Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Terjebak Nostalgia
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Terjebak Nostalgia rilis di bioskop tanggal 1 desember 2016. Membawa durasi waktu sekitar 95 menit, film sutradara Rako Prijanto ini memiliki Raisa sebagai pemeran utamanya yang diduetkan dengan aktor ganteng Chicco Jerikho.
Saya sengaja memutuskan nonton film yang dibintangi Raisa Andriana ketimbang film Cinta Laki-laki Biasa yang sebenarnya saya sudah menandai film ini untuk ditonton. Hadirnya Raisa adalah salah satu faktor utama yang membuat saya tertarik, apalagi ini debutnya di layar lebar.
Cerita
Selama nonton film ini suasana yang dibangun selalu menyenangkan. Saya pikir ceritanya akan mudah ditebak dengan awal ceritanya yang mirip-mirip film Drama Korea atau India.
Ternyata tidak, film yang mengambil syuting di Jabotabek dan New York ini ternyata penuh teka-teki. Rekan saya, kali ini saya berdua, bahkan sudah menebak ceritanya dan seolah biasa. Tapi buat saya tetap menarik.
Jatuh cinta, tema yang selalu menarik untuk diangkat. Dikemas dengan menarik, Raisa menemukan pujaan hatinya seorang pria yang pandai bermain piano. Hujan dan tampang lugu Raisa, membuat pertemuan awal mereka begitu manis.
Alur ceritanya terus maju dan bahkan terkesan cepat. Bila akhirnya pria yang menjadi kekasihnya Raisa, diperankan oleh Maruli Tampubolon, harus pergi ke New York, penonton masih diperlihatkan satu pria ganteng lain yaitu Chicco Jerikho yang berperan sebagai Reza.
Maruli yang berperan sebagai Sora ternyata dikabarkan menghilang oleh sebuah kecelakaan karna badai. Cinta yang sudah dipertontonkan dengan indah kepada penonton, membuat Raisa gagal move on.
Akhirnya, Raisa ditemani Reza mencari bukti kebenaran tentang keberadaan Sora yang selalu bermain teka-teki lewat surat. Mereka memutuskan pergi ke New York. Apakah benar Sora masih hidup, atau ada yang mengerjain Raisa dengan surat-surat yang dikirimkan kepadanya.
Bagi pengamat film, cerita ini seakan menjadi santapan empuk bagaimana ceritanya mudah ditebak. Saya pikir, penonton sangat senang dengan ceritanya. Apalagi gambar yang dihasilkan dengan kameranya, saya acungin jempol.
Sangat memanjakan penonton
Harus saya akui cerita yang dibuat memang berbeda dari kisah cinta yang ada. Tapi mungkin benar yang dikatakan rekan saya bahwa kekuatan ceritanya masih kurang.
Yang paling menarik dari film Terjebak Nostalgia selain kehadiran Raisa adalah gambar yang dihasilkan benar-benar memanjakan saya dan penonton.
Diluar akting Raisa yang setidaknya butuh waktu lagi untuk menjadi bintang film, wajah cantik dan suaranya yang indah turut dihadirkan dalam film.
Jujur, saya lebih suka melihat wajah cantik Raisa ketimbang aktingnya. Dan beruntung, duetnya bareng Chicko yang tak perlu diragukan lagi, membuat ceritanya lebih tertolong.
Setelah pesona Raisa dan pemain utama yang good looking, kota New York begitu indah di film ini. Spot-spot yang memang bagus tidak disia-siakan dengan hasil gambar yang juga bagus. Termasuk kamera drone yang kali ini di film Indonesia sangat puas dengan hasil gambarnya.
Romansa berkirm surat
Dengan rating usia penonton 13 tahun ke atas atau remaja, memadu kasih dengan berkirim surat sebenarnya cukup aneh di era sekarang.
Tapi, nuansa emosinya lebih dapat ketimbang berkirim pesan lewat media sosial. Ini juga membawa generasi milenial untuk kembali mengingat masa-masa remaja mereka dulu sebelum ada social chat seperti sekarang.
Pemain
Selain Raisa, Maruli dan Chicko yang menjadi pemeran di film ini, ada 2 artis senior yang turut bermain seperti Dewi Irawan dan Robby Sugara. Untuk Om Robby, lama sekali nggak ngeliat tampil di layar lebar.
Satu nama yang bakalan menjadi kunci dari cerita adalah Khiva Iskak. Ternyata, Khiva Iskak mengawali karir sebagai bintang iklan, kini mulai merambah ke dunia perfilman Indonesia. Khiva Iskak yang merupakan adik dari Gary Iskak. Sama seperti Raisa yang juga melakukan debut di layar lebar.
...
Penggemar Raisa tentu tak akan melewatkan film ini. Termasuk kaum Adam yang bakalan disuguhkan kecantikan Raisa, dan caranya bicara yang membuat kita jatuh cinta.
Selain Chicko yang tak perlu diragukan aktingnya, akting Maruli sebenarnya menarik, tapi sayang hanya sebentar. Saya suka adegan pertama pertemuan mereka.
Ceritanya sudah lumayan dan nggak bosenin karena memutar otak untuk menemukan jawaban. Bagi penonton tipe kritikus, tentu ini kurang.
Tahun 2026 rupanya membawa persaingan operator seluler ke level yang cukup mencengangkan. Jika dulu kita merasa 10 GB masa aktif 3 hari sudah cukup besar, kini trennya bergeser ke angka yang lebih masif. Kami baru saja memantau aplikasi Bima+ milik Tri, dan jujur saja, daftar paket yang ditawarkan cukup membuat dahi berkerit. Bayangkan saja, ada pilihan 20 GB seharga 20 ribu untuk 3 hari , 30 GB seharga 30 ribu untuk 5 hari , hingga yang paling ekstrem: 75 GB seharga 50 ribu dengan masa aktif hanya 7 hari . Angka-angka ini memicu pertanyaan kritis bagi kami; apakah ini benar-benar inovasi yang memihak konsumen, atau sekadar strategi untuk menguras kuota dalam waktu singkat? Strategi "Hajatan" Data dalam Waktu Singkat Kami harus mengakui bahwa angka 75 GB dengan harga 50 ribu Rupiah adalah penawaran yang secara matematis sangat murah. Per gigabyte-nya tidak sampai seribu Rupiah. Namun, yang menjadi ganjalan adalah masa aktifnya yang hanya satu minggu. Bagi pengguna rumahan ata...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
Ketika mendengar isu kenaikan harga RAM di awal tahun 2026, kami sempat dibuat terperangah dengan langkah berani ASUS. Di tengah tren harga perangkat yang merangkak naik, ASUS justru meluncurkan ROG Flow Z13-KJP dengan kapasitas RAM yang tidak masuk akal untuk ukuran tablet: 128GB . Kenapa ASUS seberani ini? Sebagai blog yang sudah banyak mengulas produk ASUS, kami merasa perlu mengulik benang merah dari perangkat edisi spesial ini. Produk ini bukan sekadar tablet atau laptop biasa, melainkan hasil kolaborasi tingkat tinggi dengan Kojima Productions —studio di balik mahakarya Death Stranding —yang membawa spesifikasi "buas" dalam balutan bodi ringkas. Bagi pembaca setia dotsemarang , nama seri ini mungkin tidak terdengar asing. Pasalnya, pada Maret 2025 lalu, kami juga sempat mengulas spesifikasi lengkap ROG Flow Z13 versi original yang kala itu sudah mencuri perhatian dengan konsep tablet gaming-nya. Namun, apa yang dihadirkan ASUS di tahun 2026 melalui edisi KJP ini benar...
Ada satu pengalaman menarik yang akan kami ingat selalu kelak. Masih ingat saat kami menghadiri launching menu buka puasa di Hotel Horison Nindya Semarang bulan Februari kemarin? Nah, hari itu kami sempat dipanggil petugas security saat sedang memarkirkan sepeda. Ada apa gerangan? Jumat sore (13/2), ini sebenarnya bukan kali pertama kami berkunjung ke Hotel Horison Nindya Semarang. Karena sudah merasa familiar, kami langsung mengarahkan stang sepeda menuju bagian belakang gedung, tempat biasa kendaraan roda dua bersandar. Wajah Baru Area Parkir Ada pemandangan yang berbeda dibanding kunjungan kami setahun lalu. Area parkir kendaraan roda dua kini terlihat lebih tertata dan rapi. Manajemen sepertinya mulai memberikan perhatian lebih pada estetika dan kenyamanan area belakang ini, termasuk adanya peneduh yang membuat kendaraan tidak langsung terpapar terik matahari. Interaksi Tak Terduga dengan Petugas Keamanan Setelah menemukan spot di antara deretan sepeda motor yang terparkir rapi,...
Ada satu pemandangan menarik di balik layar meriahnya sambutan masyarakat saat acara penutupan Dugderan di area Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tahun 2026 kemarin. Bus listrik yang digadang-gadang akan menjadi salah satu armada masa depan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut hadir memeriahkan suasana. Ini adalah kali pertama kami melihat penampakannya secara langsung di tengah kerumunan warga. Senin sore (16/2), kami sendiri tidak menyangka jika rombongan Pemkot Semarang yang dihadiri langsung oleh Ibu Wali Kota datang dengan membawa unit andalan terbaru untuk melengkapi jajaran Trans Semarang. Riuhnya masyarakat yang menunggu prosesi budaya tentu menjadi panggung yang pas untuk sekalian mempromosikan bus listrik yang dalam beberapa waktu belakangan mulai intens melakukan uji coba. Sejarah Singkat Uji Coba: Sejak November 2025 Kami sendiri sebenarnya bukan pengamat moda transportasi profesional, namun dalam berbagai kesempatan, kami selalu mengandalkan Bus Trans Semarang untuk men...
Comments
Post a Comment