Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Ayat-ayat Cinta 2
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Film Ayat-ayat Cinta 2 rilis di seluruh bioskop tanah air pada tanggal 21 Desember 2017. Prediksi kami di Semarang sendiri akan banyak bioskop memutar film ini, mengingat Ibukota Jawa Tengah ini menjadi salah satu kota diantara kota-kota besar lainnya yang mereka datangi untuk roadshow.
Ternyata dugaan kami sedikit meleset. Film Ayat-ayat Cinta 2 yang rilis di Semarang ternyata tidak tayang di 2 bioskop, Eplaza dan XXI Transmart. Sisanya tayang di Citra, DP Mall, Paragon hingga Cinemaxx Java Mall.
Apakah film Ayat-ayat cinta 2 bagus?
Bila kamu mengikuti kami, khususnya Kofindo yang konsen menarik calon penonton datang ke bioskop, maka jawaban kami untuk film dengan durasi 2 jam-an ini sudah bagus. Kami bukan kritikus film, pengetahuan kami masih di bawah standar. Jadi sajian review ini hanyalah dari sisi penonton saja.
Film produksi MD Pictures ini benar-benar mengemas dengan sangat baik, apalagi lokasi tempat yang dimasukkan sebagian besar luar negeri. Memang awal-awal disuguhi sebuah peperangan, kemudian selanjutnya beralih ke sisi yang banyak memperlihatkan Fedi Nuril yang sekarang telah menjadi dosen.
Level Fahri yang semakin tinggi dan juga semakin dicintai banyak wanita
Menghabiskan waktu menonton selama 2 jam, kami kira sangat melelahkan. Ternyata tidak. Penonton diajak lebih melihat sisi sifat baik Fahri, baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekitar.
Bahkan saat ibadah pun, kami dibuat terkesima bagaimana Fahri bersikap. Kami sempat berpikir, bila semua wanita berharap calon suami mirip Fahri, maka kami semakin tersisih saja sebagai pria.
Bukan saja pemikirannya yang besar dan sisi kebaikan yang sangat religius, tapi bagaimana ia dapat menghadapi berbagai watak yang dihadirkan untuk dapat diatasi. Bonusnya, Fahri adalah pria ganteng dan tenang. Wanita tentu berharap memiliki calon seperti dia.
Kejutan yang tak terduga
Ada 2 wanita cantik yang menambah kesan film ini semakin menarik, yaitu Tajtana Saphira yang berperan sebagai Hulya dan Chelsea Islan berperan sebagai Keira. Keduanya memiliki kepribadian berlawanan.
Ini baru 2, belum lagi yang ada di kampus dan tetangga yang berprofesi sebagai pengacara. Sepertinya aktris dari Malaysia, namanya Nur Fazura kalau nggak salah.
Saat kami terbawa suasana gelak tawa yang dihadirkan Pandji Pragiwaksono yang berperan sebagai Hulusi, asisten rumah tangga berdarah Turki dan Arie Untung yang datang dari Indonesia, lalu ikut tinggal bareng Fahri, ada Timo Scheunemann sebagai Philip. Yang kami tahu, beliau ini pelatih.
Satu lagi yang membuat kami terkejut adalah hadirnya Bront Palarae yang sebelumnya bermain di film Pengabdi Setan, ia kembali bermain dan berperan sebagai anak dari bunda Dewi Irawan.
Mirip dengan yang pertama
Namanya juga masih lanjutan, maka apa yang kami bayangkan tentu saja sama. Pertanyaannya adalah di manakah Aisha? Dalam daftar pemain Ayat-ayat Cinta 2 ada nama Dewi Sandra yang dimasukkan, bukan Rianti Cartwright yang film pertamanya, ia memerankan Aisha. Jawabannya sudah jelas, ia digantikan.
Saat Fahri merasa bahwa Aisha harus diikhlaskan untuk dilupakan, sosok Aisha yang selama ini berada di sisi Fahri akhirnya keluar tanpa diduga. Padahal, Fahri sudah menikah dengan wanita lain yang akhirnya melahirkan anak pertamanya.
Kejadian ceritanya mengingatkan kami di film pertama, garis besarnya. Di sini, baru sisi suka cita yang selalu menyelimuti film selama waktu berjalan berubah drastis.
Lebih banyak tawa
Buat yang ngefans film Ayat-ayat Cinta sebelumnya, kelanjutan cerita keduanya ini bisa memberi sesuatu yang menarik dan berbeda. Kami beruntung bisa menonton di tengah penonton yang tengah menyaksikan film ini. Banyak sisi tawa yang mampu dihadirkan dari cerita, yang kami pikir itu bukan cerita komedi.
Banyak kejadian yang tak terduga yang mampu membawa sisi tawa. Ya, sutradara sepertinya berhasil membawa kami ke dalam dengan baik.
Sisipan dakwah diantara realita
Benturan-benturan keyakinan di luar negeri banyak disorot di sini. Entah apakah ini kami anggap film religi atau bukan, namun sisipan dakwah yang disajikan sangat menarik.
