Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Volcano Bakso Misterius, Menu Unik dan Kekinian dari Restoran Bakso Agung
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Diluncurkan bulan Agustus, menu Volcano Bakso Misterius bukan saja menarik dari sisi tampilan, tapi juga membuat kami bersemangat untuk segera mencobanya saat dibawakan ke meja kami. Kamu kalau ke Semarang, coba kuliner ini deh.
Jumat siang (9/8), kami memenuhi undangan untuk tes makanan bareng rekan media dan bloger. Ini adalah kunjungan pertama kali kami ke sini. Kebenaran yang kami datangi restoran yang berada di jalan Wahidin. Ada 4 cabang yang berada di Semarang.
Filosopi gunung merapi
Kami disambut langsung oleh pencetus ide menu Volcano, pak Luby, sekaligus generasi kedua Bakso Agung yang nama usaha kulinernya lebih populer dengan sebutan Bakso Babat Salatiga Agung.
Setelah berbincang-bincang sambil menunggu menu tiba, kami baru menyadari bahwa pengetahuan kuliner kami di Semarang benar-benar masih cetek. Ya, Bakso Agung sudah 20 tahun lebih buka di Semarang.
Yang ditunggu akhirnya tiba. Benar-benar sesuai namanya Volcano yang berarti gunung api. Cara menikmatinya juga tidak sembarangan. Ada panduannya dan bila bingung, kita diberitahu bagaimana melakukannya.
Panduan cara menikmati
Kami diberi panduan cara menikmati yang sebenarnya ada di meja, tapi nggak ngeh meski dibaca. Saos yang berada di sebelah menu Volcano dituangkan dibagian atas. Apakah kamu juga memikirkan bahwa itu semacam semburan magma gunung berapi?
Bentuk gunung yang dibuat tersebut merupakan pangsit dan saos yang dituangkan benar-benar panas sehingga membuat pangsit seperti meleleh.
Isinya yang banyak kejutan
Meski dalam panduan diberikan keterangan bagaimana kerja sama menjadi pengalaman seru untuk membuka pangsit, rekan media yang menuangkan saos malah bisa sendiri. Ya, ternyata bisa sendiri. Mungkin yang lain lebih menyukai mengabadikan lewat kamera.
Setelah dipisahkan dengan pangsit, ada banyak bakso di dalamnya yang terdiri dari 4 isi, Ada rasa keju, wagyu pedas, wagyu gurih, dan mercon.
Nah ini serunya. Semua bakso terlihat sama, selain telur puyuh. Maka bila kamu mendapatkan isi bakso mercon, siap-siap deh harus menahan pedas bila tidak suka rasa pedas.
Menjawab tantangan tren kekinian
Ini adalah restoran Bakso Agung yang ada di jalan Wahidin
Menu baru yang diluncurkan Bakso Agung ini memang lebih menjawab tantangan tren kekinian yang identik dengan sebutan generasi milenial hingga generasi Z.
Sekarang ini tidak bisa sekedar menjual produk saja. Memasukkan unsur pengalaman sangat penting yang biasanya anak muda sekarang akan menceritakannya di media sosial.
Harga Volcano Bakso Misterius
Pesan ini juga satu paket dengan minuman
Saat disebutkan bandrol harga untuk menu Volcano Bakso Misterius adalah 125 ribu rupiah, kami sedikit berkerut. Kami lupa kalau menu ini dihidangkan untuk 4 orang, jadi tenang aja. Mari kita patungan saja.
Bukan sekedar kuliner
Apakah ini satu-satunya di Indonesia? Mungkin itu pikiran kami. Apalagi menikmati bakso Volcano ini tidak pakai kuah, hanya saos yang terdiri dari dua rasa. Ada rasa pedas dan tidak.
Sekarang kamu bisa menambahkan daftar alasan untuk datang ke Kota Semarang selain berwisata. Berburu kuliner seperti mencoba Volcano Bakso Misterius adalah salah satunya.
Ini bukan sekedar kuliner, karena kamu banyak mendapatkan hal-hal seru yang membuatmu semakin banyak memiliki pengalaman seru berkuliner di Semarang.
Dari Java Mall menuju lokasi berada di sebelah kiri
...
Ternyata banyak juga satu porsi menu Volcano ini meski dinikmati 4 orang. Kami benar-benar kenyang dan berharap bisa menikmati menu lainnya yang ada di sini.
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Penyelenggaraan Kirab Budaya dalam rangka Haul KH Sholeh Darat (Mbah Sholeh Darat) tahun 2026 ini memberikan kesan yang berbeda. Ini merupakan kali pertama kami menghadiri acara tersebut, yang secara resmi baru memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Sebuah upaya menarik yang mempertemukan pariwisata dan tradisi di jantung Kampung Melayu. Meskipun rencana awal sempat mencuat akan digelar di Lapangan Garnisun Kalisari, pada pelaksanaannya hari Minggu kemarin (19/4), seluruh kemeriahan justru terpusat di kawasan Kampung Melayu Semarang. Perubahan lokasi ini bagi kami menjadi daya tarik tersendiri; menegaskan bahwa Kampung Melayu bukan sekadar pemukiman padat di utara Semarang, melainkan gerbang sejarah maritim dan intelektual yang kuat. Pilihan Strategis di Antara Lima Kirab Bulan April ini sepertinya menjadi bulan yang padat bagi pecinta kirab di Semarang dengan total lima agenda serupa. Setelah sebelumnya tidak sempat hadir di karnaval Paskah dan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami tid...
Minggu pagi (19/4), saat suasana Kota Semarang masih nampak tenang, langkah kami kembali tertuju pada sebuah ruko di Jalan Kartini. Ada rasa dejavu yang menyeruak saat menatap bangunan yang kini tampil dengan fasad hitam minimalis yang elegan. Bagi yang sering melintas di sini, ruko ini punya sejarah panjang. Dulu, lokasinya ditempati oleh Pitstop Computer . Sayangnya, meski sempat mengundang rekan-rekan Blogger Semarang saat grand opening tahunan lalu, nasib mereka di Jalan Kartini akhirnya kandas. Kabar terbarunya, Pitstop kini memilih "hijrah" ke Java Supermall dan meninggalkan jejak ruko ini untuk penghuni baru. Kini, pertanyaannya adalah: Apakah penghuni baru ini mampu mematahkan "kutukan" lokasi tersebut dan tidak mengulangi nasib yang sama? Mengenal PlayFix dan iFixied Papan namanya terpampang besar dan mencolok. Ada dua nama yang bersanding di sana: iFixied dan PlayFix . Setelah kami telusuri, keduanya memang berada di bawah naungan manajemen yang sama na...
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Ada pemandangan yang menarik perhatian kami pada bulan Februari lalu, tepatnya sebelum memasuki bulan puasa. Saat sedang melintas di Jalan Medoho Raya, sebuah papan informasi tampak berdiri tegak dengan identitas Kecamatan Gayamsari dan Kelurahan Sambirejo, Kota Semarang, yang terlihat cukup mencolok. Namun, bukan sekadar papan nama biasa yang kami temukan. Hal yang paling menarik perhatian adalah kehadiran QR Code di bagian tengah papan, lengkap dengan alamat tautan ( link ) di bawahnya. Sebuah pemandangan yang bagi kami terasa sangat modern untuk ukuran lingkungan setingkat RT di Semarang. Papan informasi ini kami abadikan pada 16 Februari 2026. Lokasinya berada tepat di depan Masjid Al-Ikhlas Sambirejo, persis di dekat gerbang yang mengarah ke Jalan Wisma Prasetya III. Karena rasa penasaran yang besar, kami pun mencoba mengulik isi di balik kode tersebut hari ini. Implementasi Semarang Smart City di Level Mikro Sebagai pihak yang cukup sering mengamati perkembangan sudut-sudut kota...
Comments
Post a Comment