Skip to main content

Review Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2


Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 rilis di bioskop tanggap 8 Desember 2016. Membawa durasi 106 menit, film ini lanjutan dari film sebelumnya yaitu Bulan Terbelah di Langit Amerika. Berikut reviewnya.

Tidak heran film keduanya yang disutradarai Rizal Mantovani ini masih dikerubuti penonton di Semarang hingga hari ini (19/12). Kesuksesan film terdahulunya menjadi kunci bagaimana kursi-kursi di dalam teater 1 hingga bawah dipenuhi penonton. Terutama generasi muslim muda yang didominasi perempuan.

Cerita film

Saya masih ingat pengalaman teman saya yang sudah menonton film ini, ia kecewa dengan ceritanya yang tidak sesuai harapan. Karena hal tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk menontonnya sendiri. Hasilnya? Iya, benaran ternyata. Cerita filmnya terlalu banyak sehingga tidak fokus dengan cerita utamanya.

Film ini punya 3 cerita yang dikemas menjadi satu kesatuan. Ada Hanum (Acha Septriasa) dengan cerita mirip detektif yang ingin mengungkapkan sejarah dan harta karun yang berhubungan dengan Islam (judul). Ditemani sang suami, Rangga (Abimana), ia berada ditengah konflik antara menyelesaikan misi atau berdamai dengan suami.


Lalu, ada Azima (Rianti) yang dihadapkan pada masalah keluarga. Pertentangan keluarganya di awal film ini diputar bakalan lebih menarik dari cerita Hanum. Azhima yang tinggal bersama anaknya harus mendapatkan kata maaf dari ibunya. 

Dan terakhir, cerita yang menghidupkan suasana yaitu kisah si Stefan (Nino) yang sedang berjuang untuk kembali mendapatkan cintanya dari Jasmine (Hannah Al Rashid). Lumayan buat ketawa.

Kesemua tokoh dipertemukan dalam 1 kota yaitu San Fransisco, mungkin yang suka cinta bisa mengikuti kisah si Stefan. Kalau penonton perempuan yang kali ini mendominasi kursi mungkin suka dengan kisah Azhima, dan yang penasaran kelanjutan film Bulan Terbelah di Langit Amerika, cerita Hanum dan suami menjawab semua rasa penasaran tersebut.

Semua cerita menghadirkan rasa haru, tawa, dan bahagia. Meski pada akhirnya juga, kisah Hanum tidak menemukan apa-apa dan menutup film dengan sebuah kalimat panjang tentang makna perjalanannya. Kecewa? Semoga saja tidak.

Pemain film

Selain dihuni pemain utama, seperti yang sudah disebut sebelumnya. Film Produksi MAX Pictures ini bertabur pemain baru. Ada yang dari dalam negeri dan luar negeri.

Paling menarik buat saya adalah anak Sarah Hussein yang diperankan oleh Hailey Franco. Siapa Hailey Franco? Saya yang tidak menonton edisi pertamanya memang kebingungan dengan sosok yang ternyata sudah ada sebelumnya. Hailey merupakan aktris asal Amerika.

Kejutan lain datang dari Boy William yang turut ambil bagian sebagai Peter. Lalu, pemain lainnya ada Ira Wibowo sebagai ibu, Yeslin Wang (istri Delon), dsb.

...

Setting Amerika yang kental tentu sudah menjadi nilai tambah film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2. Apalagi buat Anda yang sudah mengikuti dari yang pertama sampai masih bernama 99 Cahaya di Langit Eropa.

Akhirnya terjawab sudah pertanyaan saya mengapa film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 begitu menarik, terutama di Semarang. Film ini merupakan sekuel dari sebelumnya. Tema yang diangkat pun masih menjadi daya pikat, khususnya generasi muslim yang saat ini sedang tren. Terakhir, sang penulis masih Hanum Salsabiela Rais. Wajar penonton masih penuh sesak dan bakalan bertahan hingga Januari menurut saya.

Soal cerita yang tidak fokus pada tujuan Hanum, mungkin jawabannya pada penonton yang belum menyaksikan film-film sebelumnya. Sehingga kehilangan inti cerita karena terlalu fokus pada judul yang super dasyat. Dilema memang sih dengan harapan tinggi itu, tapi setidaknya saya senang dengan antusias penonton akhir tahun ini.

Rating : 8

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Ini Harga Tarif Parkir Inap di Stasiun Tawang Tahun 2018?

Selain bandara yang memberi pelayanan parkir inap buat kendaraan, stasiun kereta api juga memberlakukan hal yang sama. Apakah kamu dalam tujuan perjalanan ke luar kota dan ingin parkir di Stasiun Tawang?

Minggu pagi (14/10) kami mendapat kesempatan pergi ke stasiun Tawang. Kebenaran bukan untuk meliput atau mengeksplore, ada kerabat yang pulang dari liburan di kota Semarang.

