Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 rilis di bioskop tanggap 8 Desember 2016. Membawa durasi 106 menit, film ini lanjutan dari film sebelumnya yaitu Bulan Terbelah di Langit Amerika. Berikut reviewnya.
Tidak heran film keduanya yang disutradarai Rizal Mantovani ini masih dikerubuti penonton di Semarang hingga hari ini (19/12). Kesuksesan film terdahulunya menjadi kunci bagaimana kursi-kursi di dalam teater 1 hingga bawah dipenuhi penonton. Terutama generasi muslim muda yang didominasi perempuan.
Cerita film
Saya masih ingat pengalaman teman saya yang sudah menonton film ini, ia kecewa dengan ceritanya yang tidak sesuai harapan. Karena hal tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk menontonnya sendiri. Hasilnya? Iya, benaran ternyata. Cerita filmnya terlalu banyak sehingga tidak fokus dengan cerita utamanya.
Film ini punya 3 cerita yang dikemas menjadi satu kesatuan. Ada Hanum (Acha Septriasa) dengan cerita mirip detektif yang ingin mengungkapkan sejarah dan harta karun yang berhubungan dengan Islam (judul). Ditemani sang suami, Rangga (Abimana), ia berada ditengah konflik antara menyelesaikan misi atau berdamai dengan suami.
Lalu, ada Azima (Rianti) yang dihadapkan pada masalah keluarga. Pertentangan keluarganya di awal film ini diputar bakalan lebih menarik dari cerita Hanum. Azhima yang tinggal bersama anaknya harus mendapatkan kata maaf dari ibunya.
Dan terakhir, cerita yang menghidupkan suasana yaitu kisah si Stefan (Nino) yang sedang berjuang untuk kembali mendapatkan cintanya dari Jasmine (Hannah Al Rashid). Lumayan buat ketawa.
Kesemua tokoh dipertemukan dalam 1 kota yaitu San Fransisco, mungkin yang suka cinta bisa mengikuti kisah si Stefan. Kalau penonton perempuan yang kali ini mendominasi kursi mungkin suka dengan kisah Azhima, dan yang penasaran kelanjutan film Bulan Terbelah di Langit Amerika, cerita Hanum dan suami menjawab semua rasa penasaran tersebut.
Semua cerita menghadirkan rasa haru, tawa, dan bahagia. Meski pada akhirnya juga, kisah Hanum tidak menemukan apa-apa dan menutup film dengan sebuah kalimat panjang tentang makna perjalanannya. Kecewa? Semoga saja tidak.
Pemain film
Selain dihuni pemain utama, seperti yang sudah disebut sebelumnya. Film Produksi MAX Pictures ini bertabur pemain baru. Ada yang dari dalam negeri dan luar negeri.
Paling menarik buat saya adalah anak Sarah Hussein yang diperankan oleh Hailey Franco. Siapa Hailey Franco? Saya yang tidak menonton edisi pertamanya memang kebingungan dengan sosok yang ternyata sudah ada sebelumnya. Hailey merupakan aktris asal Amerika.
Kejutan lain datang dari Boy William yang turut ambil bagian sebagai Peter. Lalu, pemain lainnya ada Ira Wibowo sebagai ibu, Yeslin Wang (istri Delon), dsb.
...
Setting Amerika yang kental tentu sudah menjadi nilai tambah film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2. Apalagi buat Anda yang sudah mengikuti dari yang pertama sampai masih bernama 99 Cahaya di Langit Eropa.
Akhirnya terjawab sudah pertanyaan saya mengapa film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 begitu menarik, terutama di Semarang. Film ini merupakan sekuel dari sebelumnya. Tema yang diangkat pun masih menjadi daya pikat, khususnya generasi muslim yang saat ini sedang tren. Terakhir, sang penulis masih Hanum Salsabiela Rais. Wajar penonton masih penuh sesak dan bakalan bertahan hingga Januari menurut saya.
Soal cerita yang tidak fokus pada tujuan Hanum, mungkin jawabannya pada penonton yang belum menyaksikan film-film sebelumnya. Sehingga kehilangan inti cerita karena terlalu fokus pada judul yang super dasyat. Dilema memang sih dengan harapan tinggi itu, tapi setidaknya saya senang dengan antusias penonton akhir tahun ini.
