Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Launching SIBEJO di Car Free Day, Kini Mengurus BPKB Kendaraan Lebih Mudah
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Sepertinya untuk urusan launching yang berhubungan dengan layanan masyarakat berbasis teknologi, Kepolisian lebih unggul dalam hal penyelenggaraan. Dari sisi kami sebagai bloger dalam hal akses, tentu lebih mudah karena tempatnya terbuka. Apakah SIBEJO ini?
Sukses penyelenggaraan acara yang kurang lebih sama tahun 2017, yaitu Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online atau Sakpole, bisa jadi acara SIBEJO ini terinspirasi dari sana.
Car Free Day atau CFD bisa dikatakan saat ini sebagai tempat paling dicari yang mewakili kehadiran masyarakat untuk berkumpul.
Meski terdengar mudah, massa yang banyak, pihak penyelenggara tetap memberi pancingan kepada pengunjung atau mereka yang belum berpikir untuk datang, mau melihat langsung acara launching SIBEJO.
Instagram : next_eo
Kehadiran grup musik RAN yang turut meramaikan acara menjadi pemanis bagi masyarakat yang sedang menikmati suasana CFD di Simpang Lima. Apalagi bagi penggemar RAN sendiri yang hanya perlu datang dengan cuma-cuma (gratis).
SIBEJO, Ngurus BPKB Lebih Mudah
Kepanjangan dari SIBEJO adalah Sistem Informasi BPKB Jateng Online. Resmi diluncurkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol Drs Condro Kirono M.M., M.Hum, di kawasan CFD, Minggu pagi (11/3).
Instagram kominfo.jateng
Instagram kominfo.jateng
SIBEJO sendiri sudah tersedia dalam aplikasi Android yang ukurannya hanya 2,4MB. Selain itu, kita dapat mengaksesnya via browser ke alamat www.bpkb-jateng.net.
Selain bertujuan mempermudah masyarakat pengguna kendaraan mengurus surat BPKB, mengingat mengurus ke dealer kadang lama, SIBEJO dapat mempermudah kamu saat memutasi kendaraan.
Maksudnya saat kita berpindah ke daerah lain atau dijual, ngurusnya dapat lewat aplikasi SIBEJO saja. Kita bisa melakukan mutasi atau cek fisik kendaraan, tanpa perlu datang ke kantor Polisi namun cukup di upload secara online.
Saat ini, SIBEJO sesuai namanya masih diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Tengah. Entah apakah ini akan menjadi contoh pengembangan aplikasi oleh Kepolisian secara Nasional nantinya.
Oh ya, menurut situs tribratanews.jateng.polri.go.id (11/3), Sistem Informasi BPKB Jateng Online ini merupakan upaya yang dilaksanakan oleh BPPD Pemerintah Provinsi Jateng dengan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jateng.
Instagram jne.yogyakarta
Video launching SIBEJO
Selain keseruan ada di atas panggung acara launching, kawasan disekitar pun tak luput dipergunakan dengan menghadirkan stan-stan, salah satunya seperti di atas.
Kami sempat merekam bagaimana detik-detik launching SIBEJO yang konsepnya mengingatkan kami pada acara yang sama tahun lalu.
Bagaimana pendapatmu?
Unduh aplikasi Android SIBEJO di sini.
Saat menggulir linimasa Threads , kami tertarik dengan sebuah unggahan yang menyoroti tren kekinian pada tempat-tempat baru di Kota Semarang, seperti coffee shop atau restoran. Apa yang disampaikan terasa menarik, karena dari sekian banyak sudut pandang yang kami temui, pemikiran akun ini cukup berbeda. Rasa penasaran membawa kami menelusuri tanggapan pengguna lainnya, dan inilah hasilnya. Adalah akun @dharmaputpra yang mengunggah sebuah utas pada Rabu, 11 Maret 2026. Dalam postingannya, ia menuliskan sebuah realita yang cukup tajam: "Sekarang Coffee Shop/Restoran baru buka di Semarang sudah nggak perlu KOL untuk promosi. Mereka baru buka 1-2 hari sudah jadi bahan rebutan content creator buat bahan media sosialnya." Membaca kolom komentar di utas tersebut, kami menemukan validasi dari para pelakunya langsung. Beberapa kreator justru merasa apa yang mereka kerjakan bukanlah sebuah "pekerjaan", melainkan cara untuk bersenang-senang. Era Mandiri: Bayaran dalam Bentuk...
