Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Ayat-ayat Cinta 2
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Ayat-ayat Cinta 2 rilis di seluruh bioskop tanah air pada tanggal 21 Desember 2017. Prediksi kami di Semarang sendiri akan banyak bioskop memutar film ini, mengingat Ibukota Jawa Tengah ini menjadi salah satu kota diantara kota-kota besar lainnya yang mereka datangi untuk roadshow.
Ternyata dugaan kami sedikit meleset. Film Ayat-ayat Cinta 2 yang rilis di Semarang ternyata tidak tayang di 2 bioskop, Eplaza dan XXI Transmart. Sisanya tayang di Citra, DP Mall, Paragon hingga Cinemaxx Java Mall.
Apakah film Ayat-ayat cinta 2 bagus?
Bila kamu mengikuti kami, khususnya Kofindo yang konsen menarik calon penonton datang ke bioskop, maka jawaban kami untuk film dengan durasi 2 jam-an ini sudah bagus. Kami bukan kritikus film, pengetahuan kami masih di bawah standar. Jadi sajian review ini hanyalah dari sisi penonton saja.
Film produksi MD Pictures ini benar-benar mengemas dengan sangat baik, apalagi lokasi tempat yang dimasukkan sebagian besar luar negeri. Memang awal-awal disuguhi sebuah peperangan, kemudian selanjutnya beralih ke sisi yang banyak memperlihatkan Fedi Nuril yang sekarang telah menjadi dosen.
Level Fahri yang semakin tinggi dan juga semakin dicintai banyak wanita
Menghabiskan waktu menonton selama 2 jam, kami kira sangat melelahkan. Ternyata tidak. Penonton diajak lebih melihat sisi sifat baik Fahri, baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekitar.
Bahkan saat ibadah pun, kami dibuat terkesima bagaimana Fahri bersikap. Kami sempat berpikir, bila semua wanita berharap calon suami mirip Fahri, maka kami semakin tersisih saja sebagai pria.
Bukan saja pemikirannya yang besar dan sisi kebaikan yang sangat religius, tapi bagaimana ia dapat menghadapi berbagai watak yang dihadirkan untuk dapat diatasi. Bonusnya, Fahri adalah pria ganteng dan tenang. Wanita tentu berharap memiliki calon seperti dia.
Kejutan yang tak terduga
Ada 2 wanita cantik yang menambah kesan film ini semakin menarik, yaitu Tajtana Saphira yang berperan sebagai Hulya dan Chelsea Islan berperan sebagai Keira. Keduanya memiliki kepribadian berlawanan.
Ini baru 2, belum lagi yang ada di kampus dan tetangga yang berprofesi sebagai pengacara. Sepertinya aktris dari Malaysia, namanya Nur Fazura kalau nggak salah.
Saat kami terbawa suasana gelak tawa yang dihadirkan Pandji Pragiwaksono yang berperan sebagai Hulusi, asisten rumah tangga berdarah Turki dan Arie Untung yang datang dari Indonesia, lalu ikut tinggal bareng Fahri, ada Timo Scheunemann sebagai Philip. Yang kami tahu, beliau ini pelatih.
Satu lagi yang membuat kami terkejut adalah hadirnya Bront Palarae yang sebelumnya bermain di film Pengabdi Setan, ia kembali bermain dan berperan sebagai anak dari bunda Dewi Irawan.
Mirip dengan yang pertama
Namanya juga masih lanjutan, maka apa yang kami bayangkan tentu saja sama. Pertanyaannya adalah di manakah Aisha? Dalam daftar pemain Ayat-ayat Cinta 2 ada nama Dewi Sandra yang dimasukkan, bukan Rianti Cartwright yang film pertamanya, ia memerankan Aisha. Jawabannya sudah jelas, ia digantikan.
Saat Fahri merasa bahwa Aisha harus diikhlaskan untuk dilupakan, sosok Aisha yang selama ini berada di sisi Fahri akhirnya keluar tanpa diduga. Padahal, Fahri sudah menikah dengan wanita lain yang akhirnya melahirkan anak pertamanya.
Kejadian ceritanya mengingatkan kami di film pertama, garis besarnya. Di sini, baru sisi suka cita yang selalu menyelimuti film selama waktu berjalan berubah drastis.
Lebih banyak tawa
Buat yang ngefans film Ayat-ayat Cinta sebelumnya, kelanjutan cerita keduanya ini bisa memberi sesuatu yang menarik dan berbeda. Kami beruntung bisa menonton di tengah penonton yang tengah menyaksikan film ini. Banyak sisi tawa yang mampu dihadirkan dari cerita, yang kami pikir itu bukan cerita komedi.
Banyak kejadian yang tak terduga yang mampu membawa sisi tawa. Ya, sutradara sepertinya berhasil membawa kami ke dalam dengan baik.
Sisipan dakwah diantara realita
Benturan-benturan keyakinan di luar negeri banyak disorot di sini. Entah apakah ini kami anggap film religi atau bukan, namun sisipan dakwah yang disajikan sangat menarik.
