Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Cek Toko Sebelah
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Cek Toko Sebelah (CTS) rilis tanggal 28 desember 2016. Film kedua Ernest Prakasa sebagai sutradara dan sekaligus pemain. CTS sendiri bergenre komedi dengan membawa durasi 104 menit. Berikut review filmnya.
Film produksi Starvision ini rilis lebih awal dari hari biasanya hari kamis, yaitu hari rabu. Spesial sih kalau boleh bilang mengingat hari kamis sangat identik untuk jadwal film Indonesia yang baru tayang.
Film CTS juga menuai sukses bersama film karya Raditya Dika, Hangout di Semarang. Ini bisa dilihat dari antrian panjang saat pertama kali dirilis. Bahkan setelah rilis, pihak bioskop menambah teaternya. Sama seperti Hangout yang mendapat jatah 2 teater.
Cerita
Ernest yang berperan sebagai pemain dan sutradara plus penulis cerita lewat film ini membawa penonton melihat sebuah kisah sederhana yang dibalut cinta dan kasih sayang sebuah keluarga.
Karena begitu ringan, bumbu-bumbu tawa yang dihadirkan dengan mengajak para pemain berlatar komika membuat saya dan penonton di sebelah saya tertawa tanpa henti. Ernest mampu menghadirkan sisi paling menarik dari mereka, meski saya tahu mereka memang lucu saat sudah berstand up ria.
Ernest yang berperang sebagai Erwin tidak sendiri menjadi anak dari pemilik toko yang menjadi ayahnya. Ada Dion Wiyoko yang menjadi kakaknya berperan sebagai Yohan. Keduanya berseteru saat sang ayah memberikan toko pada Erwin.
Disaat karir Erwin sedang bagus-bagusnya, perasaan tanggung jawab dan ingin bekerja menjadi dilewa buatnya. Sisi lain buat Yohan yang sudah beristri, menganggap toko lebih baik dia yang mengurusnya. Kemelut yang sebenarnya tidak begitu besar yang dimasukkan.
Pada akhirnya, keduanya bekerjasama menyelesaikan konflik yang bukan berasal dari keduanya. Ada Tora yang menjadi masalah ketika si ayah menyepakati toko akan dijual karna sudah merasa lelah.
Saat semua cerita sudah mengalir seperti air sungai yang menuju laut, film ini ditutup dengan kisah bahagia. Tebak, Erwin apakah menjaga toko atau tidak? Betul sekali, Erwin tetap melanjutkan pekerjaannya dan Yohan yang akhirnya membuat toko berkembang pesat. Dari yang hanya kelontongan berubah menjadi sesuatu yang lebih diterima semua orang.
Kekuatan para pemain
Hadirnya rumor Kaesang ikut main sebelum film ini dirilis, sudah sangat memberi efek dan rasa penasaran buat saya sendiri. Kira-kira mendapatkan jatah peran seperti apa? Hmm..ternyata menjadi supir taksi. Meski situasinya serius dalam ceritanya, Kaesang sudah memberi tawa dengan durasinya yang sangat singkat tersebut.
Ernest kembali membawa banyak komika di gerbangnya (baca filmnya). Kesemuanya memiliki peran masing-masing dan itu terlihat sangat bagus. Andai mereka tidak ikut, saya pikir ceritanya bakalan sangat boring.
Orang pertama yang paling menarik soal perannya adalah Chew Kin Wah yang berperan sebagai ayah. Saya baru sadar aktor dari Malaysia ini sebelumnya sudah menghiasi film My Stupid Boss. Di film selanjutnya ini, ia bermain sangat baik.
Selanjtunya, ada sosok Dion Wiyoko yang tak perlu ditanya bagaimana ia berperan. Di film CTS, Dion adalah karakter yang sangat berpengalaman dan mampu menjawab perannya dengan sangat baik.
Untuk pemain perempuannya, ada beberapa nama. Tapi yang cukup menyita perhatian adalah Adinia Wirasti yang menjadi istri Yohan. Bukan karena aktingnya yang ingin saya puji, tapi kecantikannya yang membuat saya suka mengingat ia sangat jarang bermain dan katanya selektif terhadap peran.
Soal Gisel yang sepertinya debut pertamanya, sudah cukup baik. Dan jadi pasangan yang cocok buat Erwin yang terkadang mereka saling mendukung tapi juga berantem.
Pemain Cek Toko Sebelah
Sepertinya ada 20 komika yang diajak di film CTS. Nama-nama seperti Dodit Mulyanto atau Abdur Arsyad tentu sudah lumayan sering main film.
Hadirnya nama Tora Sudiro sebenarnya sudah menarik. Nama-nama lain yang sudah familiar seperti Yeyen Lidya, Asri Welas, dan Nino Fernandez (sebentar). Untuk detail lengkap para pemainnya, kamu bisa lihat di sini.
...
Seperti tahun sebelumnya, Ernest masih konsisten merilis filmnya di akhir tahun. Bersama Raditya Dika, keduanya selalu berhasil membuat film-film dari luar tidak bisa masuk. Beberapa film Indonesia yang bertahan juga mampu memberi dampak positif, khususnya di Semarang.
Film Cek Toko Sebelah bukan saja memberi tawa, kesederhanaan ceritanya yang terjadi disekitar ternyata sangat seksi untuk diangkat dalam sebuah film. Dikemas dengan kasih sayang antar keluarga, pasangan dan bisnis, semoga film CTS menyusul film Hangout yang sudah mendapat 1 juta penonton sebelum tahun baru.
Kami baru sadar ketika peringatan Hari Jadi Kota Semarang kemarin tanggal 2 Mei, logo HUT Kota sudah berganti. Setiap tahun, Pemkot Semarang biasanya mengadakan lomba. Dan tahun ke-475 tahun ini, seperti apa logonya? Mengutip website semarangkota.go.id , desain logo HUT kali ini mengambil konsep figur penari Gambang Semarangan dengan penggambaran ekspresi kegembiraan dan kreatifitas masyarakat dari akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa yang rukun. Setiap tahun, Pemkot Semarang memang mengadakan lomba logo dan tahun 2022, lomba logo digelar dari tanggal 22 Januari hingga 22 Februari. Pemenangnya adalah Dedi Dwi Wahyono yang berhak mendapatkan hadiah Rp7.500.000. Untuk warna sendiri, pemenang menggunakan warna gradasi merah yang mempresentasikan kekuatan, keberanian dan optimis berbenah menuju perubahan yang lebih baik. Gimana pendapatmu tentang logo kali ini? Selamat Ulang Tahun Kota Semarang yang ke-475 tahun. Semarang semakin semakin hebat. Logo aslinya bisa didownload di sini . A...
Kembalinya ASUS Indonesia ke Kota Semarang setelah sempat absen di tahun 2025 membawa angin segar bagi ekosistem blogger dan kreator lokal. Atmosfer antusiasme langsung terasa dalam Media Gathering yang digelar di ibis Styles Semarang Simpang Lima pada tanggal 23 Juni 2026 kemarin. Kami sendiri sebenarnya tidak menyangka ASUS Indonesia lewat lini bisnisnya kali ini kembali menghampiri Kota Atlas. Terlebih, kedatangan mereka membawa kampanye promosi besar-besaran untuk lini laptop bisnis premiumnya. Kebetulan, blog ini sudah sempat mengulas spesifikasi awal laptop ASUS ExpertBook Ultra pasca resmi dirilis di Indonesia pada bulan Mei kemarin melalui rilis resmi yang kami terima. Tentu saja, kami menyambut kehadiran ASUS Indonesia kali ini dengan sukacita, layaknya memberikan double-double love alias ketukan ganda tanda suka pada unggahan di Instagram. Kehadiran acara berskala nasional seperti ini setidaknya menjadi bahan bakar yang membuat eksistensi perbloggeran di Kota Semarang kembal...
Kami akhirnya menemukan jawaban mengapa proses mengunggah video ke aplikasi Instagram di Chromebook selama ini memakan waktu yang sangat lama. Awalnya kami mengira kendala ini adalah hal yang wajar, namun ternyata ada banyak faktor teknis tersembunyi yang mempengaruhinya. Bagi pengguna yang juga mengalami kendala serupa, atau bagi pemilik baru laptop berbasis ChromeOS, ulasan ini menjadi sangat penting untuk disimak agar dapat memahami karakteristik perangkat secara optimal. Menjalankan aktivitas manajemen konten digital menggunakan Chromebook saat ini sudah menjadi hal yang lumrah. Sistem operasinya yang ringan dan efisiensi dayanya membuat perangkat ini sangat diandalkan oleh para pembuat konten (content creator). Namun, dalam penggunaan praktis sehari-hari, terkadang muncul beberapa kendala teknis yang cukup menarik untuk diulas, salah satunya saat mengunggah video Reels Instagram. Bagi pengguna yang sering memanfaatkan aplikasi resmi Instagram yang diunduh melalui Google Play Stor...
Gegap gempita Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar menjadi daya pikat tersendiri, termasuk perusahaan operator Indonesia. Tri (3) pun tidak mau ketinggalan dengan mem-bundling paketnya dengan layanan video live streaming, Vidio. Sudah tahu? Piala Dunia 2022 resmi dibuka hari Minggu tanggal 20 November atau minggu malam. Di mana tuan rumah langsung memainkan pertandingan perdana. Sayangnya, Qatar tidak bisa berbuat banyak karena harus menyerah 2-0 melawan Ekuador. Paket 3GB + FIFA World Cup Qatar 2022 Tentu, kami juga tidak ingin melewatkan momen berharga ini yang sekaligus membuat blog dotsemarang ikut nimbrung dalam kegembiraan momen 4 tahun sekali ini. Sebagai salah satu pengguna Tri, paket yang diluncurkan mereka sejak awal bulan tentu menarik perhatian. Apalagi di Kota Semarang, jaringan Tri sudah 4G+. Harga paketnya cukup ramah di kantong, yaitu cuma 50 ribu atau 49 ribu (dibulatkan saja). Pelanggan akan mendapatkan benefit kuota sebesar 3GB dengan durasi wakt 30 hari dan dapat ...
Sabtu, 13 Juni 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi lanskap urban Kota Atlas. Mal 23 Semarang secara resmi menggelar grand opening -nya. Kehadiran Gubernur Jawa Tengah yang meresmikan langsung acara ini seolah menjadi konfirmasi kuat atas branding yang melekat: inilah pusat perbelanjaan dan gaya hidup terbesar di Jawa Tengah saat ini. Dukungan langsung dari orang nomor satu di provinsi ini menegaskan bahwa proyek kolaborasi Paradise Indonesia (INPP) dan Bina Nusantara Group (BINUS) di kawasan POJ City tersebut bukan sekadar pusat belanja biasa, melainkan proyek strategis yang menaikkan kelas wilayah. Apa Saja yang Menarik di Mal 23 Semarang? Sebagai mal terbesar di Jateng, proyek yang sempat menyabet penghargaan "Best Retail Architectural Design" di ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards 2024 ini membawa konsep yang benar-benar segar bernama "The Oasis of Semarang" . Konsep semi-terbukan di tepi pantai ini menawarkan beberapa daya tarik utama: Dauntown Pa...
Comments
Post a Comment