Kami tidak menyangka bisa menikmati segelas kopi khas ala Turki ini secara langsung di Semarang. Biasanya, pemandangan unik ini hanya bisa kami saksikan melalui layar media sosial atau video pendek yang berseliweran di timeline . Namun, tambahan topping kurma di atasnya membawa cita rasa yang benar-benar di luar ekspektasi. Pengalaman ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kami ke Hotel Horison Nindya Semarang pada pertengahan Februari kemarin. Pihak hotel mengundang kami untuk mencicipi paket menu buka puasa yang mereka siapkan sebagai sajian spesial menyambut bulan Ramadan tahun ini. Sebagai penikmat kopi—meski bukan level fanatik—apa yang dihadirkan Horison Nindya tentu memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi pengunjung. Kapan lagi bisa melihat atraksi panci kecil yang digeser-geser secara ritmis di atas pasir panas? Uapnya mengepul pelan, menebarkan aroma kopi yang sangat kuat, pekat, dan berkarakter. Setelah proses seduh dirasa matang, karyawan yang bertugas menawark...
Salah satu hal yang paling kami sukai dari acara grand opening adalah sesi tur ruangan. Meski tidak bersifat eksklusif karena dilakukan bersama rombongan peserta lari, momen ini memberikan gambaran nyata tentang apa yang ditawarkan Cardea Semarang . Kami pun sempat mengabadikan suasananya melalui video yang bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang berencana berkunjung. Fasilitas Modern dengan Sentuhan Homey Setelah melewati area lobi di lantai satu yang fungsional, kami beranjak ke lantai dua. Untuk aksesnya, pengunjung bisa memilih menggunakan tangga atau fasilitas lift . Dari sini, sisi modernitas bangunan Cardea makin terasa—tidak hanya cantik dari luar, tapi juga dipikirkan secara matang di sisi interiornya. Sebelum memasuki area utama, terdapat fasilitas loker dan toilet yang bersih dan terawat. Memasuki ruangannya, suasana homey langsung terasa namun tetap mengedepankan fungsi. Perpaduan lantai kayu dan pencahayaan lampu LED yang memanjang di langit-langit memberikan kesan luas...
Tahun 2026 rupanya membawa persaingan operator seluler ke level yang cukup mencengangkan. Jika dulu kita merasa 10 GB masa aktif 3 hari sudah cukup besar, kini trennya bergeser ke angka yang lebih masif. Kami baru saja memantau aplikasi Bima+ milik Tri, dan jujur saja, daftar paket yang ditawarkan cukup membuat dahi berkerit. Bayangkan saja, ada pilihan 20 GB seharga 20 ribu untuk 3 hari , 30 GB seharga 30 ribu untuk 5 hari , hingga yang paling ekstrem: 75 GB seharga 50 ribu dengan masa aktif hanya 7 hari . Angka-angka ini memicu pertanyaan kritis bagi kami; apakah ini benar-benar inovasi yang memihak konsumen, atau sekadar strategi untuk menguras kuota dalam waktu singkat? Strategi "Hajatan" Data dalam Waktu Singkat Kami harus mengakui bahwa angka 75 GB dengan harga 50 ribu Rupiah adalah penawaran yang secara matematis sangat murah. Per gigabyte-nya tidak sampai seribu Rupiah. Namun, yang menjadi ganjalan adalah masa aktifnya yang hanya satu minggu. Bagi pengguna rumahan ata...
Alasan kuat mengapa kami setiap tahun selalu menyempatkan diri berbuka puasa di Masjid Layur (Masjid Menara) adalah ritual Kopi Arab -nya yang melegenda. Sensasi ikonik ini setara dengan bubur India di Masjid Pekojan; sebuah tradisi yang seolah menjadi menu wajib saat Ramadan di Semarang. Selain cita rasanya, suasana di dalam masjid ini memang selalu membuat candu. Rasa lelah mengayuh sepeda dari kediaman kami yang lumayan jauh seketika luruh begitu ban sepeda menyentuh area parkir masjid di kawasan Kampung Melayu ini. Suasana Syahdu di Kampung Melayu Selasa sore ( 24/2/2026 ), kami memilih waktu yang agak santai. Beruntung bukan Senin atau Kamis yang biasanya jadwal kami bertabrakan dengan hobi main bola di lapangan mini soccer . Sore itu, Kampung Melayu kembali membuktikan dirinya sebagai destinasi wisata religi yang kuat, terutama dengan sejarah masjidnya yang kini telah genap berusia 224 tahun . Bagi yang rutin mengikuti postingan kami, mungkin tidak ada yang terlalu "spesial...
Comments
Post a Comment