Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Ayat-ayat Cinta 2
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Ayat-ayat Cinta 2 rilis di seluruh bioskop tanah air pada tanggal 21 Desember 2017. Prediksi kami di Semarang sendiri akan banyak bioskop memutar film ini, mengingat Ibukota Jawa Tengah ini menjadi salah satu kota diantara kota-kota besar lainnya yang mereka datangi untuk roadshow.
Ternyata dugaan kami sedikit meleset. Film Ayat-ayat Cinta 2 yang rilis di Semarang ternyata tidak tayang di 2 bioskop, Eplaza dan XXI Transmart. Sisanya tayang di Citra, DP Mall, Paragon hingga Cinemaxx Java Mall.
Apakah film Ayat-ayat cinta 2 bagus?
Bila kamu mengikuti kami, khususnya Kofindo yang konsen menarik calon penonton datang ke bioskop, maka jawaban kami untuk film dengan durasi 2 jam-an ini sudah bagus. Kami bukan kritikus film, pengetahuan kami masih di bawah standar. Jadi sajian review ini hanyalah dari sisi penonton saja.
Film produksi MD Pictures ini benar-benar mengemas dengan sangat baik, apalagi lokasi tempat yang dimasukkan sebagian besar luar negeri. Memang awal-awal disuguhi sebuah peperangan, kemudian selanjutnya beralih ke sisi yang banyak memperlihatkan Fedi Nuril yang sekarang telah menjadi dosen.
Level Fahri yang semakin tinggi dan juga semakin dicintai banyak wanita
Menghabiskan waktu menonton selama 2 jam, kami kira sangat melelahkan. Ternyata tidak. Penonton diajak lebih melihat sisi sifat baik Fahri, baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekitar.
Bahkan saat ibadah pun, kami dibuat terkesima bagaimana Fahri bersikap. Kami sempat berpikir, bila semua wanita berharap calon suami mirip Fahri, maka kami semakin tersisih saja sebagai pria.
Bukan saja pemikirannya yang besar dan sisi kebaikan yang sangat religius, tapi bagaimana ia dapat menghadapi berbagai watak yang dihadirkan untuk dapat diatasi. Bonusnya, Fahri adalah pria ganteng dan tenang. Wanita tentu berharap memiliki calon seperti dia.
Kejutan yang tak terduga
Ada 2 wanita cantik yang menambah kesan film ini semakin menarik, yaitu Tajtana Saphira yang berperan sebagai Hulya dan Chelsea Islan berperan sebagai Keira. Keduanya memiliki kepribadian berlawanan.
Ini baru 2, belum lagi yang ada di kampus dan tetangga yang berprofesi sebagai pengacara. Sepertinya aktris dari Malaysia, namanya Nur Fazura kalau nggak salah.
Saat kami terbawa suasana gelak tawa yang dihadirkan Pandji Pragiwaksono yang berperan sebagai Hulusi, asisten rumah tangga berdarah Turki dan Arie Untung yang datang dari Indonesia, lalu ikut tinggal bareng Fahri, ada Timo Scheunemann sebagai Philip. Yang kami tahu, beliau ini pelatih.
Satu lagi yang membuat kami terkejut adalah hadirnya Bront Palarae yang sebelumnya bermain di film Pengabdi Setan, ia kembali bermain dan berperan sebagai anak dari bunda Dewi Irawan.
Mirip dengan yang pertama
Namanya juga masih lanjutan, maka apa yang kami bayangkan tentu saja sama. Pertanyaannya adalah di manakah Aisha? Dalam daftar pemain Ayat-ayat Cinta 2 ada nama Dewi Sandra yang dimasukkan, bukan Rianti Cartwright yang film pertamanya, ia memerankan Aisha. Jawabannya sudah jelas, ia digantikan.
Saat Fahri merasa bahwa Aisha harus diikhlaskan untuk dilupakan, sosok Aisha yang selama ini berada di sisi Fahri akhirnya keluar tanpa diduga. Padahal, Fahri sudah menikah dengan wanita lain yang akhirnya melahirkan anak pertamanya.
Kejadian ceritanya mengingatkan kami di film pertama, garis besarnya. Di sini, baru sisi suka cita yang selalu menyelimuti film selama waktu berjalan berubah drastis.
Lebih banyak tawa
Buat yang ngefans film Ayat-ayat Cinta sebelumnya, kelanjutan cerita keduanya ini bisa memberi sesuatu yang menarik dan berbeda. Kami beruntung bisa menonton di tengah penonton yang tengah menyaksikan film ini. Banyak sisi tawa yang mampu dihadirkan dari cerita, yang kami pikir itu bukan cerita komedi.
Banyak kejadian yang tak terduga yang mampu membawa sisi tawa. Ya, sutradara sepertinya berhasil membawa kami ke dalam dengan baik.
Sisipan dakwah diantara realita
Benturan-benturan keyakinan di luar negeri banyak disorot di sini. Entah apakah ini kami anggap film religi atau bukan, namun sisipan dakwah yang disajikan sangat menarik.
Ada bagian cerita di mana akhirnya Fahri harus berada di situasi berdebat soal Timur Tengah yang sedang memanas. Saat berpikir bahwa Fahri akan memenangkan ceritanya, bunda Dewi Irawan hadir ditengah-tengah peserta yang hadir di acara debat tersebut. Sisi ini, benar-benar melow.
Akhir yang bahagia
Tentu saja ini harapan kami dan semua penonton. Fahri yang punya banyak kebaikan dan menolong banyak orang, sudah harus bisa memetik apa yang selama ini ia lakukan. Dan bagaimana sisi bahagia ini diceritakan, masih soal kejutan dan sebaiknya cari tahu sendiri di dalam bioskop.