Ada bagian cerita di mana akhirnya Fahri harus berada di situasi berdebat soal Timur Tengah yang sedang memanas. Saat berpikir bahwa Fahri akan memenangkan ceritanya, bunda Dewi Irawan hadir ditengah-tengah peserta yang hadir di acara debat tersebut. Sisi ini, benar-benar melow.
Akhir yang bahagia
Tentu saja ini harapan kami dan semua penonton. Fahri yang punya banyak kebaikan dan menolong banyak orang, sudah harus bisa memetik apa yang selama ini ia lakukan. Dan bagaimana sisi bahagia ini diceritakan, masih soal kejutan dan sebaiknya cari tahu sendiri di dalam bioskop.
Trailer film Ayat-ayat Cinta 2
...
Film Ayat-ayat cinta membawa alur maju dan sesekali mundur, tapi tak sampai ke bagian cerita yang ada di film sebelumnya yang pertama.
Fahri kali ini bukan saja dihadapkan dengan pilihan wanita yang disukai, bukan satu namun ada beberapa wanita yang mendekati. Yang menarik, peran Chelsea Islan yang ternyata bertolak belakang dengan wajah cantiknya yang biasa digambarkan pemeran baik setiap film.
Aisha yang perannya ditenggelamkan dari sekian cerita yang terus berjalan, rupanya memiliki rasa cemburu yang meski kecil, namun cukup membuat kami tahu bahwa ia masih sangat menyayangi Fahri.
Keikhlasan pada akhirnya membuka jalan terbaik bagi mereka yang melakukan dan menerimanya.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Ekosistem kendaraan listrik ( electric vehicle ) di Kota Semarang kembali mendapat dorongan positif. Jika biasanya stasiun pengisian daya kendaraan listrik lebih sering ditemui di kawasan rest area jalan tol maupun pusat perbelanjaan, kini fasilitas tersebut juga mulai merambah area perkantoran perbankan di pusat kota. Akhirnya kami memposting ini di blog. Ini bukan konten promosi atau kerja sama berbayar. Kami benar-benar tidak sengaja melewati Jalan Pemuda, tepatnya depan Bank Jateng yang lagi ngadain acara Gebyar Fest 81 . Atribut promosinya sukses mengalihkan mata kami yang membuat akhirnya kami mampir melihat lebih dekat. Terakhir kami menulis tentang SPKLU di blog pada tahun 2023. Entah kenapa kami sudah jarang menuliskannya lagi, padahal event GIIAS Semarang selalu menghadirkan inovasi tentang pengisian kendaraan listrik di sana. SPKLU kedua di blog dotsemarang ini hadir dari Kantor Cabang Utama Bank Jateng, Jalan Pemuda Semarang . Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik ...
Mengunjungi Queen City Mall Semarang di pertengahan September kemarin memberikan pengalaman tersendiri. Selain karena agenda mengamati kemeriahan Kirab Tiong Jiu Pek Gwee Cap Go di kawasan Pecinan, kami juga menyempatkan diri mampir ke mal yang lokasinya tidak jauh dari area budaya tersebut. Tujuan utama kami sebenarnya ingin melihat dari dekat pameran gadget TECHNOVERSE yang gelatannya sudah sempat kami ulas sebelumnya. Namun, suasana mal hari itu terasa jauh lebih hidup karena hadirnya aktivasi bernuansa dunia sihir: realme x Harry Potter Pop-Up Bus . Menghadiri tiga agenda event sekaligus dalam sehari memang cukup menguras energi. Beruntung, TECHNOVERSE dan Pop-Up Bus realme ini berada di satu titik lokasi yang sama. Momen ini memberikan gambaran menarik tentang bagaimana pengelola mal dan brand teknologi membaca peluang lalu lintas pengunjung di pusat Kota Semarang. Pembacaan Momentum dan Sinergi Acara di Queen City Mall Melihat keberadaan realme x Harry Potter Pop-Up Bus yang had...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Dunia per-Threads-an kembali menghadirkan pemandangan menarik yang sebenarnya bukan hal baru-baru amat dalam kampanye pemasaran digital. Platform media sosial berbasis teks besutan Meta ini mendadak jadi saluran alternatif yang paling menyita perhatian, termasuk bagi penyelenggara pameran otomotif sekelas GIIAS Semarang. Dulu, mengumpulkan content creator atau influencer untuk meliput acara pameran otomotif skala nasional di Semarang butuh energi ekstra. Tim public relations atau penyelenggara acara harus repot mendata nama, memantau tingkat engagement , mengirim surel penawaran satu per satu, hingga bernegosiasi rate card . Namun, itu cerita lama. Memasuki era media sosial serba instan, segalanya berubah drastis. Tengok saja bagaimana penyelenggara GIIAS Semarang memanfaatkannya untuk menjaring pasukan kreator lokal tanpa perlu bersusah payah. Dari Scouting Manual ke Open Call Instan di Threads Beberapa minggu sebelum perhelatan dimulai, akun resmi GIIAS Semarang hadir meramaikan l...
Comments
Post a Comment