Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Melihat Pertunjukkan Barongan Blora Saat Menyambut Rombongan Peserta IGF 2018


Ini pertama kali kami menyaksikan secara langsung pertunjukkan kesenian tradisional Barongan langsung di kota asalnya, Blora. Diiringi tabuhan gamelan, kesenian ini sangat menarik perhatian rombongan peserta IGF atau International Gamelan Festival 2018.

Rabu pagi (15/8), kami berkesempatan meliput kegiatan rombongan peserta IGF yang berkunjung ke Kabupaten Blora bersama rekan media dari Semarang yang diundang dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam kunjungan pertama, mereka tiba di desa Ledok, Kabupaten Blora. Di lokasi yang kami duluan tiba ini, sudah bersiap remaja dan anak-anak yang akan membawakan kesenian tradisional Barongan. Tak ketinggalan, pejabat hingga warga sekitar yang sudah antusias menunggu dengan berbagai persiapan.

Sebagian besar wisatawan mancanegara


Kami yang berangkat pagi-pagi sekali memang mengetahui bahwa sebagian besar dari rombongan adalah wisatawan mancanegara atau bule-bule. Momen berharga ini, benar-benar dimanfaatkan untuk memperkenalkan kebudayaan hingga tempat bersejarah.

Perjalanan panjang kami memang benar-benar melelahkan, meski hanya duduk di dalam mobil. Apalagi rencana liputan di Blora ini satu hari penuh dan langsung pulang. Bisa dipastikan, kami tidak berada di satu lokasi saja hari ini.

Gamelan sebagai pengiring tarian


Namanya juga peserta dari gamelan festival, maka apa yang dilakukan pemerintah setempat menyambut tamu ini tentu dilakukan sesuai tema dari tamu yang diajak berkunjung.

Blora dipilih diantara beberapa wilayah yang ada karena memang sejarahnya dalam perkembangan gamelan menurut pak Mahendra, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud.

Selain itu, Blora juga merupakan pemasok ledhek atau penari tayub yang tampil di Kraton. Bagian cerita ini, ditunggu saja di halaman berikutnya di blog dotsemarang

Kami baru mengetahui para pemain gamelan dan tari Barongan yang kebanyakan anak-anak ini berasal dari Sanggar Suro Sentiko, mengutip dari Instagram @barongan_blora.



Ya, mereka bukan saja bermain dengan fasih ditengah kerumunan tamu yang mengitari. Pengalaman mereka seakan menutupi rasa gugup bila tidak disadari siang itu sangat terik sinar matahari.

Selesai pertunjukkan, rombongan IGF juga tak kalah antusias seperti pemain gamelan. Mereka mengabadikan lewat foto dan sebagian menikmati hidangan tradisional yang sudah dipersiapkan sebelum mereka tiba.





..

Selesai kegiatan melihat pertunjukkan kesenian tradisional Barongan, kami dan peserta IGF serta lainnya kembali ke kendaraan masing-masing untuk melanjutkan perjalanan berikutnya, yakni penambangan Minyak Tua secara tradisional di Desa Ledok, Kecamatan Sambong.

International Gamelan Festival 2018 sendiri diselenggarakan di kota Solo dan sekitarnya pada tanggal 9-16 Agustus 2018. Kami sendiri mendapat jatah liputan di dua kota, yaitu Blora dan Boyolali.

Berikutnya, Melihat Pertambangan Minyak Bumi di Kabupaten Blora yang Dikelola Secara Tradisional.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Mengunjungi Oemah Herborist Beauty Factory Outlet Semarang

🌐 Sama-Sama dari Google, Apa Bedanya Mode AI di Pencarian dan Aplikasi Gemini?

🏟️ Menjajal Rumput Sintetis Standar FIFA di Stadion Citarum Semarang: Sebuah Catatan Komparatif

🚌 Menatap Masa Depan Trans Semarang Melalui Diskusi Publik Angkot #12

📸 Fenomena "Kantor Aspal" di CFD Semarang: Mengapa Fotografer Kini Bawa Laptop ke Jalanan?