Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Panitia Ergo Camp 2019 Ajak Duta Kola Ajarkan Cara Membuat Wayang Suket Kepada Mahasiswa


Ratusan mahasiswa tampak tengah serius memperhatikan rekan-rekan pemandu wisata Kota Lama yang dikenal dengan Duta Kola mengajari mereka membuat Wayang Suket di gedung Oudetrap, Minggu sore (25/8). Aktivitas ini dalam rangka acara Ergo Camp 2019 yang tahun ini mendapuk Semarang menjadi tuan rumah.

Beberapa hari sebelumnya kami dikabarin Mas Rofiq (Duta Kola) untuk melihat aktivitas membuat Wayang Suket kepada mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kami tertarik untuk datang meski akhirnya sedikit terlambat.

Ergo Camp 2019

Kami pikir ini adalah acara yang dibuat pemandu wisata 'Duta Kola', rupanya acara ini merupakan bagian dari serangkaian acara yang bernama Ergo Camp 2019. Ini adalah tahun keempat acara ini dilaksanakan dan panitia penyelenggaranya adalah mahasiswa Undip.


Bukan hanya dari kampus Semarang saja yang berpartisipasi, ada lebih dari 20 kampus yang mengikuti. Tiap kampus diikuti 1-2 tim yang terdiri dari 3-4 orang. Bahkan, ada juga yang datang dari luar pulau Jawa. Semarang sendiri selain Undip, ada dari kampus Udinus dan Unissula.

Ergo Camp sendiri adalah acara untuk Ergoes muda. Ergoes sendiri merupakan sebutan bagi orang yang tertarik pada Ergonomi. Acara ini dinaungi oleh Perhimpunan Ergonomi Indonesia.

Sedangkan Ergonomi sendiri adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya.

Melihat Semarang lewat Wayang Suket

Menjadi tuan rumah, panitia juga ingin mengenalkan Semarang kepada peserta. Khususnya mereka yang baru pertama kali datang ke Kota Semarang.

Saat kami bertanya pada salah satu panitia, Angela dari jurusan Teknik Industri, 'panitia ingin mengenalkan ciri khas Semarang. Karena Wayang sudah sangat umum di Jawa, pilihannya ada pada Wayang Suket. Sesuatu yang baru. Peserta tidak hanya melihat saja, tapi juga tahu bagaimana cara membuatnya'.



Setelah selesai membuat dan wayangnya jadi, peserta sangat antusia dengan hasil yang mereka buat sendiri. Beberapa peserta segera mengabadikannya lewat ponsel mereka. Dan wayang hasil buatan mereka jadi oleh-oleh yang berkesan saat dibawa pulang


...

Ini adalah postingan kedua kami yang berbicara tentang Wayang Suket. Wayang suket merupakan bentuk tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita perwayangan pada anak-anak di desa-desa Jawa.

Untuk membuatnya, beberapa helai daun rerumputan dijalin lalu dirangkai (dengan melipat) membentuk figur serupa wayang kulit. Karena bahannya, wayang suket biasanya tidak bertahan lama.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali