Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 rilis di bioskop tanggap 8 Desember 2016. Membawa durasi 106 menit, film ini lanjutan dari film sebelumnya yaitu Bulan Terbelah di Langit Amerika. Berikut reviewnya.
Tidak heran film keduanya yang disutradarai Rizal Mantovani ini masih dikerubuti penonton di Semarang hingga hari ini (19/12). Kesuksesan film terdahulunya menjadi kunci bagaimana kursi-kursi di dalam teater 1 hingga bawah dipenuhi penonton. Terutama generasi muslim muda yang didominasi perempuan.
Cerita film
Saya masih ingat pengalaman teman saya yang sudah menonton film ini, ia kecewa dengan ceritanya yang tidak sesuai harapan. Karena hal tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk menontonnya sendiri. Hasilnya? Iya, benaran ternyata. Cerita filmnya terlalu banyak sehingga tidak fokus dengan cerita utamanya.
Film ini punya 3 cerita yang dikemas menjadi satu kesatuan. Ada Hanum (Acha Septriasa) dengan cerita mirip detektif yang ingin mengungkapkan sejarah dan harta karun yang berhubungan dengan Islam (judul). Ditemani sang suami, Rangga (Abimana), ia berada ditengah konflik antara menyelesaikan misi atau berdamai dengan suami.
Lalu, ada Azima (Rianti) yang dihadapkan pada masalah keluarga. Pertentangan keluarganya di awal film ini diputar bakalan lebih menarik dari cerita Hanum. Azhima yang tinggal bersama anaknya harus mendapatkan kata maaf dari ibunya.
Dan terakhir, cerita yang menghidupkan suasana yaitu kisah si Stefan (Nino) yang sedang berjuang untuk kembali mendapatkan cintanya dari Jasmine (Hannah Al Rashid). Lumayan buat ketawa.
Kesemua tokoh dipertemukan dalam 1 kota yaitu San Fransisco, mungkin yang suka cinta bisa mengikuti kisah si Stefan. Kalau penonton perempuan yang kali ini mendominasi kursi mungkin suka dengan kisah Azhima, dan yang penasaran kelanjutan film Bulan Terbelah di Langit Amerika, cerita Hanum dan suami menjawab semua rasa penasaran tersebut.
Semua cerita menghadirkan rasa haru, tawa, dan bahagia. Meski pada akhirnya juga, kisah Hanum tidak menemukan apa-apa dan menutup film dengan sebuah kalimat panjang tentang makna perjalanannya. Kecewa? Semoga saja tidak.
Pemain film
Selain dihuni pemain utama, seperti yang sudah disebut sebelumnya. Film Produksi MAX Pictures ini bertabur pemain baru. Ada yang dari dalam negeri dan luar negeri.
Paling menarik buat saya adalah anak Sarah Hussein yang diperankan oleh Hailey Franco. Siapa Hailey Franco? Saya yang tidak menonton edisi pertamanya memang kebingungan dengan sosok yang ternyata sudah ada sebelumnya. Hailey merupakan aktris asal Amerika.
Kejutan lain datang dari Boy William yang turut ambil bagian sebagai Peter. Lalu, pemain lainnya ada Ira Wibowo sebagai ibu, Yeslin Wang (istri Delon), dsb.
...
Setting Amerika yang kental tentu sudah menjadi nilai tambah film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2. Apalagi buat Anda yang sudah mengikuti dari yang pertama sampai masih bernama 99 Cahaya di Langit Eropa.
Akhirnya terjawab sudah pertanyaan saya mengapa film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 begitu menarik, terutama di Semarang. Film ini merupakan sekuel dari sebelumnya. Tema yang diangkat pun masih menjadi daya pikat, khususnya generasi muslim yang saat ini sedang tren. Terakhir, sang penulis masih Hanum Salsabiela Rais. Wajar penonton masih penuh sesak dan bakalan bertahan hingga Januari menurut saya.
Soal cerita yang tidak fokus pada tujuan Hanum, mungkin jawabannya pada penonton yang belum menyaksikan film-film sebelumnya. Sehingga kehilangan inti cerita karena terlalu fokus pada judul yang super dasyat. Dilema memang sih dengan harapan tinggi itu, tapi setidaknya saya senang dengan antusias penonton akhir tahun ini.
Kamis kemarin (7/5), ASUS resmi memperkenalkan ASUS ExpertBook Ultra di Jakarta. Perangkat ini disebut-sebut sebagai tolok ukur baru bagi gaya kerja masa depan. Tidak heran jika kehadirannya di Indonesia disambut dengan peluncuran yang mewah dan penuh pernyataan kuat dari para petinggi industri. Mari kita sambut era baru di mana laptop bisnis tidak lagi sekadar alat ketik, melainkan asisten pintar yang bertenaga. Kami sendiri akhirnya mendapatkan rilis yang dikirimkan secara massal ke berbagai media pasca-acara tersebut. Sayangnya, kali ini kami harus memantau dari jauh karena tidak lagi mendapatkan undangan seperti tahun-tahun sebelumnya. Rasanya seperti menyaksikan sebuah transisi; mungkin era blogger di mata brand memang sedang bergeser, namun antusiasme kami terhadap teknologi terbaru tidak akan pernah surut. Membaca rilis yang kami terima, ASUS tampak sangat percaya diri "meledakkan" pasar melalui visi "The Power of AND" —sebuah komitmen untuk menghadirkan per...
