Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Cek Toko Sebelah
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Cek Toko Sebelah (CTS) rilis tanggal 28 desember 2016. Film kedua Ernest Prakasa sebagai sutradara dan sekaligus pemain. CTS sendiri bergenre komedi dengan membawa durasi 104 menit. Berikut review filmnya.
Film produksi Starvision ini rilis lebih awal dari hari biasanya hari kamis, yaitu hari rabu. Spesial sih kalau boleh bilang mengingat hari kamis sangat identik untuk jadwal film Indonesia yang baru tayang.
Film CTS juga menuai sukses bersama film karya Raditya Dika, Hangout di Semarang. Ini bisa dilihat dari antrian panjang saat pertama kali dirilis. Bahkan setelah rilis, pihak bioskop menambah teaternya. Sama seperti Hangout yang mendapat jatah 2 teater.
Cerita
Ernest yang berperan sebagai pemain dan sutradara plus penulis cerita lewat film ini membawa penonton melihat sebuah kisah sederhana yang dibalut cinta dan kasih sayang sebuah keluarga.
Karena begitu ringan, bumbu-bumbu tawa yang dihadirkan dengan mengajak para pemain berlatar komika membuat saya dan penonton di sebelah saya tertawa tanpa henti. Ernest mampu menghadirkan sisi paling menarik dari mereka, meski saya tahu mereka memang lucu saat sudah berstand up ria.
Ernest yang berperang sebagai Erwin tidak sendiri menjadi anak dari pemilik toko yang menjadi ayahnya. Ada Dion Wiyoko yang menjadi kakaknya berperan sebagai Yohan. Keduanya berseteru saat sang ayah memberikan toko pada Erwin.
Disaat karir Erwin sedang bagus-bagusnya, perasaan tanggung jawab dan ingin bekerja menjadi dilewa buatnya. Sisi lain buat Yohan yang sudah beristri, menganggap toko lebih baik dia yang mengurusnya. Kemelut yang sebenarnya tidak begitu besar yang dimasukkan.
Pada akhirnya, keduanya bekerjasama menyelesaikan konflik yang bukan berasal dari keduanya. Ada Tora yang menjadi masalah ketika si ayah menyepakati toko akan dijual karna sudah merasa lelah.
Saat semua cerita sudah mengalir seperti air sungai yang menuju laut, film ini ditutup dengan kisah bahagia. Tebak, Erwin apakah menjaga toko atau tidak? Betul sekali, Erwin tetap melanjutkan pekerjaannya dan Yohan yang akhirnya membuat toko berkembang pesat. Dari yang hanya kelontongan berubah menjadi sesuatu yang lebih diterima semua orang.
Kekuatan para pemain
Hadirnya rumor Kaesang ikut main sebelum film ini dirilis, sudah sangat memberi efek dan rasa penasaran buat saya sendiri. Kira-kira mendapatkan jatah peran seperti apa? Hmm..ternyata menjadi supir taksi. Meski situasinya serius dalam ceritanya, Kaesang sudah memberi tawa dengan durasinya yang sangat singkat tersebut.
Ernest kembali membawa banyak komika di gerbangnya (baca filmnya). Kesemuanya memiliki peran masing-masing dan itu terlihat sangat bagus. Andai mereka tidak ikut, saya pikir ceritanya bakalan sangat boring.
Orang pertama yang paling menarik soal perannya adalah Chew Kin Wah yang berperan sebagai ayah. Saya baru sadar aktor dari Malaysia ini sebelumnya sudah menghiasi film My Stupid Boss. Di film selanjutnya ini, ia bermain sangat baik.
Selanjtunya, ada sosok Dion Wiyoko yang tak perlu ditanya bagaimana ia berperan. Di film CTS, Dion adalah karakter yang sangat berpengalaman dan mampu menjawab perannya dengan sangat baik.
Untuk pemain perempuannya, ada beberapa nama. Tapi yang cukup menyita perhatian adalah Adinia Wirasti yang menjadi istri Yohan. Bukan karena aktingnya yang ingin saya puji, tapi kecantikannya yang membuat saya suka mengingat ia sangat jarang bermain dan katanya selektif terhadap peran.
Soal Gisel yang sepertinya debut pertamanya, sudah cukup baik. Dan jadi pasangan yang cocok buat Erwin yang terkadang mereka saling mendukung tapi juga berantem.
Pemain Cek Toko Sebelah
Sepertinya ada 20 komika yang diajak di film CTS. Nama-nama seperti Dodit Mulyanto atau Abdur Arsyad tentu sudah lumayan sering main film.
Hadirnya nama Tora Sudiro sebenarnya sudah menarik. Nama-nama lain yang sudah familiar seperti Yeyen Lidya, Asri Welas, dan Nino Fernandez (sebentar). Untuk detail lengkap para pemainnya, kamu bisa lihat di sini.
...
Seperti tahun sebelumnya, Ernest masih konsisten merilis filmnya di akhir tahun. Bersama Raditya Dika, keduanya selalu berhasil membuat film-film dari luar tidak bisa masuk. Beberapa film Indonesia yang bertahan juga mampu memberi dampak positif, khususnya di Semarang.
