Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Cara Promosi Film Chrisye di Semarang : Vino G. Bastian Ngajak Nobar
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Pemeran utama film Chrisye, Vino G. Bastian datang ke Semarang dalam rangka promosi filmnya yang hingga tulisan ini dibuat masih tayang di bioskop Semarang. Bagi kami (Kofindo), Vino sudah berulang kali memasukkan Semarang dalam daftar kunjungannya.
Tentu kami sangat bangga dengan tetap menempatkan Semarang dalam daftar kunjungan tiap kali ada filmnya yang tayang. Bukan karena kami fans Vino garis keras, kami fans biasa kok, dengan datangnya pemeran filmnya, ini menandakan penonton Semarang antusiasnya bagus.
A post shared by Vino G Bastian (@vinogbastian__) on
Nobar bareng bloger dan pak Ganjar
Kali ini memang kami belum beruntung bisa bertemu dengan Vino yang datang ke Semarang hari Sabtu (9/12), dua hari berselang dari tanggal rilis film Chrisye 7 desember 2017.
Sehingga maksud kedatangannya ke Semarang selain dalam rangka promosi, apa yang ingin disampaikan kami tidak bisa mengulas lebih jauh.
Vino bersama tim Chrisye yang datang ke Semarang terlihat nonton bareng bersama teman-teman bloger Semarang dan Gubernur Jawa Tengah, pak Ganjar.
Melihat keseruan teman-teman bloger nonton bareng, tentu harapannya dapat banyak ulasan menarik setelah mereka pulang. Yang paling menarik adalah pak Ganjar yang datang menonton film Chrisye. Seru pastinya di sana.
A post shared by Dani Ristyawati (@daniristyawati) on
Strategi promosi
Bagi kami ini adalah sebuah strategi promosi yang sudah biasa dilakukan film-film yang beberapa tahun terakhir kami ikuti. Terakhir kami mengikuti nobar dengan pemain film di Semarang adalah saat nobar film Petak Umpet Minako.
Kami harap tahun 2018, Vino masih memasukkan Semarang dalam daftar promosi filmnya dengan cara nobar seperti ini.
Dan harapannya juga, banyak pemilik film lainnya mau membawa pemeran filmnya mau datang ke Semarang. Penonton di sini tentu akan menyambut dengan antusias tinggi (harusnya).
..
Kami sangat menyukai strategi promosi film seperti yang dilakukan Vino dan tim Chrisye. Memang budgetnya tidak sedikit untuk menjangkau beberapa kota, tapi setidaknya Semarang tidak dilewati kali ini.
Terbaru, ada para pemain Ayat-ayat Cinta 2 yang melakukan kampanye promosi di bioskop Semarang sebelum tanggal filmnya rilis yang dijadwalkan 21 desember. Seperti apa, tunggu saja ulasan kami.
*Kami sudah menonton film Chrisye, reviewnya bisa dilihat di sini atau di bawah ini.
Selama ini, kami hanya bisa memantau progres 23 Semarang Shopping Center dari balik pagar proyek POJ City. Banyak yang bertanya-tanya, apakah mal ini bakal sesuai dengan maketnya yang megah itu? Keberuntungan berpihak pada kami di akhir Januari kemarin. Saat ada gelaran komunitas otomotif di sana, kami berkesempatan masuk dan melihat langsung kondisi interior lantai bawah. Meskipun area Urban Forest di lantai 2 masih tertutup, aura mal kelas atas sudah terasa sangat kuat. Kami mengabadikan beberapa sudut menarik, mulai dari detail plafon yang futuristik, void yang megah, hingga pintu-pintu tenant besar yang ternyata sudah mulai dipasang labelnya. Penasaran bagaimana jeroan mal yang bakal opening Mei 2026 ini? Dokumentasi lengkap dan eksklusif ini sudah kami unggah di halaman Trakteer . Hitung-hitung sebagai apresiasi buat kami yang sudah nekat bersepeda dari Gajah Raya ke Marina demi liputan ini. Cek foto-fotonya di sini 📷 ( 10 foto ) Sampai jumpa di sana! Artikel terkait : 🏃♂️...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
Tentu senang sekali ketika kembali menerima undangan dari Hotel Horison Nindya Semarang untuk prosesi launching menu baru buka puasa tahun 2026. Buat yang masih bingung cari tempat bukber di area Semarang Timur, sepertinya tulisan ini datang di waktu yang tepat. Jalan Majapahit sore itu seperti biasa: padat dan dinamis. Namun, ada yang berbeda dengan cara kami menikmatinya kali ini. Bukan dari balik kaca mobil atau helm motor, melainkan dari atas sadel sepeda. Ya, kami memutuskan untuk gowes dari rumah menuju Hotel Horison Nindya Semarang demi memenuhi undangan pada hari Jumat, 13 Februari 2026 kemarin. Ini adalah tahun kedua kami diundang secara resmi, meski jika ditotal, ini adalah kali ketiga kami menginjakkan kaki di sini untuk urusan kuliner Ramadan. Ada semacam ikatan emosional (dan keringat yang bercucuran) saat akhirnya sampai di lobi hotel. Pasar Ambyar yang Bikin Penasaran Tahun ini, Horison Nindya mengusung tema yang cukup unik: Pasar Ambyar Nusantara . Begitu masuk ke Sant...
Ramadan kembali menyapa. Jika tahun lalu kita mengawali puasa secara serentak, tahun ini sepertinya ada sedikit perbedaan dalam penetapan tanggalnya. Namun, bagi kami yang mengikuti anjuran pemerintah, ibadah puasa 1 Ramadan 1447 H akan dimulai pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Ramadan yang Lebih Awal Ada yang unik di tahun 2026 ini. Jika tahun 2025 lalu puasa baru dimulai pada awal Maret, kali ini jadwalnya maju ke pertengahan Februari. Pergeseran waktu ini membawa atmosfer yang berbeda bagi warga Kota Semarang, terutama dalam mempersiapkan tradisi turun-temurun seperti Dugderan yang selalu menjadi ikon kebanggaan kita. Momen ini terasa makin istimewa karena kalender lunar dan hijriah jatuh dalam waktu yang berdekatan. Kota Semarang seolah mengajak warganya merayakan dua tradisi besar dalam satu tarikan napas, memperkuat nuansa toleransi dan keberagaman yang selama ini memang sudah menjadi jati diri kota ini. Panduan Waktu Imsakiyah Semarang 2026 Untuk memudahkan kawan-k...
Ada pembaruan menarik yang diumumkan Pexels pada Januari 2026 kemarin mengenai perluasan opsi donasi di halaman profil kreator. Jika dulu kotak donasi hanya identik dengan PayPal, kini platform penyedia stok foto global ini mulai membuka diri dengan opsi lokal seperti Saweria . Sejak mulai aktif membagikan konten pada tahun 2023, kotak donasi yang kami sematkan di halaman Pexels dotsemarang jujur saja hanya berfungsi sebagai hiasan belaka. Kami memaklumi jika banyak yang abai, mengingat mayoritas orang yang mampir ke Pexels memang tujuannya satu: berburu konten gratisan. Semangat berbagi kami di Pexels sebenarnya bukan untuk mengejar pundi-pundi uang, namun tentu saja, sedikit apresiasi—meski itu hanya senilai 10 ribu rupiah—akan terasa sangat berharga bagi semangat keberlanjutan konten kami. Bukan Cuma Orang Indonesia yang Suka Gratisan Sebagai sesama penyuka gratisan, kami tentu memahami pola pikir tersebut. Namun menariknya, fenomena ini membuktikan bahwa bukan cuma netizen +62 yan...
Comments
Post a Comment