. Rencananya kelas workshop ini akan rutin digelar tiap minggu dengan berbagai tema tentunya. Kamu hanya perlu cari tahu info selanjutnya di akun Instagram Cah Semarang Hebat.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini Logo HUT Kota Semarang yang Ke 471

Mengusung tema seputar HUT Kota Semarang yang ke-471, seperti tiap tahun rutin lomba ini dilaksanakan, kami pun ikut membawanya ke blog dotsemarang. Buat yang belum tahu, berikut pemenangnya.

Adalah Gondang Tri Witono, pemenang dari Jogja untuk lomba desain logo HUT kota Semarang ke-471 kali ini.

Untuk tagline "Bersama Rakyat, Semarang Semakin Hebat', ternyata ini tambahan. Lomba yang digelar bulan Februari ini diikuti ribuan peserta, selengkapnya bisa kamu lihat di foto instagram di bawah ini.

PEMENANG LOMBA LOGO ...... Sugeng dalu poro sedulur, Penjurian Tahap Akhir Lomba Logo Hari Jadi ke 471 Kota Semarang Tahun 2018 telah selesai dilakukan dan dengan ini mempersembahkan Logo dari: GONDANG TRI WITONO Alamat : Jl. Pakel UHV 451, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Sebagai PEMENANG Lomba Logo Tahun 2018 ini Kepada pemenang akan dihubungi oleh panitia untuk teknis pengambilan hadiah yang akan diserahkan setelah Upacara Peringatan Hari Jadi ke 471 Kota Semarang tanggal 2 Mei 2017…

Instagram dan Poster Film Indonesia

Instagram buat kami saat ini adalah tempat terbaik untuk mencari poster film Indonesia yang akan atau sedang tayang di bioskop. Kami memanfaatkannya untuk membantu kami melengkapi postingan agar lebih menarik.

Jika kamu menengok media sosial Kofindo, seperti Twitter, Facebook maupun Instagram, kami memiliki beberapa poster film di sana. Kami mendapatkannya dari Instagram dengan bantuan aplikasi, seperti Snaptube.

Sebagai akun yang konsen film Indonesia, khusus di Semarang, kami ingin berbagi informasi film apa saja yang sedang tayang di kota kami, Semarang. Alasannya jelas, mengajak masyarakat berbondong-bondong pergi ke bioskop.

Instagram, alat promosi

Setiap judul film Indonesia yang akan rilis, kami dengan mudah menemukan poster film Indonesia di sana. Pemasar film saat ini memang menjadikan Instagram sebagai alat promosi.

Bahkan dalam perkembangannya, mereka melakukan poster layaknya rilis film. Mulai ada teaser, hingga rilis resmi official poster. Ini sangat menarik buat kami.

Ka…

Ini Harga Tarif Parkir Inap di Stasiun Tawang Tahun 2018?

Selain bandara yang memberi pelayanan parkir inap buat kendaraan, stasiun kereta api juga memberlakukan hal yang sama. Apakah kamu dalam tujuan perjalanan ke luar kota dan ingin parkir di Stasiun Tawang?

Minggu pagi (14/10) kami mendapat kesempatan pergi ke stasiun Tawang. Kebenaran bukan untuk meliput atau mengeksplore, ada kerabat yang pulang dari liburan di kota Semarang.

Saat sudah melayani hingga pintu masuk ruangan, kami jadi ingat bahwa ada pernah yang bertanya kepada kami lewat blog dotsemarang tentang tarif parkir inap di sini, stasiun Tawang.

Kesempatan bagus ini tentu tidak kami sia-siakan. Kami langsung bertanya pada petugas parkir dan petugas jaga piket loket pintu keluar. Dan berikut tarif yang diberlakukan.

Mobil
Parkir inap dikenakan harga 45 ribu rupiah. Lebih dari hari yang diterapkan, akan dikenakan biaya lagi. Sepeda Motor
Parkir inap roda dua dikenakan biaya 25 ribu rupiah. Dan sama seperti mobil, akan ada biaya tambahan bila lebih dari waktu yang diterapkan, 24 jam…

Gumuk Reco Sepakung, Ayunan yang Mendebarkan

Setelah mendapatkan suguhan pemandangan alam yang membentang luas dari lokasi ketinggian yang dinamakan Helipad, tujuan berikutnya dan terkahir dalam program One Day Tour Bersama Bloger Milenial adalah Gumuk Reco.

Bila dalam perjalanan sebelumnya kami menggunakan dua kendaraan mobil pikup, maka perjalanan menuju Gumuk Reco hanya menggunakan satu mobil.

Cuaca hari itu, November 2018, sedang tidak bersahabat. Cerah yang menemani berganti gerimis yang membuat jari jemari terpaksa bergerak melindungi diri. Spanduk yang dibawa untuk berfoto menjadi tameng semua orang di atas mobil, melindungi diri dari hujan yang jatuh ke tubuh.

Jalan yang berkelok-kelok

Kami pikir menuju lokasi Gumuk Reco sudah aman dari jalanan yang berkelok-kelok, tapi malah lebih menaikkan tensi. Penyuka spot yang mampu menaikkan adrenalin, pasti sangat senang dengan lokasi seperti ini.

Jalanan yang lebarnya tidak seberapa terkadang harus bergantian dengan kendaraan yang berlawanan. Kanan kiri jalan terkadang hutan dan…