Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Cara Promosi Film Chrisye di Semarang : Vino G. Bastian Ngajak Nobar
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Pemeran utama film Chrisye, Vino G. Bastian datang ke Semarang dalam rangka promosi filmnya yang hingga tulisan ini dibuat masih tayang di bioskop Semarang. Bagi kami (Kofindo), Vino sudah berulang kali memasukkan Semarang dalam daftar kunjungannya.
Tentu kami sangat bangga dengan tetap menempatkan Semarang dalam daftar kunjungan tiap kali ada filmnya yang tayang. Bukan karena kami fans Vino garis keras, kami fans biasa kok, dengan datangnya pemeran filmnya, ini menandakan penonton Semarang antusiasnya bagus.
A post shared by Vino G Bastian (@vinogbastian__) on
Nobar bareng bloger dan pak Ganjar
Kali ini memang kami belum beruntung bisa bertemu dengan Vino yang datang ke Semarang hari Sabtu (9/12), dua hari berselang dari tanggal rilis film Chrisye 7 desember 2017.
Sehingga maksud kedatangannya ke Semarang selain dalam rangka promosi, apa yang ingin disampaikan kami tidak bisa mengulas lebih jauh.
Vino bersama tim Chrisye yang datang ke Semarang terlihat nonton bareng bersama teman-teman bloger Semarang dan Gubernur Jawa Tengah, pak Ganjar.
Melihat keseruan teman-teman bloger nonton bareng, tentu harapannya dapat banyak ulasan menarik setelah mereka pulang. Yang paling menarik adalah pak Ganjar yang datang menonton film Chrisye. Seru pastinya di sana.
A post shared by Dani Ristyawati (@daniristyawati) on
Strategi promosi
Bagi kami ini adalah sebuah strategi promosi yang sudah biasa dilakukan film-film yang beberapa tahun terakhir kami ikuti. Terakhir kami mengikuti nobar dengan pemain film di Semarang adalah saat nobar film Petak Umpet Minako.
Kami harap tahun 2018, Vino masih memasukkan Semarang dalam daftar promosi filmnya dengan cara nobar seperti ini.
Dan harapannya juga, banyak pemilik film lainnya mau membawa pemeran filmnya mau datang ke Semarang. Penonton di sini tentu akan menyambut dengan antusias tinggi (harusnya).
..
Kami sangat menyukai strategi promosi film seperti yang dilakukan Vino dan tim Chrisye. Memang budgetnya tidak sedikit untuk menjangkau beberapa kota, tapi setidaknya Semarang tidak dilewati kali ini.
Terbaru, ada para pemain Ayat-ayat Cinta 2 yang melakukan kampanye promosi di bioskop Semarang sebelum tanggal filmnya rilis yang dijadwalkan 21 desember. Seperti apa, tunggu saja ulasan kami.
*Kami sudah menonton film Chrisye, reviewnya bisa dilihat di sini atau di bawah ini.
Di tengah era banjir informasi seperti sekarang, kampanye melawan hoaks murni mungkin sudah sering kita dengar . Namun, belakangan muncul bentuk penyesatan informasi yang jauh lebih halus dan berbahaya: misleading content (konten menyesatkan). Jika hoaks murni umumnya berisi 100% berita bohong atau fabrikasi tanpa dasar, misleading content justru berdiri di area abu-abu . Ia hadir dengan formula 50% fakta asli + 50% manipulasi framing . Karena membawa potongan fakta atau kenyataan di awalnya, pagar kewaspadaan publik lebih mudah jebol dan menganggap narasi tersebut sebagai kebenaran utuh. Mengapa Misleading Content Sangat Efektif Menjebak? Ada alasan mengapa konten menyesatkan menyebar sangat cepat di media sosial . Penyebarannya memanfaatkan tiga kombinasi utama: Algoritma Platform + Reaksi Emosional + Kecenderungan Psikologis 1. Algoritma Pengincar Engagement : Platform media sosial dirancang untuk memprioritaskan konten yang memicu interaksi tinggi tanpa mempedulikan akurasi rea...
Sebelum meninggalkan Agustus, kami ingin membawa sebuah tren menarik yang sempat meramaikan linimasa warga lokal pertengahan bulan kemarin. Koridor Jalan Madukoro mendadak riuh di media sosial, khususnya Threads, gara-gara deretan foto dan video bunga Tabebuya yang sedang mekar sempurna. Kelopak warna merah muda dan keunguan yang bermekaran lebat sukses menyedot perhatian netizen. Narasi yang beredar pun seragam dan cukup puitis: "Semarang rasa Jepang." Pemandangan ini seolah menjadi penyejuk visual di tengah identitas kota yang biasanya akrab dengan cuaca panas. Namun, jika dicermati lebih dalam, fenomena ini bukan sekadar urusan pohon berbunga di pinggir jalan. Ada cerita menarik tentang bagaimana persepsi publik, pilihan warna, dan algoritma media sosial saling berkelindan menciptakan tren di ruang publik. Kuning yang Warm-Up, Pink-Ungu yang Viral Sejatinya, atraksi bunga mekar ini sudah dimulai sejak bulan Juli lalu di sepanjang Jalan Barito. Kala itu, Tabebuya juga be...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Kami baru sadar jika Minggu pagi ini (16/8) tidak ada Car Free Day. Terakhir kali mencatat kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima libur adalah saat memasuki bulan Ramadan di bulan Februari lalu. Ada apa kira-kira di Simpang Lima? Oalah, kami baru ngeh kalau Senin besoknya ada peringatan 17-an yang akan diadakan di seluruh negeri. Lapangan Pancasila di Simpang Lima rupanya akan digunakan untuk upacara besar. Tidak heran, Minggu pagi ini tidak ada pembatas jalan seperti minggu-minggu pagi sebelumnya. Pemandangan Kontras di Lapangan Pancasila Meski tidak ada pembatas jalan resmi maupun penjagaan ketat petugas di titik-titik masuk Simpang Lima, sebagian warga Semarang terlihat tetap santai memadati kawasan pusat kota ini. Suasana Minggu pagi warga yang biasa gowes , jalan santai, atau sekadar cari angin segar seolah tak surut begitu saja. Hanya saja, pemandangan di Lapangan Pancasila kali ini tampak beda total. Di tengah lalu-lalang warga, deretan aparat TNI dan Kepolisian sudah bersiap m...
Kami tidak menyangka bisa masuk ke dalam tempatnya juga setelah bulan April lalu hanya bisa mendokumentasikan bagian luarnya lewat tulisan di blog. Seperti apa pengalaman kami di PlayFix dan iFixied Semarang ini? Rasa penasaran tersebut akhirnya terjawab saat berkunjung langsung ke dalam untuk memperbaiki perangkat seperti tablet Samsung dan iPhone 5S di bulan Juli kemarin. Pengalaman langsung ini memberikan gambaran utuh mengenai kualitas layanan yang ditawarkan. Suasana Ruang Tunggu dan Alur Layanan Begitu melangkah melewati pintu kaca, interior yang disuguhkan jauh dari kesan sumpek seperti tempat servis konvensional. Ruangan didominasi warna hitam dan putih minimalis dengan hiasan dinding bertema sirkuit elektronik. Sistem antrean menggunakan nomor tiket fisik yang terintegrasi dengan layar monitor informasi, didukung kursi tunggu panjang yang empuk. Suasana tersebut terasa mirip dengan ruang tunggu diler mobil resmi atau perusahaan operator telekomunikasi. Catatan Kejujuran Serv...
Comments
Post a Comment