Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Ketika Lapangan Parkir Lotte Mart Mendadak Jadi Lapangan Futsal
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kami pikir ini adalah cara cerdas untuk menarik perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, lahan parkir dibuat menjadi lapangan futsal di tempat terbuka. Padahal di Semarang sendiri sebenarnya banyak memiliki gedung futsal. Sedang ada acara apa di sini?
Kami langsung bergegas pergi menuju Lotte Mart yang berada di jalan Majapahit. Jalan yang biasanya selalu padat di pagi hari dan sore hari. Penyelenggara tentu berharap orang-orang datang melihat. Apalagi tidak dipungut biaya.
Saat kami tiba Minggu sore (13/10/2019), lapangan futsal tentu saja sudah jadi. Ada banyak gairah dan teriakan di sana. Rupanya pertandingan sudah memasuki babak semifinal.
Euro Futsal Championship 2019
Acara yang diselenggarakan oleh Super Soccer ini merupakan rangkaian roadshow beberapa kota. Mendengar Semarang menjadi salah satu kota yang disinggahi tentu gairah kami juga membuncah. Ibu Kota yang semakin menarik tidak mungkin lagi terlewati.
Kompetisi yang mempertemukan tim-tim penggemar klub Eropa ini bukan saja diikuti dari tuan rumah, Semarang saja. Ada beberapa tim yang berasal dari luar kota yang merupakan para pemenang dari kota sebelumnya.
Beberapa nama tim yang ikut bertanding diantaranya :
Hasil akhir
Bintang tamu
Sambil menunggu momen final, spot-spot lainnya juga dibuat menarik selama acara berlangsung. Namun yang paling menarik perhatian kami adalah kehadiran bintang tamu yang merupakan pemain futsal timnas Indonesia, Bayu Saptaji.
Kopites Salatiga juara
Selain Semarang, acara roadshow untuk regional Jawa Tengah dalam perjalanannya menghampiri kota Magelang, Purwokerto dan terakhir di Solo. Di sini, semua peserta terpilih akan bertanding sebelum terbang ke Jakarta untuk tingkat nasional.
Pertandingan berakhir saat babak final mempertemukan perwakilan Semarang Indo MU SMG VS Kopites Salatiga dengan kemenangan Kopites Salatiga dengan skor 4-1. Video final, bisa disaksikan di bawah ini atau langsung buka Instagram TV dotsemarang.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
The Sigit yang menutup kemeriahan
Sebelum beranjak pulang, kami sebentar menyaksikan band The Sigit yang menghentak suasana menjadi lebih meriah. Meski kami bukan penggemar musik, kami senang melihat antusias para penonton yang begitu terhibur.
Videonya ada di bawah atau langsung ke Instagram TV dotsemarang
Di tengah era banjir informasi seperti sekarang, kampanye melawan hoaks murni mungkin sudah sering kita dengar . Namun, belakangan muncul bentuk penyesatan informasi yang jauh lebih halus dan berbahaya: misleading content (konten menyesatkan). Jika hoaks murni umumnya berisi 100% berita bohong atau fabrikasi tanpa dasar, misleading content justru berdiri di area abu-abu . Ia hadir dengan formula 50% fakta asli + 50% manipulasi framing . Karena membawa potongan fakta atau kenyataan di awalnya, pagar kewaspadaan publik lebih mudah jebol dan menganggap narasi tersebut sebagai kebenaran utuh. Mengapa Misleading Content Sangat Efektif Menjebak? Ada alasan mengapa konten menyesatkan menyebar sangat cepat di media sosial . Penyebarannya memanfaatkan tiga kombinasi utama: Algoritma Platform + Reaksi Emosional + Kecenderungan Psikologis 1. Algoritma Pengincar Engagement : Platform media sosial dirancang untuk memprioritaskan konten yang memicu interaksi tinggi tanpa mempedulikan akurasi rea...
Kami tidak menyangka bisa masuk ke dalam tempatnya juga setelah bulan April lalu hanya bisa mendokumentasikan bagian luarnya lewat tulisan di blog. Seperti apa pengalaman kami di PlayFix dan iFixied Semarang ini? Rasa penasaran tersebut akhirnya terjawab saat berkunjung langsung ke dalam untuk memperbaiki perangkat seperti tablet Samsung dan iPhone 5S di bulan Juli kemarin. Pengalaman langsung ini memberikan gambaran utuh mengenai kualitas layanan yang ditawarkan. Suasana Ruang Tunggu dan Alur Layanan Begitu melangkah melewati pintu kaca, interior yang disuguhkan jauh dari kesan sumpek seperti tempat servis konvensional. Ruangan didominasi warna hitam dan putih minimalis dengan hiasan dinding bertema sirkuit elektronik. Sistem antrean menggunakan nomor tiket fisik yang terintegrasi dengan layar monitor informasi, didukung kursi tunggu panjang yang empuk. Suasana tersebut terasa mirip dengan ruang tunggu diler mobil resmi atau perusahaan operator telekomunikasi. Catatan Kejujuran Serv...
Bagi sebagian besar pengamat dunia maya atau pegiat media lokal, musim pameran otomotif skala nasional di daerah selalu membawa euforia tersendiri. Deretan mobil listrik terbaru, panggung megah, hingga gemerlap peluncuran produk baru seolah menjadi magnet tahunan. Namun, di balik kemegahan pameran yang dihelat di gedung-gedung megah seperti Muladi Dome, ada realitas lain yang sering luput dari pandangan: benturan antara birokrasi korporat dengan napas ekosistem kreator independen. Baru-baru ini, email masuk membawa pengingat tahunan itu—pendaftaran ID Media GIIAS Semarang 2026 telah dibuka. Dan seperti dugaan, persyaratannya tetap berdiri kokoh sebagai tembok pemisah yang tidak ramah bagi penulis blog mandiri. Tembok Birokrasi Bernama "Susunan Redaksi" Membaca kembali lembar persyaratan registrasinya terasa seperti deja vu dari tahun-tahun sebelumnya. Ketika sebuah ajang pameran otomotif nasional mensyaratkan pelampiran masthead atau susunan redaksi formal, otomatis format ...
Kami baru sadar jika Minggu pagi ini (16/8) tidak ada Car Free Day. Terakhir kali mencatat kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima libur adalah saat memasuki bulan Ramadan di bulan Februari lalu. Ada apa kira-kira di Simpang Lima? Oalah, kami baru ngeh kalau Senin besoknya ada peringatan 17-an yang akan diadakan di seluruh negeri. Lapangan Pancasila di Simpang Lima rupanya akan digunakan untuk upacara besar. Tidak heran, Minggu pagi ini tidak ada pembatas jalan seperti minggu-minggu pagi sebelumnya. Pemandangan Kontras di Lapangan Pancasila Meski tidak ada pembatas jalan resmi maupun penjagaan ketat petugas di titik-titik masuk Simpang Lima, sebagian warga Semarang terlihat tetap santai memadati kawasan pusat kota ini. Suasana Minggu pagi warga yang biasa gowes , jalan santai, atau sekadar cari angin segar seolah tak surut begitu saja. Hanya saja, pemandangan di Lapangan Pancasila kali ini tampak beda total. Di tengah lalu-lalang warga, deretan aparat TNI dan Kepolisian sudah bersiap m...
Sebagai pengguna Chromebook , kami sedikit kaget saat membaca kabar di salah satu media online baru-baru ini. Narasi yang diangkat seolah memberi sinyal bahwa nasib Chromebook bakal segera berakhir setelah Google mengumumkan perangkat baru bernama Googlebook. Bikin penasaran, sebenarnya apa sih yang sedang disiapkan Google? Seliweran artikel bertebaran dengan judul dramatis yang mengesankan "kematian" Chromebook sudah di depan mata. Namun, apakah Chromebook memang benar-benar langsung disuntik mati dan digantikan total oleh Googlebook? Ini kali pertama kami mengulas topik seputar Googlebook di blog. Kalau dibedah lebih tenang tanpa keriuhan judul yang sekadar mengejar clicks , fakta di baliknya justru jauh lebih menarik dari sekadar drama pergantian nama. Bukan Menggantikan, Tapi Evolusi Ekosistem Googlebook jelas bukan sekadar rumor kosong, melainkan langkah strategis Google dalam merombak fondasi sistem operasi laptop mereka. Selama ini, Chromebook berjalan di atas ChromeOS...
Comments
Post a Comment