Saat sudah melayani hingga pintu masuk ruangan, kami jadi ingat bahwa ada pernah yang bertanya kepada kami lewat blog dotsemarang tentang tarif parkir inap di sini, stasiun Tawang.

Kesempatan bagus ini tentu tidak kami sia-siakan. Kami langsung bertanya pada petugas parkir dan petugas jaga piket loket pintu keluar. Dan berikut tarif yang diberlakukan.

Mobil
Parkir inap dikenakan harga 45 ribu rupiah. Lebih dari hari yang diterapkan, akan dikenakan biaya lagi. Sepeda Motor
Parkir inap roda dua dikenakan biaya 25 ribu rupiah. Dan sama seperti mobil, akan ada biaya tambahan bila lebih dari waktu yang diterapkan, 24 jam…

[Photoblog] Taman Nias 1 Semarang

Meski minim fasilitas, Taman Nias I yang terletak di sekitar Banjir Kanal Timur ini termasuk taman Kota Semarang. Seperti apa taman ini yang dapat memikat kami untuk membawanya ke halaman blog dotsemarang?

Gambar-gambar ini diambil tanggal 28 November 2019, Kamis pagi. Selain diharapkan untuk menambah konten kategori taman kota yang ada di blog, Taman Nias I yang berada di jalan Cimandiri III ini juga sebagai upaya menjaga kualitas lingkungan perkotaan.

Banyak sekali tanaman-tanaman yang ditanam di sini yang tentunya berfungsi sebagai penghijauan kota. Selain itu, juga jadi tempat komunikasi sosial masyarakat sekitar. Dan masih banyak lagi manfaat taman kota.

Berikut gambar Taman Nias I yang diambil dengan kamera  Zenfone 5:








Jalan ini adalah jalan Barito dan bila lurus, sampai di jalan Majapahit.
Artikel terkait : Kran Air Siap Minum, Fasilitas yang Ada di Taman Kota SemarangBranding OREO di Taman Citra Satwa SemarangTaman Halmahera yang Semakin Edukatif dan InformatifBerkunjung Ke Tama…

[Review Event] InstaMeet Kota Lama Reunion; Kumpul-kumpul Bisa Menghasilkan

Lama tidak berjumpa, pengguna Instagram di Kota Semarang bertemu kembali dalam satu acara yang bertajuk 'InstaMeet reunion'. Selain kembali mempererat silaturahmi, acara juga diselingi diskusi menarik tentang InstaMeet Semarang dan World Wide InstaMeet (WWIM) yang kini sudah tidak ada lagi diselenggarakan.

Sabtu, 23 November 2019, bertempat di 3D Old City, salah satu tempat wisata di Kota Lama, acara ini dilangsungkan. Pegiat Instagram pada hadir semua. Bahkan ada yang datang dari luar kota.

Yang menarik dari acara hari ini adalah Instatalk, sesi diskusi dari pegiat Instagram Semarang langsung, yaitu @charlesnayoan dan @bowobukanboyo.

Reuni

Setelah menyelesaikan proses registrasi yang dipersiapkan sponsor, kami masuk ke dalam ruangan Old City Museum. Ini adalah pertama kali kami menginjakkan kaki di sini.


Suasana lebih nyaman saat ruangan yang digunakan para peserta dipersilahkan duduk lesehan. Meski banyak wajah baru yang tidak dikenal. Nama yang terpajang di stiker yang diis…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Ini Harga Tiket Masuk Taman Margasatwa Semarang Tahun 2019

Terakhir kali kami memposting informasi harga tiket masuk kebun binatang Semarang pada bulan Maret 2014. Lama sekali. Dan sekarang, tahun 2019, kami memperbarui informasi soal tiket. Berapa kira-kira?

Januari akhir, kami berkunjung ke Taman Satwa Semarang atau Bonbin Semarang. Harga tiketnya tentu saja naik dengan tahun 2014 lalu. Tahun ini harganya 10 ribu rupiah, untuk hari Senin - Jumat.

Sedangkan untuk harga akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Termasuk hari libur Nasional, harga tiket masuk dibandrol 15 ribu rupiah. Jadi, tetap buka meski libur.

Untuk jam buka kebun binatang Semarang yang berada di Mangkang ini mulai jam 8 pagi hingga 5 sore. Sedangkan wahana permainan, buka dari jam 08.30 wib dan tutup jam 15.30 wib.

Pihak kebun binatang memberikan diskon potongan harga tiket buat pengunjung dengan rombongan minimal 30 orang. Dan ini menarik, bila memiliki anak berharap tidak bayar atau bayar setengah, sebaiknya ukur dulu tubuh si anak.

Bila tinggi badan di atas 80 cm, orang tua haru…