Sebelum meninggalkan Agustus, kami ingin membawa sebuah tren menarik yang sempat meramaikan linimasa warga lokal pertengahan bulan kemarin. Koridor Jalan Madukoro mendadak riuh di media sosial, khususnya Threads, gara-gara deretan foto dan video bunga Tabebuya yang sedang mekar sempurna. Kelopak warna merah muda dan keunguan yang bermekaran lebat sukses menyedot perhatian netizen. Narasi yang beredar pun seragam dan cukup puitis: "Semarang rasa Jepang." Pemandangan ini seolah menjadi penyejuk visual di tengah identitas kota yang biasanya akrab dengan cuaca panas. Namun, jika dicermati lebih dalam, fenomena ini bukan sekadar urusan pohon berbunga di pinggir jalan. Ada cerita menarik tentang bagaimana persepsi publik, pilihan warna, dan algoritma media sosial saling berkelindan menciptakan tren di ruang publik. Kuning yang Warm-Up, Pink-Ungu yang Viral Sejatinya, atraksi bunga mekar ini sudah dimulai sejak bulan Juli lalu di sepanjang Jalan Barito. Kala itu, Tabebuya juga be...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Festival Kota Lama (FKL) Semarang kembali hadir menyapa warga kota dan wisatawan. Mengusung tema "Kuno, Kini, Naungan" , rangkaian acara tahun ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 4 hingga 20 September 2026 . Bagi yang sudah tidak sabar ingin meriahkan suasana kawasan heritage , akun resmi Festival Kota Lama akhirnya telah merilis daftar lengkap agenda acaranya. Menariknya, tahun ini terasa akan jauh lebih terstruktur dengan branding visual yang kuat. Jika beberapa tahun belakangan gaung acara seolah terpusat dan didominasi oleh riuhnya Pasar Malam Sentiling di Metro Point saja, kali ini pergerakan titik acara tampak lebih rapi. Jika dicermati dari rundown , penggunaan panggung dan area publik di awal festival (tanggal 4 hingga 13 September) terkonsentrasi di sekitar Fasad Gedung Yayasan Kanisius. Sementara itu, memasuki pekan kedua hingga penutupan (18 hingga 20 September), pusat keramaian bergeser dan terpusat di Fasad Gedung Marba. Pola perpindahan ini t...
Selama ini, pemanfaatan AI seringkali diasosiasikan dengan hal-hal yang sifatnya kreatif atau hiburan semata. Namun, ASUS dengan lini bisnisnya mulai membuktikan narasi yang berbeda. AI kini bergeser menjadi instrumen utilitas murni untuk mendongkrak efisiensi operasional. Kami berkenalan dengan AI ExpertMeet saat bulan Juni kemarin di ajang media gathering yang diadakan ASUS di Kota Semarang. Kehadiran ASUS Indonesia di ibis Styles Semarang Simpang Lima kala itu membawa angin segar bagi ekosistem kreator lokal. Fitur AI ini satu paket dengan laptop seri komersial terbaru milik ASUS yang sudah mendukung teknologi AI, seperti: ASUS ExpertBook Ultra ASUS ExpertBook Seri P (seperti P5405CSA, P3, P1) ASUS ExpertBook Seri B (seperti B1403CVA, B9406CAA) Dalam presentasinya, AI ExpertMeet ini terbukti andal membantu mencatat, menerjemahkan, dan merangkum hasil rapat secara otomatis agar kerja menjadi lebih cepat dan efisien. Hebatnya lagi, fitur AI ini berjalan langsung menggunakan cip khusu...
Sudah beli tiket film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1? Kalau sudah, Anda pasti sudah aman buat hari kamis besok (8/9), mengingat tanggal segitu film adaptasi dari film-film Warkop DKI rilis pertama kalinya diseluruh bioskop tanah air. Falcon Pictures tidak main-main dengan film yang disutradarai Anggy Umbara ini untuk promosinya. Mungkin atau sudah seharusnya, film ini memiliki target di atas 1 juta penonton. Saya tertarik dengan cara pemasaran yang dilakukan begitu sangat gencar. Beritanya sudah kemana-mana dan mudah dicari di mesin pencari. Tapi yang ingin saya soroti adalah penjualan tiket preordernya yang bonus mendapat CD original soundtrack film ini. Prediksi membludak Saya membeli tiket yang dapat CDnya kami lalu (1/9). Saat saya melihat jumlah kursi yang tersedia buat kamis ini, hampir semua sudah penuh. Terutama bangku-bangku yang sangat strategis. Wow, pikir saya. Cara ini benar-benar efektif untuk menarik perhatian penonton, khususnya di Sema...
Comments
Post a Comment