Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Melihat Pertunjukkan Barongan Blora Saat Menyambut Rombongan Peserta IGF 2018


Ini pertama kali kami menyaksikan secara langsung pertunjukkan kesenian tradisional Barongan langsung di kota asalnya, Blora. Diiringi tabuhan gamelan, kesenian ini sangat menarik perhatian rombongan peserta IGF atau International Gamelan Festival 2018.

Rabu pagi (15/8), kami berkesempatan meliput kegiatan rombongan peserta IGF yang berkunjung ke Kabupaten Blora bersama rekan media dari Semarang yang diundang dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam kunjungan pertama, mereka tiba di desa Ledok, Kabupaten Blora. Di lokasi yang kami duluan tiba ini, sudah bersiap remaja dan anak-anak yang akan membawakan kesenian tradisional Barongan. Tak ketinggalan, pejabat hingga warga sekitar yang sudah antusias menunggu dengan berbagai persiapan.

Sebagian besar wisatawan mancanegara


Kami yang berangkat pagi-pagi sekali memang mengetahui bahwa sebagian besar dari rombongan adalah wisatawan mancanegara atau bule-bule. Momen berharga ini, benar-benar dimanfaatkan untuk memperkenalkan kebudayaan hingga tempat bersejarah.

Perjalanan panjang kami memang benar-benar melelahkan, meski hanya duduk di dalam mobil. Apalagi rencana liputan di Blora ini satu hari penuh dan langsung pulang. Bisa dipastikan, kami tidak berada di satu lokasi saja hari ini.

Gamelan sebagai pengiring tarian


Namanya juga peserta dari gamelan festival, maka apa yang dilakukan pemerintah setempat menyambut tamu ini tentu dilakukan sesuai tema dari tamu yang diajak berkunjung.

Blora dipilih diantara beberapa wilayah yang ada karena memang sejarahnya dalam perkembangan gamelan menurut pak Mahendra, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud.

Selain itu, Blora juga merupakan pemasok ledhek atau penari tayub yang tampil di Kraton. Bagian cerita ini, ditunggu saja di halaman berikutnya di blog dotsemarang

Kami baru mengetahui para pemain gamelan dan tari Barongan yang kebanyakan anak-anak ini berasal dari Sanggar Suro Sentiko, mengutip dari Instagram @barongan_blora.



Ya, mereka bukan saja bermain dengan fasih ditengah kerumunan tamu yang mengitari. Pengalaman mereka seakan menutupi rasa gugup bila tidak disadari siang itu sangat terik sinar matahari.

Selesai pertunjukkan, rombongan IGF juga tak kalah antusias seperti pemain gamelan. Mereka mengabadikan lewat foto dan sebagian menikmati hidangan tradisional yang sudah dipersiapkan sebelum mereka tiba.





..

Selesai kegiatan melihat pertunjukkan kesenian tradisional Barongan, kami dan peserta IGF serta lainnya kembali ke kendaraan masing-masing untuk melanjutkan perjalanan berikutnya, yakni penambangan Minyak Tua secara tradisional di Desa Ledok, Kecamatan Sambong.

International Gamelan Festival 2018 sendiri diselenggarakan di kota Solo dan sekitarnya pada tanggal 9-16 Agustus 2018. Kami sendiri mendapat jatah liputan di dua kota, yaitu Blora dan Boyolali.

Berikutnya, Melihat Pertambangan Minyak Bumi di Kabupaten Blora yang Dikelola Secara Tradisional.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

📩 Balas DM Threads di Komputer, Apakah Bisa? Pengalaman Kami Menggunakan Chromebook

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape

Agenda Jateng Fair 2018

🚴 Car Free Day Simpang Lima Semarang Kembali Berdenyut: Persentase Keramaian Masih di Bawah 40 Persen?