Trailer film Ayat-ayat Cinta 2
...
Film Ayat-ayat cinta membawa alur maju dan sesekali mundur, tapi tak sampai ke bagian cerita yang ada di film sebelumnya yang pertama.
Fahri kali ini bukan saja dihadapkan dengan pilihan wanita yang disukai, bukan satu namun ada beberapa wanita yang mendekati. Yang menarik, peran Chelsea Islan yang ternyata bertolak belakang dengan wajah cantiknya yang biasa digambarkan pemeran baik setiap film.
Aisha yang perannya ditenggelamkan dari sekian cerita yang terus berjalan, rupanya memiliki rasa cemburu yang meski kecil, namun cukup membuat kami tahu bahwa ia masih sangat menyayangi Fahri.
Keikhlasan pada akhirnya membuka jalan terbaik bagi mereka yang melakukan dan menerimanya.
Menyambut bulan suci Ramadan tahun 2016, kota Semarang identik dengan acara 'dugderan'. Acara ini menurut saya dibagi dalam 3 bentuk event seperti pasar dugderan, karnaval budaya dan karnaval anak-anak - remaja. Lalu, bagaimana dengan timeline? Yang dibahas di halaman ini adalah 'karnaval budaya Dugderan' yang berlangsung di Balaikota. Kemudian karnaval ini berjalan menuju Masjid Agung Semarang dan berhenti di Masjid Agung Jawa Tengah. Memantau hashtag #Dugderan2016 Acara karnaval budaya dugderan berlangsung pada tanggal 4 Juni 2016 di Balaikota mulai siang hari. Tahun ini, saya memutuskan tidak mengikuti acara seperti tahun-tahun sebelumnya dengan datang secara langsung. Saya mengikuti perkembangan acara lewat timeline dengan hashtag. Salah satu akun yang menginfokan perkembangan acara di sana adalah akun @VisitJawaTengah seperti berikut ini. Semangat Siang. Yuk, bersiap dengan kemeriahan #Dugderan2016 ? Nantikan #LiveTweet nya dari Balaikota S...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Kehadiran Parjo (Pancong & Burjo) yang berkolaborasi dengan Padangju di Jalan Jolotundo sejak akhir Juni kemarin jelas bukan sekadar menambah daftar tempat nongkrong baru. Bagi kami yang gemar mengamati dinamika urban dan bisnis kuliner lokal di Kota Semarang, ekspansi brand besar dari Semarang Atas ini menjadi pemantik peta persaingan baru yang semakin sengit di kawasan sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Jolotundo beberapa tahun terakhir memang sedang seksi-seksinya bersolek menjadi hub kuliner baru. Sebelum Parjo datang membawa hiruk-pikuk meja biliar dan operasional 24 jamnya, koridor jalan ini sudah lebih dulu dihidupkan oleh beberapa kedai kopi lokal. Dua di antaranya yang cukup mencolok dan sempat kami ulas adalah Kopi Maju 57 dan Bale Kompi —kedai kopi baru yang baru saja kami tulis pada bulan Mei 2025 lalu. Pertanyaannya, bagaimana kehadiran raksasa baru dari Tembalang ini memengaruhi ekosistem tempat ngopi yang sudah mapan di sekitarnya? Guncangan Efek FOMO Jangk...
Smartphone merek asal Tiongkok ini sebenarnya tidak pernah masuk dalam rencana kami saat berniat memiliki ponsel 5G pertama. Namun karena satu dan lain hal, kami akhirnya tergoda untuk melakukan sedikit "perjudian." Apa yang sebenarnya membuat kami mendadak tertarik dengan itel P55 5G ini? Cerita bermula saat keberuntungan kami mendadak luntur di pertengahan tahun. Smartphone utama yang kami gunakan sehari-hari performa baterainya drop total. Bahkan, saking parahnya, bagian layarnya sampai terangkat (melendung). Padahal semenjak mempensiunkan ASUS Zenfone 5, kami sangat mengandalkan perangkat ini—yang kebetulan didapat dari kebaikan rekan-rekan komunitas bola kami (istilahnya, kami dipinjamkan perangkat untuk operasional). Karena perangkat yang kami gunakan, termasuk tablet, bukanlah barang baru, masalah umur memang tidak bisa bohong. Sadar bahwa menunggu perangkat ini benar-benar mati total akan memicu masalah besar bagi produktivitas blog, kami memutuskan untuk mempercepat ...
Bagi sebagian besar orang, laptop tipis dan ringan sering kali diidentikkan dengan barang ringkih yang harus diperlakukan super hati-hati. Tapi, pemandangan berbeda justru tersaji di acara ASUS Media Gathering Semarang kemarin. Pihak ASUS Indonesia langsung mematahkan stigma tersebut lewat sebuah eksperimen ekstrem yang sukses membuat para blogger dan jurnalis di ruangan menahan napas. Targetnya adalah ASUS ExpertBook Ultra , sebuah laptop bisnis premium yang tebalnya cuma sekitar 1 sentimeter dengan bobot di bawah 1 kilogram. Di atas meja, laptop dalam kondisi tertutup ini mulai ditumpuk lempengan besi barbel. Tidak main-main, angkanya merangkak naik dari 10 kg, 30 kg, 50 kg, hingga menyentuh angka 100 kilogram! Ruangan sempat riuh, bahkan ada celetukan miris karena khawatir bodi laptopnya akan langsung melengkung atau layarnya retak menjadi serpihan. Namun, momen magis terjadi saat barbel diturunkan satu per satu dan laptop perlahan dibuka. Clack! Layar laptop langsung menyala nor...
Comments
Post a Comment