Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Gandeng Doraemon dan Nobita, Seperti Apa Jateng Fair 2018 mengemasnya?


Usai sudah perhelatan acara Jateng Fair 2018 yang berlangsung selama 24 hari ini (17 Agustus - 9 September). Yang menarik dari acara tahunan ini adalah kehadiran Doraemon dan Nobita. Siapa tidak mengenal kedua tokoh kartun ini yang langsung didatangkan dari Jepang?

Dua tokoh dalam bentuk karakter boneka ini dipilih untuk digandeng dengan harapan bahwa ini langkah awal menarik perhatian brand Internasional di masa depan. 

Ini berarti Jateng fair 2019 bakal ada lagi brand Internasional yang didatangkan. Menarik untuk ditunggu gebrakan yang dilakukan pihak Jateng Fair.

Doraemon Show

Untuk memanfaatkan kehadiran Doraemon dan Nobita ini, pihak Jateng Fair mengadakan semacam pertunjukkan yang dinamakan Doraemon Show dengan rentang waktu sore hari dari jam 4 sore hingga jam 8 malam.

Penempatannya sendiri ditaruh di gedung Merapi. Di sana banyak sekali produk-produk yang dihadirkan dengan kemasan Doraemon dan Nobita. Beberapa stan brand lokal, pelayanan, elektronik, hingga kampus berada di gedung ini juga.

Nuansa Doraemon sudah dapat dilihat dari depan sebelum pintu masuk gedung. Kalau datang tidak sesuai jadwal, maka pengunjung tidak akan bertemu Doraemon dan Nobita.

Meski begitu, pernak-pernik khusus yang ditaruh di sana yang dijual, dapat mengobati kekecewaan pengunjung yang memiliki anak-anak atau orang dewasa yang ngefans dengan dua tokoh karakter ini.

Berikut kami rangkum dalam bentuk video berdurasi kurang dari 2 menit dari kanal Youtube kami yang memperlihatkan suasana dan penampilan Doraemon Show.


Target meleset

Sayangnya, saat mengetikkan Jateng Fair 2018 di Google, harapan untuk menarik kunjungan masyarakat yang ditargetkan 500 ribu rupanya meleset. Tahun ini, Jateng Fair 2018 hanya tercatat 200 ribu kunjungan.

Perhatian masyarakat terhadap perhelatan olahraga Internasional, Asian Games 2018, disebut sebagai salah satu dampak kurangnya perhatian. 

Apakah ini berarti kehadiran Doraemon dan Nobita kali ini yang pertama belum sesuai harapan untuk menarik perhatian?

Refensi :
semarang.solopos.com
suaramerdeka.com

..

Kami baru tahu bahwa ada kesenjangan untuk jam kunjungan wisatawan selama penyelenggaraan Jateng Fair. Maka hadirnya Doraemon dan Nobita dapat menghilangkan anggapan tersebut.

Seperti yang dikatakan Direktur PT PRPP Jateng, Titah Listiorini, mengutip semarang.solopos.com (4/7), 

Selama ini ada anggapan bahwa Jateng Fair hanya diisi hiburan untuk orang dewasa, melalui panggung hiburan yang diisi artis-artis ibu kota. Maka itu, kami hadirkan Doraemon Show supaya menarik minat anak-anak atau keluarga untuk datang ke Jateng Fair”. 

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali