Langsung ke konten utama

Review Film Hangout (2016)


Film Hangout rilis di bioskop tanah air tanggal 22 Desember 2016. Film ini membawa durasi sekitar 101 menit dengan genre penonton remaja. Sudah nonton film Hangout ini?

Radit selalu bisa menempatkan jadwal filmnya di waktu-waktu tertentu, seperti liburan sekolah dan akhir tahun. Di mana animo penontonnya memang sedang tinggi-tingginya. Maka tak salah, bila banyak orang memprediksi film Hangout bisa tembus 1 juta.

Cerita

Akhirnya bisa duduk di dalam juga nonton film Hangout, meski tidak awal-awal seperti biasanya. Suasana masih ramai dengan penonton yang sebagian besar remaja. Ada sih ibu-ibu, tapi tetap saja nemanin anaknya.

Membawa banyak pemain dengan durasi waktu main yang lumayan banyak, film yang diperankan dan disutradarai Raditya Dika ini sempat gak membuat saya tertawa seperti antusias film sebelumnya. Entah salahnya apa, atau mungkin saya aja terlalu serius.

Beberapa orang terpilih yang mendapat undangan Hangout, termasuk Dika pergi ke sebuah pulau terpencil. Di sana nanti bakalan menjadi background utama dan cerita dikembangkan.

Filmnya tetap komedi, tapi genrenya ditambah yakni Thriller. Jadi setelah sampai di pulau dan tinggal disebuah rumah, satu persatu mulai mengalami masalah alias dibunuh.

Serem? Nggak kok, yang ada tetap ketawa ketiwi para penonton disebelah saya, baik yang kanan atau yang kiri. Atau juga yang depan dan belakang. Sepertinya mereka sangat suka dengan alur ceritanya.

Penonton disuruh menebak siapa dalang dibalik masalah itu semua. Kalau kamu belum nonton, jangan baca sinopsis film hangout dulu deh. Ntar nggak suprise, lho.

Pada akhirnya, sampai pada titik temu, penonton akhirnya tahu siapa biang kerok dibalik semua kejadian yang ada menimpa mereka. Tentu tokoh utama tetap terus bermain ditemani sosok paling akrab disetiap film.

Ada pesan yang dibawa diakhir kisah, tentang bagaimana kamu harus memperhatikan teman atau sahabatmu yang merasa ada masalah.

Pemain film Hangout

Dika banyak mengkolaborasikan para pemainnya di film produksi Rafi Films ini. Nama-nama seperti, Prilly Latuconsina, Titi Kamal, Soleh Solihun, Dinda Kanya Dewi, Gading Marten, Bayu Skak, Surya Saputra dan Mathias Muchus, dihadirkan dan menariknya mereka menggunakan nama asli.

Kesemua tokoh, punya karakternya masing-masing. Dan lewat film ini, kita seperti dibawa melihat wujud asli para bintang dalam keseharian di luar film. Kamu bakalan merasa jijik sama Dinda Kanya Dewi di film ini. Penasaran?

Selain kuat dicerita, film Hangout harus diakui punya kekuatan pada para pemain. Pemain seperti Prilly, dan Bayu Skak, adalah dua nama yang memiliki banyak fans dan pengikut. Radit sangat jeli memanfaatkan kepopularan mereka.

Jaminan 1 juta penonton

Hingga tulisan ini dibuat, film Hangout sudah menembus 800 ribu penonton (5 hari pemutaran). Seperti sudah diprediksi, film ini bakalan terus menambah jumlah penonton hingga awal Januari. 

Di Semarang sendiri, Hangout memberi 3 layar plus 1 bioskop tambahan di Eplaza. Apakah film Hangout bakalan menembus angka 1 juta seperti film sebelumnya, Single dan Koala Kumal?


...

Kali ini Dika mencoba keluar dari topik film biasanya dibuat, seputar cinta. Meski tak meninggalkan genre komedi, film ini menurut Kofindo tetaplah menarik. Ya, ceritanya yang berbeda dari biasanya tentu membuat penasaran.

Meski begitu, antusias saya tidak seperti film-film sebelumnya. Saya beberapa kali menguap, atau ekspresi datar tanpa tertawa beberapa bagian cerita. Entahlah ada apa dengan saya, ini karna saya sendiri atau memang filmnya ada yang kurang? 