Fenomena baru kembali mewarnai keriuhan Car Free Day (CFD) Simpang Lima di awal bulan Mei 2026 ini. Jika biasanya area pusat kota ini didominasi oleh warga yang berolahraga atau sekadar mencari sarapan, kini sudut-sudut strategis—terutama di area landmark tulisan Simpang Lima—diramaikan oleh kehadiran cermin-cermin tikungan ( convex mirror ) yang beralih fungsi menjadi ladang bisnis kreatif. Minggu kedua bulan Mei, tepatnya tanggal 10 Mei 2026, kami menyempatkan diri kembali ke Simpang Lima untuk menengok suasana CFD setelah sempat absen di minggu pertama. Kami tidak menyangka akan menemukan pemandangan berbeda yang akhirnya menginspirasi lahirnya tulisan ini. Street Mirror Selfie , begitulah tren ini disebut. Saat kami berkeliling, setidaknya ada 5-6 titik cermin besar yang sengaja diletakkan di tepian jalan. Karena penasaran, kami menghampiri salah satu pemilik bisnisnya yang ternyata adalah seorang mahasiswi. Tren ini rupanya sudah sangat ramai di platform video pendek seperti Tik...
Menemukan cara baru untuk menikmati waktu luang di tengah kesibukan mengelola konten digital terkadang membawa kami pada penemuan-penemuan tak terduga. Kali ini, perhatian kami tertambat pada sebuah platform bernama Radio Garden . Sebuah aplikasi yang memberikan pengalaman berbeda dalam mendengarkan radio—bukan sekadar daftar nama saluran, melainkan sebuah peta dunia interaktif yang hidup. Sensasi "Digital Traveling" yang Ringan Awalnya, kami mengetahui keberadaan Radio Garden melalui perbincangan di media sosial. Daya tarik utamanya adalah visualisasi bola dunia 3D (globe) yang dipenuhi titik-titik hijau. Setiap titik mewakili stasiun radio yang sedang mengudara saat itu juga di berbagai belahan bumi. Satu hal yang membuat kami terkesan adalah performanya. Meskipun kondisi koneksi internet terkadang kurang stabil atau "lemot", platform ini tetap berjalan lancar. Kami sempat mencobanya melalui versi web yang terasa sangat ringan, namun karena saat ini kami lebih ban...
Kawasan Jalan Jolotundo selalu punya cerita tersendiri setiap kali kalender mendekati bulan Zulhijah. Sejak kami mulai mendokumentasikannya secara konsisten di blog ini pada tahun 2020, kawasan yang menjadi akses menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini telah bertransformasi dari sekadar jalan pintas menjadi pusat penyedia hewan kurban yang diperhitungkan di Semarang. Tahun 2026 ini, kami kembali mengulas salah satu titik sentral hewan kurban di Kota Semarang ini. Namun, ada suasana baru yang memberikan dampak signifikan bagi para pedagang musiman kali ini. Hanya ada satu? Dokumentasi ini baru saja kami abadikan pagi tadi, Selasa, 12 Mei 2026. Meski kawasan ini sudah mulai ramai sejak beberapa hari lalu dan menjadi "wisata dadakan" bagi warga yang membawa anak-anak mereka untuk melihat sapi dan kambing, ada pemandangan yang kontras. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini hanya ada satu titik lapak yang tersedia. Apakah ini dampak dari semakin banyaknya lahan yang ber...
Setelah mengulas bagaimana visi besarnya dalam mengubah gaya kerja masa depan, mari kita bedah apa yang ada di dalam "dapur" laptop flagship komersial ini. ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) bukan sekadar menang di atas kertas, melainkan sebuah pembuktian bagaimana komponen kelas atas bisa diringkas tanpa mengorbankan fungsionalitas. Langsung saja, berikut adalah detail spesifikasi dan analisa kami mengenai jeroan laptop premium ini: Jantung Pacu Masa Depan (Intel Core Ultra) Prosesor: Up to Intel Core Ultra X9 Series 3. Fitur Unggulan: NPU ( Neural Processing Unit ) dengan kemampuan hingga 50 TOPS . Analisa Kami: Prosesor ini adalah otak dibalik kemampuan komputasi AI tingkat tinggi. Angka 50 TOPS memastikan laptop ini sangat siap untuk masa depan ( future-proof ). Bagi para profesional, keberadaan NPU ini memungkinkan pemrosesan AI lokal berjalan super cepat tanpa perlu membebani daya baterai maupun memori utama. Bandwidth Kilat Tanpa Hambatan (RAM & Storage) Memori (...
Comments
Post a Comment