Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Launching SIBEJO di Car Free Day, Kini Mengurus BPKB Kendaraan Lebih Mudah
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Sepertinya untuk urusan launching yang berhubungan dengan layanan masyarakat berbasis teknologi, Kepolisian lebih unggul dalam hal penyelenggaraan. Dari sisi kami sebagai bloger dalam hal akses, tentu lebih mudah karena tempatnya terbuka. Apakah SIBEJO ini?
Sukses penyelenggaraan acara yang kurang lebih sama tahun 2017, yaitu Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online atau Sakpole, bisa jadi acara SIBEJO ini terinspirasi dari sana.
Car Free Day atau CFD bisa dikatakan saat ini sebagai tempat paling dicari yang mewakili kehadiran masyarakat untuk berkumpul.
Meski terdengar mudah, massa yang banyak, pihak penyelenggara tetap memberi pancingan kepada pengunjung atau mereka yang belum berpikir untuk datang, mau melihat langsung acara launching SIBEJO.
Instagram : next_eo
Kehadiran grup musik RAN yang turut meramaikan acara menjadi pemanis bagi masyarakat yang sedang menikmati suasana CFD di Simpang Lima. Apalagi bagi penggemar RAN sendiri yang hanya perlu datang dengan cuma-cuma (gratis).
SIBEJO, Ngurus BPKB Lebih Mudah
Kepanjangan dari SIBEJO adalah Sistem Informasi BPKB Jateng Online. Resmi diluncurkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol Drs Condro Kirono M.M., M.Hum, di kawasan CFD, Minggu pagi (11/3).
Instagram kominfo.jateng
Instagram kominfo.jateng
SIBEJO sendiri sudah tersedia dalam aplikasi Android yang ukurannya hanya 2,4MB. Selain itu, kita dapat mengaksesnya via browser ke alamat www.bpkb-jateng.net.
Selain bertujuan mempermudah masyarakat pengguna kendaraan mengurus surat BPKB, mengingat mengurus ke dealer kadang lama, SIBEJO dapat mempermudah kamu saat memutasi kendaraan.
Maksudnya saat kita berpindah ke daerah lain atau dijual, ngurusnya dapat lewat aplikasi SIBEJO saja. Kita bisa melakukan mutasi atau cek fisik kendaraan, tanpa perlu datang ke kantor Polisi namun cukup di upload secara online.
Saat ini, SIBEJO sesuai namanya masih diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Tengah. Entah apakah ini akan menjadi contoh pengembangan aplikasi oleh Kepolisian secara Nasional nantinya.
Oh ya, menurut situs tribratanews.jateng.polri.go.id (11/3), Sistem Informasi BPKB Jateng Online ini merupakan upaya yang dilaksanakan oleh BPPD Pemerintah Provinsi Jateng dengan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jateng.
Instagram jne.yogyakarta
Video launching SIBEJO
Selain keseruan ada di atas panggung acara launching, kawasan disekitar pun tak luput dipergunakan dengan menghadirkan stan-stan, salah satunya seperti di atas.
Kami sempat merekam bagaimana detik-detik launching SIBEJO yang konsepnya mengingatkan kami pada acara yang sama tahun lalu.
Bagaimana pendapatmu?
Unduh aplikasi Android SIBEJO di sini.
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Penyelenggaraan Kirab Budaya dalam rangka Haul KH Sholeh Darat (Mbah Sholeh Darat) tahun 2026 ini memberikan kesan yang berbeda. Ini merupakan kali pertama kami menghadiri acara tersebut, yang secara resmi baru memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Sebuah upaya menarik yang mempertemukan pariwisata dan tradisi di jantung Kampung Melayu. Meskipun rencana awal sempat mencuat akan digelar di Lapangan Garnisun Kalisari, pada pelaksanaannya hari Minggu kemarin (19/4), seluruh kemeriahan justru terpusat di kawasan Kampung Melayu Semarang. Perubahan lokasi ini bagi kami menjadi daya tarik tersendiri; menegaskan bahwa Kampung Melayu bukan sekadar pemukiman padat di utara Semarang, melainkan gerbang sejarah maritim dan intelektual yang kuat. Pilihan Strategis di Antara Lima Kirab Bulan April ini sepertinya menjadi bulan yang padat bagi pecinta kirab di Semarang dengan total lima agenda serupa. Setelah sebelumnya tidak sempat hadir di karnaval Paskah dan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami tid...
Minggu pagi (19/4), saat suasana Kota Semarang masih nampak tenang, langkah kami kembali tertuju pada sebuah ruko di Jalan Kartini. Ada rasa dejavu yang menyeruak saat menatap bangunan yang kini tampil dengan fasad hitam minimalis yang elegan. Bagi yang sering melintas di sini, ruko ini punya sejarah panjang. Dulu, lokasinya ditempati oleh Pitstop Computer . Sayangnya, meski sempat mengundang rekan-rekan Blogger Semarang saat grand opening tahunan lalu, nasib mereka di Jalan Kartini akhirnya kandas. Kabar terbarunya, Pitstop kini memilih "hijrah" ke Java Supermall dan meninggalkan jejak ruko ini untuk penghuni baru. Kini, pertanyaannya adalah: Apakah penghuni baru ini mampu mematahkan "kutukan" lokasi tersebut dan tidak mengulangi nasib yang sama? Mengenal PlayFix dan iFixied Papan namanya terpampang besar dan mencolok. Ada dua nama yang bersanding di sana: iFixied dan PlayFix . Setelah kami telusuri, keduanya memang berada di bawah naungan manajemen yang sama na...
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Ada pemandangan yang menarik perhatian kami pada bulan Februari lalu, tepatnya sebelum memasuki bulan puasa. Saat sedang melintas di Jalan Medoho Raya, sebuah papan informasi tampak berdiri tegak dengan identitas Kecamatan Gayamsari dan Kelurahan Sambirejo, Kota Semarang, yang terlihat cukup mencolok. Namun, bukan sekadar papan nama biasa yang kami temukan. Hal yang paling menarik perhatian adalah kehadiran QR Code di bagian tengah papan, lengkap dengan alamat tautan ( link ) di bawahnya. Sebuah pemandangan yang bagi kami terasa sangat modern untuk ukuran lingkungan setingkat RT di Semarang. Papan informasi ini kami abadikan pada 16 Februari 2026. Lokasinya berada tepat di depan Masjid Al-Ikhlas Sambirejo, persis di dekat gerbang yang mengarah ke Jalan Wisma Prasetya III. Karena rasa penasaran yang besar, kami pun mencoba mengulik isi di balik kode tersebut hari ini. Implementasi Semarang Smart City di Level Mikro Sebagai pihak yang cukup sering mengamati perkembangan sudut-sudut kota...
Comments
Post a Comment