Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Cek Toko Sebelah
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Cek Toko Sebelah (CTS) rilis tanggal 28 desember 2016. Film kedua Ernest Prakasa sebagai sutradara dan sekaligus pemain. CTS sendiri bergenre komedi dengan membawa durasi 104 menit. Berikut review filmnya.
Film produksi Starvision ini rilis lebih awal dari hari biasanya hari kamis, yaitu hari rabu. Spesial sih kalau boleh bilang mengingat hari kamis sangat identik untuk jadwal film Indonesia yang baru tayang.
Film CTS juga menuai sukses bersama film karya Raditya Dika, Hangout di Semarang. Ini bisa dilihat dari antrian panjang saat pertama kali dirilis. Bahkan setelah rilis, pihak bioskop menambah teaternya. Sama seperti Hangout yang mendapat jatah 2 teater.
Cerita
Ernest yang berperan sebagai pemain dan sutradara plus penulis cerita lewat film ini membawa penonton melihat sebuah kisah sederhana yang dibalut cinta dan kasih sayang sebuah keluarga.
Karena begitu ringan, bumbu-bumbu tawa yang dihadirkan dengan mengajak para pemain berlatar komika membuat saya dan penonton di sebelah saya tertawa tanpa henti. Ernest mampu menghadirkan sisi paling menarik dari mereka, meski saya tahu mereka memang lucu saat sudah berstand up ria.
Ernest yang berperang sebagai Erwin tidak sendiri menjadi anak dari pemilik toko yang menjadi ayahnya. Ada Dion Wiyoko yang menjadi kakaknya berperan sebagai Yohan. Keduanya berseteru saat sang ayah memberikan toko pada Erwin.
Disaat karir Erwin sedang bagus-bagusnya, perasaan tanggung jawab dan ingin bekerja menjadi dilewa buatnya. Sisi lain buat Yohan yang sudah beristri, menganggap toko lebih baik dia yang mengurusnya. Kemelut yang sebenarnya tidak begitu besar yang dimasukkan.
Pada akhirnya, keduanya bekerjasama menyelesaikan konflik yang bukan berasal dari keduanya. Ada Tora yang menjadi masalah ketika si ayah menyepakati toko akan dijual karna sudah merasa lelah.
Saat semua cerita sudah mengalir seperti air sungai yang menuju laut, film ini ditutup dengan kisah bahagia. Tebak, Erwin apakah menjaga toko atau tidak? Betul sekali, Erwin tetap melanjutkan pekerjaannya dan Yohan yang akhirnya membuat toko berkembang pesat. Dari yang hanya kelontongan berubah menjadi sesuatu yang lebih diterima semua orang.
Kekuatan para pemain
Hadirnya rumor Kaesang ikut main sebelum film ini dirilis, sudah sangat memberi efek dan rasa penasaran buat saya sendiri. Kira-kira mendapatkan jatah peran seperti apa? Hmm..ternyata menjadi supir taksi. Meski situasinya serius dalam ceritanya, Kaesang sudah memberi tawa dengan durasinya yang sangat singkat tersebut.
Ernest kembali membawa banyak komika di gerbangnya (baca filmnya). Kesemuanya memiliki peran masing-masing dan itu terlihat sangat bagus. Andai mereka tidak ikut, saya pikir ceritanya bakalan sangat boring.
Orang pertama yang paling menarik soal perannya adalah Chew Kin Wah yang berperan sebagai ayah. Saya baru sadar aktor dari Malaysia ini sebelumnya sudah menghiasi film My Stupid Boss. Di film selanjutnya ini, ia bermain sangat baik.
Selanjtunya, ada sosok Dion Wiyoko yang tak perlu ditanya bagaimana ia berperan. Di film CTS, Dion adalah karakter yang sangat berpengalaman dan mampu menjawab perannya dengan sangat baik.
Untuk pemain perempuannya, ada beberapa nama. Tapi yang cukup menyita perhatian adalah Adinia Wirasti yang menjadi istri Yohan. Bukan karena aktingnya yang ingin saya puji, tapi kecantikannya yang membuat saya suka mengingat ia sangat jarang bermain dan katanya selektif terhadap peran.
Soal Gisel yang sepertinya debut pertamanya, sudah cukup baik. Dan jadi pasangan yang cocok buat Erwin yang terkadang mereka saling mendukung tapi juga berantem.
Pemain Cek Toko Sebelah
Sepertinya ada 20 komika yang diajak di film CTS. Nama-nama seperti Dodit Mulyanto atau Abdur Arsyad tentu sudah lumayan sering main film.
Hadirnya nama Tora Sudiro sebenarnya sudah menarik. Nama-nama lain yang sudah familiar seperti Yeyen Lidya, Asri Welas, dan Nino Fernandez (sebentar). Untuk detail lengkap para pemainnya, kamu bisa lihat di sini.
...
Seperti tahun sebelumnya, Ernest masih konsisten merilis filmnya di akhir tahun. Bersama Raditya Dika, keduanya selalu berhasil membuat film-film dari luar tidak bisa masuk. Beberapa film Indonesia yang bertahan juga mampu memberi dampak positif, khususnya di Semarang.
Film Cek Toko Sebelah bukan saja memberi tawa, kesederhanaan ceritanya yang terjadi disekitar ternyata sangat seksi untuk diangkat dalam sebuah film. Dikemas dengan kasih sayang antar keluarga, pasangan dan bisnis, semoga film CTS menyusul film Hangout yang sudah mendapat 1 juta penonton sebelum tahun baru.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Beberapa tahun belakangan, spanduk atau penanda perayaan Mooncake Festival (Festival Kue Bulan) di kawasan Pecinan Semarang mungkin sudah bukan hal yang asing lagi. Namun, ada yang terasa jauh berbeda pada gelaran tahun 2026 yang berlangsung 23–27 September ini . Suasananya jauh lebih meriah, promosinya masif di media sosial, dan riuk-pikuk pengunjungnya benar-benar menghidupkan lorong-lorong Pecinan. Bulan September di Kota Semarang kali ini terasa begitu padat dan semarak. Baru saja selesai menjadi tuan rumah MTQ Nasional dan menutup gelaran Festival Kota Lama, menjelang akhir bulan kota ini kembali ditutup dengan perhelatan yang tak kalah akbar. Dari nuansa Islami, vibes ala kolonial, hingga kini tradisi Tionghoa. Sebuah potret akulturasi budaya yang sangat luar biasa di ibu kota Jawa Tengah. Visual Branding yang Lebih Terasa Jika Festival Kota Lama terasa sangat ramai di area panggung utama namun cenderung senyap dari sisi visual branding di lorong-lorongnya, Mooncake Festival 2...
Gelaran Semarang IP Summit 2026 kembali diselenggarakan pada 26–27 September 2026 . Mengusung tema "From Creativity to Industry: Unlocking The Value of Intellectual Property" , edisi kedua ini memilih lokasi di kampus BINUS @Semarang, kawasan POJ City . Meski edisi tahun ini tidak sempat kami hadiri secara langsung—salah satunya karena pertimbangan jarak lokasi—momentum hadirnya edisi 2026 justru mengingatkan pada satu materi penting dari Semarang IP Summit 2025 di Radjawali Semarang Cultural Center yang belum sempat terulas di blog ini. Materi tersebut dibawakan oleh tim D4 Animasi Udinus (Universitas Dian Nuswantoro) dengan tajuk presentasi yang sangat membakar semangat: "Dari Studio Kampus ke Layar Dunia: Membangun IP Animasi dari Semarang". Si Warik dan Prestasi Internasional dari Semarang Salah satu IP animasi lokal yang menarik perhatian di sesi tersebut adalah "Si Warik" . Karakter yang diinspirasi dari ikon budaya Semarang (Warak Ngendog) ini dik...
Bulan Juni lalu, kami sempat hadir di acara launching laptop bisnis ASUS ExpertBook yang digelar di ibis Styles Semarang Simpang Lima. Rencananya, kami ingin datang mengayuh sepeda lipat ke lokasi. Namun, karena khawatir terlambat mengejar jadwal acara, rencana tersebut batal terlaksana. Meski datang tanpa gowes, rasa penasaran tetap muncul: apakah hotel bintang 3 dengan lokasi yang sangat strategis di jantung Simpang Lima ini punya fasilitas parkir khusus sepeda? Selasa siang (23/6/2026), momen ASUS Gathering Semarang tersebut akhirnya kami manfaatkan untuk menanyakan langsung perihal aksesibilitas sepeda ini . Maklum, dari sekian banyak hotel di Kota Semarang yang pernah kami kunjungi, fasilitas parkir khusus pesepeda memang masih sangat langka ditemukan. Kebanyakan pengelola mengarahkan sepeda untuk parkir gabung di area basement bersama kendaraan roda dua dan roda empat lainnya. Padahal, bayangan ideal kami sederhana: ada sudut kecil area parkir khusus sepeda di dekat lobi atau pi...
Beberapa waktu lalu, kami sempat berbagi cerita tentang pengalaman membawa ASUS Chromebook ke service center. Ekspektasi awal ingin bebas drama saat mengurus perangkat, tapi kenyataan di lapangan tetap menyodorkan cerita penuh keringat. Ditambah alur antrean yang kaku serta proses teknis yang harus mengekor SOP secara ketat, pengguna reguler memang tidak punya pilihan selain menikmati seni bersabar di ruang tunggu. Pemandangan yang cukup kontras justru kami dapatkan saat menghadiri roadshow ASUS di Hotel Tentrem Semarang pertengahan September kemarin. Di tengah area acara, perhatian kami langsung tertuju pada layar presentasi besar yang menampilkan tajuk ASUS Premium Services . Mengingat rasa gregetan kami yang sempat bolak-balik hingga ke tiga lokasi service center demi mengurus masalah sederhana pada Chromebook, kami pun bergegas mendatangi pihak ASUS untuk membagikan pengalaman lapangan tersebut. Karpet Merah di Antara Ketatnya SOP Curhat colongan kami hari itu pada akhirnya teta...
Comments
Post a Comment