Bagaimana pendapat kamu yang sudah nonton? Seru, kocak atau..

Rating : 8 (6-10)

Artikel terkait :


Film terkait Raditya Dika


...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhir Pekan di Semarang? Yuk, Ikutan Walking Tour Kota Lama

Apakah kamu punya rencana saat berkunjung ke Kota Semarang? Bila belum, kami punya aktivitas menarik yang dapat diikuti. Ada dua tema yang ditawarkan, dan semuanya berhubungan dengan sejarah. Kami yakin, kamu pasti suka.
Kami tahu bagaimana memanjakan kamu, khususnya milenial, yang sangat identik dengan internet. Bersenang-senang, foto, makan-makan, dan mengeksplore tempat-tempat menarik.
Bila bosan ke Kota Lama karena hanya sekedar berkunjung, bagaimana jika mengikuti tur jalan-jalan yang sudah beberapa kali kami ikuti ini. Lihat poster.
Waktu kami mengikuti, kami diajak menelusuri berbagai bangunan di Kota Lama hingga kawasan Pecinan. Mengetahui sejarah bangunan, kebudayaan, dan hal menarik lainnya. 

Ada dua tema yang ditawarkan, yaitu : Jalur Perbankan dan Jalur Gula dan kopi. Kami tak menyebutnya sebagai pemandu, karena beliau lebih banyak bercerita dan kami menyebutnya Storyteller. 
Untuk jalur Perbankan, kamu bisa mengikuti tiap hari Sabtu mulai jam 8 pagi sampai jam 10 siang. …

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini Logo HUT Kota Semarang yang Ke 471

Mengusung tema seputar HUT Kota Semarang yang ke-471, seperti tiap tahun rutin lomba ini dilaksanakan, kami pun ikut membawanya ke blog dotsemarang. Buat yang belum tahu, berikut pemenangnya.

Adalah Gondang Tri Witono, pemenang dari Jogja untuk lomba desain logo HUT kota Semarang ke-471 kali ini.

Untuk tagline "Bersama Rakyat, Semarang Semakin Hebat', ternyata ini tambahan. Lomba yang digelar bulan Februari ini diikuti ribuan peserta, selengkapnya bisa kamu lihat di foto instagram di bawah ini.

PEMENANG LOMBA LOGO ...... Sugeng dalu poro sedulur, Penjurian Tahap Akhir Lomba Logo Hari Jadi ke 471 Kota Semarang Tahun 2018 telah selesai dilakukan dan dengan ini mempersembahkan Logo dari: GONDANG TRI WITONO Alamat : Jl. Pakel UHV 451, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Sebagai PEMENANG Lomba Logo Tahun 2018 ini Kepada pemenang akan dihubungi oleh panitia untuk teknis pengambilan hadiah yang akan diserahkan setelah Upacara Peringatan Hari Jadi ke 471 Kota Semarang tanggal 2 Mei 2017…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Malam Minggu di Semarang, Menikmati Ferris Wheel

Sudah ada sejak tahun 2015, baru ini kami menginjakkan kaki di sini. Ferris Wheel atau Bianglala yang berada di perumahan Citragrand Semarang ini diklaim terbesar dan tertinggi. Bingung malam minggu di Semarang, mungkin bisa coba mampir ke sini.

Awal Februari (2/2) kemarin, pas malam minggu, kebenaran kami sedang dapat liputan tentang lomba Vlog yang diadakan pihak perumahan. Lihat di sini ulasan acara yang dilaksanakan di Ferris Club tersebut.

Foto-foto berikut ini kami ambil dengan Zenfone Max Pro M2 tanpa filter, bukan kamera profesional.

Berbayar



Ferris Wheel di sini buka setiap hari jika melihat lokasinya yang berada di area perumahan. Berbeda dengan bianglala yang ada di PRPP, entah besar mana, di sana bukanya pas hari tertentu.

Bila mengacu pada situs resmi citragrand-semarang.com, naik ferris wheel ini tidak gratis. Pengunjung dikenakan tarif Rp. 15.000,-/orang untuk 2 kali putaran.  Jam bukanya dari sore hari hingga malam (16.00 – 21.00 WIB).

Ada petugas keamanan di sana tentun…