Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Melihat Sembahyang KIAS Tolak Bala/ CI Sak (Ci Sua) di Klenteng Tay Kak Sie


Perjalanan tur kami berhenti di Klenteng Tay Kak Sie yang hari, minggu siang (10/02),  itu orang-orang di sana sedang mengadakan sembahyang tolak bala. Menarik dari sisi kamera untuk diabadikan. Sayangnya, kami tak punya banyak cerita di sini.

Akhir pekan di Semarang, salah satu kegiatan yang kami ikuti adalah waking tour Kota Lama. Bukan hanya di Kota Lama, tapi sampai ke kawasan Pecinan. Kamu bisa juga mengikutinya bila tertarik. Lihat di sini informasinya.

Sembahyang tolak bala

Maafkan kami bila tidak memberi banyak informasi seputar aktivitas yang kamu lihat di halaman ini. Kami sendiri baru tahu aktivitas ini setelah melihat banner yang terpajang. Ya, Klenteng besar TITD Tay Kak Sie mengadakan sembahyang KIAS Tolak Bala hari minggu, 10 Februari 2019.


Sempat mencari beberapa kata yang menyulitkan, seperti TITD. Ini apa ya? Setelah menelusuri, kami mengetahui kepanjangannya, yakni  Tempat Ibadah Tri Dharma.

Lalu, tulisan Ci Sak (Ci Sua) juga baru mendengarnya. Google mengarahkan kami pada situs spocjournal.com yang katanya hampir mirik, yaitu Cisuak. Yang artinya memang tolak bala dan sudah ada sejak jaman lampau.

Bagian tengah banner, ada beragam Shio yang disebutkan di sana dengan berbagai masalah yang dipaparkan. Dan mungkin inilah, sembahyang dilakukan di tahun Babi Kayu.

Itu Fang Sheng namanya


Sebelum masuk ke dalam Klenteng, kami melihat beberapa kandang yang berisi banyak burung. Untuk apa kandang itu ditaruh di sana, tanya kami ke mas Arry, orang yang mengajak kami hari itu.

Itu namanya Fang Sheng, ritual yang dilakukan warga keturunan Tionghoa dan biasanya momen-momen tertentu. Kebenaran bulan Februari, sedang ada tahun baru Imlek.


Tradisi melepas makhluk hidup ini kerap dilakukan. Selain burung, bisa juga penyu, kura-kura, dan ikan. Tradisi Fang Sheng ini dipercaya berpengaruh pada kehidupan dan keberuntungan.

Banyak dewa 

Klenteng Tay Kak Sie yang merupakan salah satu klenteng tertua di Semarang,  didirikan pada tahun 1746 di Jalan Gang Lombok No 62 Pecinan Semarang.


Saat kami masuk, kursi-kursi sudah tersusun rapi di sebelah kanan bangunan. Beberapa orang yang datang, sebelum duduk di sana, melakukan sembahyang ke beberapa dewa. Semacam kulunuwun atau meminta izin sembahyang. 

Jujur, kami benar-benar sangat awam untuk bicara tradisi dan budaya seperti ini. Maka informasi yang kami dapatkan kali ini tentang banyaknya dewa yang ada di dalam Klenteng, seperti Dewa Penyembuh, Dewa Pengobatan dan lainnya, adalah hal menarik buat kami.

Perayaan tradisi Cap Go Meh tahun 2019 berlangsung pada tanggal 19 Februari. Perayaan dalam rangka Imlek 2579 ini, khususnya di Klenteng Tay Kak Sie berlangsung selama 15 hari hingga tradisi Cap Go Meh.

..

Ternyata banyak juga teks-nya. Padahal mau masukkan foto saja. Kami tidak lama di sini, karena melanjutkan perjalanan ke beberapa tempat. Silahkan mampir ke Klenteng Tay Kak Sie, banyak cerita yang bisa diceritakan di blog kalian.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?