Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

[Review Event] Forum Aksi Pendekar Pancasila Semarang


Selain para bloger yang turut hadir dalam acara #PendekarPancasila (Pendidikan Karakter), sejumlah mahasiswa dan kalangan umum pun turut memeriahkan acara yang digelar di gedung Gradhika Kompleks Gubenuran Jawa Tengah, Kamis (25/7).

Kami pikir setelah acara ini, para peserta diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik. Setidaknya postingan media sosial. Ini karena dalam acara diingatkan lagi bagaimana nilai-nilai Pancasila menjadi tumpuan dan harapan bangsa, khususnya generasi muda.
SDM unggul, Indonesia Maju
Acara ini sendiri digagas oleh Kementerian Komunikasi Informatika, Direktorat Informasi dan Komunikasi Publik, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang bekerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP).

Diingatkan kembali



Bagi kami, acara ini mengingatkan kembali bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang besar yang terdiri dari suka, bahasa dan agama. Dan Pancasila menjadi landasan dasarnya.

Buang karakter lembek bila berharap Indonesia ingin menjadi pemimpin di dunia. Dalam mengupayakannya diperlukan pendidikan yang dapat mengubah mindset, mengubah wawasan, karakter dan kehidupan.


Karena karakter dimulai dari pikiran, tindakan, dan kebiasaan, kita diharapkan untuk terus fokus belajar. Belajar sendiri di era sekarang dapat dilakukan setiap saat, personal dan lainnya yang dapat memberikan pengalaman lebih bermakna.

Gotong royong di era modern


Ada dua pemateri yang berbicara tentang semangat gotong royong dalam acara. Dari sisi praktisi, pembicara dari kalangan dosen berbicara mendalam tentang nilai gotong royong yang semangatnya dapat mencerminkan kebersamaan yang dapat melahirkan persatuan.

Sisi yang lebih modern, Cindy Gulla yang didapuk menjadi pembicara turut berbicara gotong royong yang dapat dilakukan di era internet sekarang. Lebih sederhana, mudah tapi berdampak besar. Seperti berperan aktif membangun bangsa dan menebar kebaikan dengan petisi online dan masih lainnya.

Menjadi konten kreator


Salah satu konten acara yang menarik perhatian kami tentu saja materi konten kreator yang dibawakan oleh dua pemateri, yaitu Cindy Gulla (Youtuber), dan Mira Sahid (Bloger). Nama terakhir tidak asing di telinga kami.

Konten kreator sekarang ini lebih nyaman terdengar karena siapa saja yang membuat karya, khususnya dari media sosial maupun saluran lainnya, istilah ini sangat digemari dan dilakukan banyak orang. Terutama generasi milenial.


Cindy memberikan beberapa tipsnya untuk menjadi konten kreator,
  • Be You
  • Be Brave
  • Consistant
  • Positif

Sedangkan Mira Sahid yang lebih dalam menyelami dunia perblogeran tanah air juga kurang lebih sama dengan Cindy memberikan tips-nya.
  • Kenali keahlian/passion-mu
  • Konten yang kuat
  • Kuasai aplikasi pengolah gambar/video
  • Komunikasi dua arah
  • Konsisten dan kontinyu
  • Kolaborasi
Garis besar dari slide yang ditampilkan dan harapannya kepada peserta dari Mira adalah lakukan dari sekarang. Dan semua materi selesai dan diakhiri dengan foto bersama. Ada lomba juga selama acara, tapi kami tidak mengikuti.



Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional