Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Cinta laki-laki Biasa
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Cinta laki-laki Biasa rilis tanggal 1 Desember 2016. Kisah dalam film ini diangkat dari cerpen karya Asma Nadia yang bekerjasama dengan Starvision Plus.
Kita tahu, film-film yang diangkat dari penulis yang populer ini selalu menarik untuk dilihat dalam bentuk visual. Kali ini sebuah karya yang juga tak kalah dari karya - karya sebelumnya.
Cerita tentang seorang pria yang jatuh cinta kepada seorang wanita dengan kemasan si kaya dan si sederhana. Mungkin ceritanya banyak yang kurang lebih sama, tapi yang paling saya tunggu adalah bagaimana kolaborasi para pemain yang memerankan tokohnya.
Tentang rasa optimisme
Film dengan durasi 107 menit menghadirkan Velove Vexia yang berperan sebagai Nania Dinda Wirawan dan Deva Mahenra sebagai Muhammad Rafli Imani sebagai tokoh utama yang nantinya menjadi sepasang suami istri bahagia. Namun untuk mencapai kata bahagia, mereka harus dibenturkan dengan persoalan yang biasa terjadi. Seperti restu orang tua dan tidak percaya diri karena sudah kalah kelas.
Pertemuan keduanya dimulai dengan sebuah perasaan jutek yang kemudian menjadi cinta dan itu merupakan awal pemanis film dari sutradara Guntur Soeharjanto. Seperti video trailernya, keduanya berada pada sesuatu yang biasa kita lalui.
Bila cerita biasanya si pria berhasil jadi pacar si wanita, cerita film ini tidak. Nuansa islami memang sangat kental di sini namun mengikuti perkembangan sekarang, sehingga istilah taaruf menjadi penguat hubungan mereka untuk melangkah selanjutnya ke jenjang yang lebih serius.
Nania yang berada di keluarga kaya, adalah anak bungsu yang mempunya sifat keras kepala. Kisah cinta mereka harus menunggu waktu. Keduanya kembali dipertemukan setelah 2 tahun berlalu, dimana saat itu sebenarnya benih-benih cinta mulai tumbuh.
Suatu ketika, sebuah pertemuan keluarga membawa Rafli mengunjungi rumah Nania. Rafli yang tidak mengira harus mengutarakan niatnya menikahi Nania tanpa persiapan langsung tersudut oleh keluarga Nania karena niat tersebut.
Pertanyaan yang mampu dijawab dengan baik oleh Rafli saat ditanya ayah Nania membuat hubungan mereka lolos dengan sempurna dan bahkan memiliki 2 anak selanjutnya.
Rafli sudah selangkah memberi rasa optimis kepada banyak pria di dunia bagaimana cara menaklukkan hati seorang wanita dengan keluarganya yang kaya raya. Apakah selesai?
Tidak. Perjuangan lain ternyata masih berlanjut meski keadaan sudah berbalik dimana sang ibu mertua terus menekan menantunya. Sebuah kecelakaan mengubah semua jalannya cerita, dimana si perempuan kehilangan ingatan.
Rafli masih berusaha dan terus berusaha untuk menanti kesembuhan istrinya. Ia diberi 3 hari untuk mengembalikan ingatan si istri. Sayang ternyata tetap gagal. Dan keikhlasan Rafi merupakan kunci dari optimisme kedua dari film ini.
Pemeran
Selain menduetkan Velove Vexia dan Deva Mahenra, film ini juga menghadirkan beberapa aktor senior seperti Ira Wibowo, Cok Simbara, Dewi Yull, Donna Harun dan Yati Surachman serta Marwoto.
Pemeran lainnya yang termasuk pemain good looking selain Nino Fernandez, ada Dewi Rezer, Agus Kuncoro, Donita, Adi Nugroho, Dhini Aminarti dan masih banyak lagi. Besar semua ya, nama-namanya.
...
Saya memutuskan menonton film Cinta Laki-laki biasa lebih karena akting dua artis yang ada. Apalagi Velove Vexia sudah pernah bermain bareng dengan Nino Fernandez saat film Wa'alaikumussalam Paris. Dan mereka kembali bertemu.
Catatan kecil yang membuat saya kurang puas dengan film ini adalah kurangnya kemesraan yang diperlihatkan selama mereka menikah. Beberapa adegan memang ada, tapi saya tidak ingin melihat itu sebagai representatif sebuah hubungan suami istri. Lainnya, tentu tetap saja terbaik menurut saya.
Hingga tulisan ini dibuat, jadwal tayang film ini masih full. Itu artinya segmentasi penonton selain penggemar penulis, kategori penonton usia remaja dan bertema islami turut memberi andil film ini bertahan di bioskop Semarang.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Beberapa tahun belakangan, spanduk atau penanda perayaan Mooncake Festival (Festival Kue Bulan) di kawasan Pecinan Semarang mungkin sudah bukan hal yang asing lagi. Namun, ada yang terasa jauh berbeda pada gelaran tahun 2026 yang berlangsung 23–27 September ini . Suasananya jauh lebih meriah, promosinya masif di media sosial, dan riuk-pikuk pengunjungnya benar-benar menghidupkan lorong-lorong Pecinan. Bulan September di Kota Semarang kali ini terasa begitu padat dan semarak. Baru saja selesai menjadi tuan rumah MTQ Nasional dan menutup gelaran Festival Kota Lama, menjelang akhir bulan kota ini kembali ditutup dengan perhelatan yang tak kalah akbar. Dari nuansa Islami, vibes ala kolonial, hingga kini tradisi Tionghoa. Sebuah potret akulturasi budaya yang sangat luar biasa di ibu kota Jawa Tengah. Visual Branding yang Lebih Terasa Jika Festival Kota Lama terasa sangat ramai di area panggung utama namun cenderung senyap dari sisi visual branding di lorong-lorongnya, Mooncake Festival 2...
Gelaran Semarang IP Summit 2026 kembali diselenggarakan pada 26–27 September 2026 . Mengusung tema "From Creativity to Industry: Unlocking The Value of Intellectual Property" , edisi kedua ini memilih lokasi di kampus BINUS @Semarang, kawasan POJ City . Meski edisi tahun ini tidak sempat kami hadiri secara langsung—salah satunya karena pertimbangan jarak lokasi—momentum hadirnya edisi 2026 justru mengingatkan pada satu materi penting dari Semarang IP Summit 2025 di Radjawali Semarang Cultural Center yang belum sempat terulas di blog ini. Materi tersebut dibawakan oleh tim D4 Animasi Udinus (Universitas Dian Nuswantoro) dengan tajuk presentasi yang sangat membakar semangat: "Dari Studio Kampus ke Layar Dunia: Membangun IP Animasi dari Semarang". Si Warik dan Prestasi Internasional dari Semarang Salah satu IP animasi lokal yang menarik perhatian di sesi tersebut adalah "Si Warik" . Karakter yang diinspirasi dari ikon budaya Semarang (Warak Ngendog) ini dik...
Bulan Juni lalu, kami sempat hadir di acara launching laptop bisnis ASUS ExpertBook yang digelar di ibis Styles Semarang Simpang Lima. Rencananya, kami ingin datang mengayuh sepeda lipat ke lokasi. Namun, karena khawatir terlambat mengejar jadwal acara, rencana tersebut batal terlaksana. Meski datang tanpa gowes, rasa penasaran tetap muncul: apakah hotel bintang 3 dengan lokasi yang sangat strategis di jantung Simpang Lima ini punya fasilitas parkir khusus sepeda? Selasa siang (23/6/2026), momen ASUS Gathering Semarang tersebut akhirnya kami manfaatkan untuk menanyakan langsung perihal aksesibilitas sepeda ini . Maklum, dari sekian banyak hotel di Kota Semarang yang pernah kami kunjungi, fasilitas parkir khusus pesepeda memang masih sangat langka ditemukan. Kebanyakan pengelola mengarahkan sepeda untuk parkir gabung di area basement bersama kendaraan roda dua dan roda empat lainnya. Padahal, bayangan ideal kami sederhana: ada sudut kecil area parkir khusus sepeda di dekat lobi atau pi...
Beberapa waktu lalu, kami sempat berbagi cerita tentang pengalaman membawa ASUS Chromebook ke service center. Ekspektasi awal ingin bebas drama saat mengurus perangkat, tapi kenyataan di lapangan tetap menyodorkan cerita penuh keringat. Ditambah alur antrean yang kaku serta proses teknis yang harus mengekor SOP secara ketat, pengguna reguler memang tidak punya pilihan selain menikmati seni bersabar di ruang tunggu. Pemandangan yang cukup kontras justru kami dapatkan saat menghadiri roadshow ASUS di Hotel Tentrem Semarang pertengahan September kemarin. Di tengah area acara, perhatian kami langsung tertuju pada layar presentasi besar yang menampilkan tajuk ASUS Premium Services . Mengingat rasa gregetan kami yang sempat bolak-balik hingga ke tiga lokasi service center demi mengurus masalah sederhana pada Chromebook, kami pun bergegas mendatangi pihak ASUS untuk membagikan pengalaman lapangan tersebut. Karpet Merah di Antara Ketatnya SOP Curhat colongan kami hari itu pada akhirnya teta...
Comments
Post a Comment