Ada bagian cerita di mana akhirnya Fahri harus berada di situasi berdebat soal Timur Tengah yang sedang memanas. Saat berpikir bahwa Fahri akan memenangkan ceritanya, bunda Dewi Irawan hadir ditengah-tengah peserta yang hadir di acara debat tersebut. Sisi ini, benar-benar melow.
Akhir yang bahagia
Tentu saja ini harapan kami dan semua penonton. Fahri yang punya banyak kebaikan dan menolong banyak orang, sudah harus bisa memetik apa yang selama ini ia lakukan. Dan bagaimana sisi bahagia ini diceritakan, masih soal kejutan dan sebaiknya cari tahu sendiri di dalam bioskop.
Trailer film Ayat-ayat Cinta 2
...
Film Ayat-ayat cinta membawa alur maju dan sesekali mundur, tapi tak sampai ke bagian cerita yang ada di film sebelumnya yang pertama.
Fahri kali ini bukan saja dihadapkan dengan pilihan wanita yang disukai, bukan satu namun ada beberapa wanita yang mendekati. Yang menarik, peran Chelsea Islan yang ternyata bertolak belakang dengan wajah cantiknya yang biasa digambarkan pemeran baik setiap film.
Aisha yang perannya ditenggelamkan dari sekian cerita yang terus berjalan, rupanya memiliki rasa cemburu yang meski kecil, namun cukup membuat kami tahu bahwa ia masih sangat menyayangi Fahri.
Keikhlasan pada akhirnya membuka jalan terbaik bagi mereka yang melakukan dan menerimanya.
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Semarang di awal tahun 2026 ini masih menyimpan kejutan yang sama. Di tengah perubahan wajah kota yang semakin modern dan harga kebutuhan yang terus merangkak naik, ada satu sudut di Jalan Gajah Raya yang seolah "menolak" untuk ikut-ikutan tren kenaikan harga. Pada Jumat pertama bulan Januari (9/1), sebelum menunaikan ibadah salat Jumat, kami menyempatkan diri mampir sejenak ke Menara Al-Husna . Menara yang menjadi ikon Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memang perlu kami perbarui informasinya, mengingat postingan terakhir kami di blog ini sudah berumur empat tahun sejak 2022 lalu. Masih Konsisten dengan Harga Lama & Support QRIS Saat melangkah menuju loket, kami sejujurnya sudah menyiapkan diri jika ada penyesuaian tarif. Namun, kejutan manis menanti di balik kaca loket. Harganya ternyata tetap konsisten di angka Rp10.000 per orang . Menariknya lagi, bagi kami yang jarang membawa uang tunai, pengelola sudah menyediakan opsi pembayaran QRIS atau non-tunai . Jadi, tid...
Kami benar-benar tidak menyangka jika Nabila Maharani turut diundang untuk meramaikan acara. Usai seluruh rangkaian prosesi utama digelar, penampilannya hadir memberi warna tersendiri. Seperti apa sebenarnya suasana saat ia naik ke atas panggung peluncuran Jawa Tengah Calendar of Event (CoE) 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo pada 28 November 2025 lalu? Jujur saja, kami baru bisa mengeluarkan postingan ini setelah beberapa bulan berlalu. Entah kenapa prosesnya terasa begitu lama, hingga rasanya momen sakral dari acaranya sendiri sudah mulai memudar saat tulisan ini dibagikan. Namun, memori tentang penampilannya malam itu terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Menutup Rangkaian dengan Hangat Bagi kami, pilihan menghadirkan Nabila adalah langkah yang sangat pas. Suaranya yang lembut dan karakternya yang membumi seolah menyatu sempurna dengan interior kayu serta tata cahaya panggung Ki Narto Sabdo yang syahdu. Momen ini seketika mengingatkan kami pada sosok Fanny Soegi yang juga menjad...
Kami kembali mengulas tentang gelaran PON Bela Diri Kudus yang sebelumnya sempat kami singgung di halaman blog lainnya . Meski tidak hadir secara langsung di lokasi pertandingan, event perdana ini tetap memiliki daya tarik yang sangat kuat untuk diulik, terutama jika kita melihatnya dari kacamata sport tourism . Secara definisi, sport tourism adalah kegiatan wisata yang dikombinasikan dengan olahraga, baik sebagai peserta maupun penonton. Dalam konteks ini, PON Bela Diri Kudus berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut dengan sangat apik. Momentum untuk Kalender Pariwisata Jawa Tengah Melihat kesuksesannya, sudah seharusnya Disporapar Jawa Tengah memasukkan event dua tahunan ini ke dalam kalender resmi mereka agar gaungnya semakin masif di masa mendatang. Apalagi dengan kepastian bahwa tahun 2027 nanti Kudus akan kembali menjadi tuan rumah, kami tentu berharap bisa kembali bersinergi dalam promosi digitalnya. Lantas, mengapa PON Bela Diri ini layak masuk kategori sport tourism ...
Comments
Post a Comment