Film Cek Toko Sebelah bukan saja memberi tawa, kesederhanaan ceritanya yang terjadi disekitar ternyata sangat seksi untuk diangkat dalam sebuah film. Dikemas dengan kasih sayang antar keluarga, pasangan dan bisnis, semoga film CTS menyusul film Hangout yang sudah mendapat 1 juta penonton sebelum tahun baru.
Tahun 2026 rupanya membawa persaingan operator seluler ke level yang cukup mencengangkan. Jika dulu kita merasa 10 GB masa aktif 3 hari sudah cukup besar, kini trennya bergeser ke angka yang lebih masif. Kami baru saja memantau aplikasi Bima+ milik Tri, dan jujur saja, daftar paket yang ditawarkan cukup membuat dahi berkerit. Bayangkan saja, ada pilihan 20 GB seharga 20 ribu untuk 3 hari , 30 GB seharga 30 ribu untuk 5 hari , hingga yang paling ekstrem: 75 GB seharga 50 ribu dengan masa aktif hanya 7 hari . Angka-angka ini memicu pertanyaan kritis bagi kami; apakah ini benar-benar inovasi yang memihak konsumen, atau sekadar strategi untuk menguras kuota dalam waktu singkat? Strategi "Hajatan" Data dalam Waktu Singkat Kami harus mengakui bahwa angka 75 GB dengan harga 50 ribu Rupiah adalah penawaran yang secara matematis sangat murah. Per gigabyte-nya tidak sampai seribu Rupiah. Namun, yang menjadi ganjalan adalah masa aktifnya yang hanya satu minggu. Bagi pengguna rumahan ata...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
Ada satu pengalaman menarik yang akan kami ingat selalu kelak. Masih ingat saat kami menghadiri launching menu buka puasa di Hotel Horison Nindya Semarang bulan Februari kemarin? Nah, hari itu kami sempat dipanggil petugas security saat sedang memarkirkan sepeda. Ada apa gerangan? Jumat sore (13/2), ini sebenarnya bukan kali pertama kami berkunjung ke Hotel Horison Nindya Semarang. Karena sudah merasa familiar, kami langsung mengarahkan stang sepeda menuju bagian belakang gedung, tempat biasa kendaraan roda dua bersandar. Wajah Baru Area Parkir Ada pemandangan yang berbeda dibanding kunjungan kami setahun lalu. Area parkir kendaraan roda dua kini terlihat lebih tertata dan rapi. Manajemen sepertinya mulai memberikan perhatian lebih pada estetika dan kenyamanan area belakang ini, termasuk adanya peneduh yang membuat kendaraan tidak langsung terpapar terik matahari. Interaksi Tak Terduga dengan Petugas Keamanan Setelah menemukan spot di antara deretan sepeda motor yang terparkir rapi,...
Ketika mendengar isu kenaikan harga RAM di awal tahun 2026, kami sempat dibuat terperangah dengan langkah berani ASUS. Di tengah tren harga perangkat yang merangkak naik, ASUS justru meluncurkan ROG Flow Z13-KJP dengan kapasitas RAM yang tidak masuk akal untuk ukuran tablet: 128GB . Kenapa ASUS seberani ini? Sebagai blog yang sudah banyak mengulas produk ASUS, kami merasa perlu mengulik benang merah dari perangkat edisi spesial ini. Produk ini bukan sekadar tablet atau laptop biasa, melainkan hasil kolaborasi tingkat tinggi dengan Kojima Productions —studio di balik mahakarya Death Stranding —yang membawa spesifikasi "buas" dalam balutan bodi ringkas. Bagi pembaca setia dotsemarang , nama seri ini mungkin tidak terdengar asing. Pasalnya, pada Maret 2025 lalu, kami juga sempat mengulas spesifikasi lengkap ROG Flow Z13 versi original yang kala itu sudah mencuri perhatian dengan konsep tablet gaming-nya. Namun, apa yang dihadirkan ASUS di tahun 2026 melalui edisi KJP ini benar...
Ada satu pemandangan menarik di balik layar meriahnya sambutan masyarakat saat acara penutupan Dugderan di area Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tahun 2026 kemarin. Bus listrik yang digadang-gadang akan menjadi salah satu armada masa depan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut hadir memeriahkan suasana. Ini adalah kali pertama kami melihat penampakannya secara langsung di tengah kerumunan warga. Senin sore (16/2), kami sendiri tidak menyangka jika rombongan Pemkot Semarang yang dihadiri langsung oleh Ibu Wali Kota datang dengan membawa unit andalan terbaru untuk melengkapi jajaran Trans Semarang. Riuhnya masyarakat yang menunggu prosesi budaya tentu menjadi panggung yang pas untuk sekalian mempromosikan bus listrik yang dalam beberapa waktu belakangan mulai intens melakukan uji coba. Sejarah Singkat Uji Coba: Sejak November 2025 Kami sendiri sebenarnya bukan pengamat moda transportasi profesional, namun dalam berbagai kesempatan, kami selalu mengandalkan Bus Trans Semarang untuk men...
Comments
Post a Comment