Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Panitia Ergo Camp 2019 Ajak Duta Kola Ajarkan Cara Membuat Wayang Suket Kepada Mahasiswa
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ratusan mahasiswa tampak tengah serius memperhatikan rekan-rekan pemandu wisata Kota Lama yang dikenal dengan Duta Kola mengajari mereka membuat Wayang Suket di gedung Oudetrap, Minggu sore (25/8). Aktivitas ini dalam rangka acara Ergo Camp 2019 yang tahun ini mendapuk Semarang menjadi tuan rumah.
Beberapa hari sebelumnya kami dikabarin Mas Rofiq (Duta Kola) untuk melihat aktivitas membuat Wayang Suket kepada mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kami tertarik untuk datang meski akhirnya sedikit terlambat.
Ergo Camp 2019
Kami pikir ini adalah acara yang dibuat pemandu wisata 'Duta Kola', rupanya acara ini merupakan bagian dari serangkaian acara yang bernama Ergo Camp 2019. Ini adalah tahun keempat acara ini dilaksanakan dan panitia penyelenggaranya adalah mahasiswa Undip.
Bukan hanya dari kampus Semarang saja yang berpartisipasi, ada lebih dari 20 kampus yang mengikuti. Tiap kampus diikuti 1-2 tim yang terdiri dari 3-4 orang. Bahkan, ada juga yang datang dari luar pulau Jawa. Semarang sendiri selain Undip, ada dari kampus Udinus dan Unissula.
Ergo Camp sendiri adalah acara untuk Ergoes muda. Ergoes sendiri merupakan sebutan bagi orang yang tertarik pada Ergonomi. Acara ini dinaungi oleh Perhimpunan Ergonomi Indonesia.
Sedangkan Ergonomi sendiri adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya.
Melihat Semarang lewat Wayang Suket
Menjadi tuan rumah, panitia juga ingin mengenalkan Semarang kepada peserta. Khususnya mereka yang baru pertama kali datang ke Kota Semarang.
Saat kami bertanya pada salah satu panitia, Angela dari jurusan Teknik Industri, 'panitia ingin mengenalkan ciri khas Semarang. Karena Wayang sudah sangat umum di Jawa, pilihannya ada pada Wayang Suket. Sesuatu yang baru. Peserta tidak hanya melihat saja, tapi juga tahu bagaimana cara membuatnya'.
Setelah selesai membuat dan wayangnya jadi, peserta sangat antusia dengan hasil yang mereka buat sendiri. Beberapa peserta segera mengabadikannya lewat ponsel mereka. Dan wayang hasil buatan mereka jadi oleh-oleh yang berkesan saat dibawa pulang
...
Ini adalah postingan kedua kami yang berbicara tentang Wayang Suket. Wayang suket merupakan bentuk tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita perwayangan pada anak-anak di desa-desa Jawa.
Untuk membuatnya, beberapa helai daun rerumputan dijalin lalu dirangkai (dengan melipat) membentuk figur serupa wayang kulit. Karena bahannya, wayang suket biasanya tidak bertahan lama.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Ekosistem kendaraan listrik ( electric vehicle ) di Kota Semarang kembali mendapat dorongan positif. Jika biasanya stasiun pengisian daya kendaraan listrik lebih sering ditemui di kawasan rest area jalan tol maupun pusat perbelanjaan, kini fasilitas tersebut juga mulai merambah area perkantoran perbankan di pusat kota. Akhirnya kami memposting ini di blog. Ini bukan konten promosi atau kerja sama berbayar. Kami benar-benar tidak sengaja melewati Jalan Pemuda, tepatnya depan Bank Jateng yang lagi ngadain acara Gebyar Fest 81 . Atribut promosinya sukses mengalihkan mata kami yang membuat akhirnya kami mampir melihat lebih dekat. Terakhir kami menulis tentang SPKLU di blog pada tahun 2023. Entah kenapa kami sudah jarang menuliskannya lagi, padahal event GIIAS Semarang selalu menghadirkan inovasi tentang pengisian kendaraan listrik di sana. SPKLU kedua di blog dotsemarang ini hadir dari Kantor Cabang Utama Bank Jateng, Jalan Pemuda Semarang . Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik ...
Mengunjungi Queen City Mall Semarang di pertengahan September kemarin memberikan pengalaman tersendiri. Selain karena agenda mengamati kemeriahan Kirab Tiong Jiu Pek Gwee Cap Go di kawasan Pecinan, kami juga menyempatkan diri mampir ke mal yang lokasinya tidak jauh dari area budaya tersebut. Tujuan utama kami sebenarnya ingin melihat dari dekat pameran gadget TECHNOVERSE yang gelatannya sudah sempat kami ulas sebelumnya. Namun, suasana mal hari itu terasa jauh lebih hidup karena hadirnya aktivasi bernuansa dunia sihir: realme x Harry Potter Pop-Up Bus . Menghadiri tiga agenda event sekaligus dalam sehari memang cukup menguras energi. Beruntung, TECHNOVERSE dan Pop-Up Bus realme ini berada di satu titik lokasi yang sama. Momen ini memberikan gambaran menarik tentang bagaimana pengelola mal dan brand teknologi membaca peluang lalu lintas pengunjung di pusat Kota Semarang. Pembacaan Momentum dan Sinergi Acara di Queen City Mall Melihat keberadaan realme x Harry Potter Pop-Up Bus yang had...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Dunia per-Threads-an kembali menghadirkan pemandangan menarik yang sebenarnya bukan hal baru-baru amat dalam kampanye pemasaran digital. Platform media sosial berbasis teks besutan Meta ini mendadak jadi saluran alternatif yang paling menyita perhatian, termasuk bagi penyelenggara pameran otomotif sekelas GIIAS Semarang. Dulu, mengumpulkan content creator atau influencer untuk meliput acara pameran otomotif skala nasional di Semarang butuh energi ekstra. Tim public relations atau penyelenggara acara harus repot mendata nama, memantau tingkat engagement , mengirim surel penawaran satu per satu, hingga bernegosiasi rate card . Namun, itu cerita lama. Memasuki era media sosial serba instan, segalanya berubah drastis. Tengok saja bagaimana penyelenggara GIIAS Semarang memanfaatkannya untuk menjaring pasukan kreator lokal tanpa perlu bersusah payah. Dari Scouting Manual ke Open Call Instan di Threads Beberapa minggu sebelum perhelatan dimulai, akun resmi GIIAS Semarang hadir meramaikan l...
Comments
Post a Comment