Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

[Event] Menengok Pelatihan Bahasa Mandarin di Kota Lama Semarang Untuk Meningkatkan Mutu SDM Pariwisata


Ketika para pemandu di Kota lama Semarang mendapatkan pelatihan Bahasa Mandarin itu artinya mereka sedang mempersiapkan lebih besar lagi tujuan mereka dalam menawarkan jasa kepada wisatawan mancanegara yang berasal dari Tiongkok.

Senin sore (11/2/3019), kami melihat langsung pelatihan yang difasilitasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah. Tidak hanya pemandu Kota Lama yang wajahnya familiar buat kami, beberapa pemandu lain hingga masyarakat sekitar, ikut hadir.

Pelatihan ini dalam rangka peningkaan Mutu Sumber Daya Manusia Pariwisata di Kota Lama dengan bahasa mandarin yang berdurasi 4 hari lamanya.

Kegiatan ini juga rutin dilakukan Disporapar setiap tahun. Dan kebenaran, awal tahun 2019, Kota Semarang yang menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini.

Statistik wisatawan Tiongkok ke Indonesia

Dari data wisatawan yang berkunjung ke Indonesia tahun 2018, yang sudah kami rilis di sini, Tiongkok berada di urutan kedua setelah Malaysia.

Animo besar ini dianggap sebagai sebuah ladang yang harus dapat dimanfaatkan oleh Jawa Tengah, terutama Kota Semarang.

Tentang peningkatan SMD

Saat ikut nimbrung rekan media yang sedang wawancara mas Yuliansyah Ariawan, beliau jadi panitia, acara ini dalam setahun bisa dilakukan 4-6 kali.


Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di rumah Popo yang berada di dekat parkiran Kota Lama atau jalan Branjangan Nomor 10, Semarang.

Pelatihan yang diberikan sendiri masih dasar, masih tahap awal. Kedepannya masih ada lagi dan lagi. Setidaknya saat wisman Tiongkok datang, para pemandu dapat menangkap peluang. Sekedar membaca atau mengerti.

Selain peserta dari Kota Lama, ada dari lawang Sewu, dan HPI (Himpunan Pariwisata Indonesia). Namun kenyataannya, ada stakeholder dan masyarakat ikut dalam pelatihan ini. Total peserta yang ikut ada 25 orang.

Pelatihan sendiri ditekankan pada budaya, dan cara pengejaannya. Aksen yang diajarkan lebih ke Ibu Kotanya, Beijing.

Kota Semarang sendiri termasuk banyak juga dikunjungi wisman dari Tiongkok. Apalagi adanya kawasan Pecinan yang ingin dikunjungi, terutama mencari kuliner.


...

Saat kami nimbrung dalam pelatihan, memang tidak mudah. Terutama aksen yang harus dikeluarkan.  Beberapa cerita budaya juga dimasukkan dan itu menarik. Pelatihan sendiri dilaksanakan selama 4 hari.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🤖 Berkenalan dengan ASUS AI ExpertMeet: Revolusi AI untuk Produktivitas Bisnis

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota