Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

☀️ Transisi Energi & Energi Terbarukan di Jawa Tengah: Kenapa Kami Membahasnya Sekarang? (Awal Kisah dari IESR)

Bagi para pembaca blog dotsemarang, Anda mungkin terkejut saat melihat label baru tentang Transisi Energi dan Energi Terbarukan muncul di blog kami. Kami akui, tema ini jauh dari review kuliner, spot menarik Semarang, atau event yang biasa kami ulas.

Namun, ada satu undangan tak terduga yang menjadi titik balik bagi kami untuk mulai serius menggarap isu strategis ini, khususnya dalam konteks Jawa Tengah.

Mengapa Kami Dapat Undangan dari IESR?

Titik awal perubahan fokus ini bermula dari sebuah pesan di DM media sosial kami (X, dulunya Twitter) pada bulan November lalu. Ajakan itu datang dari IESR (Institute for Essential Services Reform).

IESR adalah sebuah think-tank (lembaga pemikir) independen di Indonesia yang fokus utamanya adalah mempercepat transisi energi bersih dan berkelanjutan melalui riset, analisis kebijakan, dan advokasi. Ini adalah kali pertama kami mendapatkan undangan kolaborasi yang secara spesifik membahas isu energi. Tentu, kami menyambut baik kesempatan ini.

Dalam undangan tersebut, IESR memandang pemilik blog atau konten kreator seperti kami memiliki peran penting dalam membentuk pandangan dan optimisme masyarakat. Tujuan utamanya: membangun narasi transisi energi yang tepat dan mempromosikan Jawa Tengah sebagai provinsi energi surya yang potensial.

Pertemuan ini, yang dikemas dalam format Focus Group Discussion (FGD), mempertemukan kami dan beberapa kreator lain dari berbagai platform media sosial dan komunitas.

Titik Balik di Semarang

FGD tersebut diselenggarakan IESR di Rosti Cafe, Semarang, pada tanggal 25 November.

Awalnya kami merasa asing, sebab kami jarang—bahkan tidak pernah—menulis tentang isu energi. Namun, diskusi yang berlangsung justru mampu mengaitkan tema besar energi terbarukan dengan aktivitas sehari-hari yang sering kami ulas di blog, mulai dari penggunaan transportasi publik, bersepeda di kota, hingga tema-tema kuliner lokal.

Inilah momen kami tersadar: Tema Transisi Energi, khususnya energi surya di Semarang dan Jawa Tengah, ternyata punya narasi kuat yang layak diangkat dan dikemas untuk pembaca kami.

Sebagai permulaan, kami menjadikan momen undangan IESR ini sebagai latar belakang mengapa label baru tentang Transisi Energi dan Energi Terbarukan akan hadir di header blog kami ke depan. Kami akan menunggu hasil dari FGD tersebut, dan pengalaman mengulik tema energi terbarukan ini mungkin akan mulai kami sajikan secara intensif, bahkan mungkin berlanjut hingga tahun 2026.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Tur Menelusuri Bangunan Sejarah Kota Lama Lewat Kaca Mata Kartu Pos Jadul

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

✨ Galeri Sido Muncul Hotel Tentrem Jogja: Sebuah Penyesalan yang Terlambat

🎓 Belajaraya 2026 Semarang: Gairah Komunitas di Awal Tahun dan Sinyal Menuju Puncak Hardiknas