Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Tentang Kecerdasan Buatan Atau Artificial Intelligence
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Istilah yang begitu familiar beberapa tahun terakhir ini. Kecerdasan Buatan Atau Artificial Intelligence (AI) mau tidak mau akan kita temukan dimana-mana, baik dalam paparan informasi maupun teknologi yang kita gunakan. Perdana tentang AI yang coba kami bawa di awal Agustus.
Postingan Majalah Ganesha pada bulan September 2017 di medium menjelaskan tentang Artificial Intelligence (AI). AI adalah kecerdasan buatan yang dikembangkan semenjak adanya keberadaan komputer di dunia. AI pada secara garis besar merupakan kemampuan suatu benda buatan untuk berpikir logis dan mengomputasikan suatu perintah.
Itu artinya kita akan mengucapkan selamat datang pada kemampuan robot yang bisa dikatakan akan menggantikan pekerjaan manusia. Satu sisi memiliki kebaikan dan satu sisi memberikan ketakukan karena banyak orang saat ini mempekerjakan robot.
“Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang -dalam pandangan manusia adalah- cerdas.” A. Simon (1987).
Jutaan artikel sudah masuk dalam laman Google
Kami tak bermaksud menjadikan halaman ini sebagai referensi pembaca, mengingat mesin pencari Google sudah banyak menyediakan artikel tentang kecerdasan buatan yang mudah ditemukan.
Kami lewat postingan ini hanya ingin memulai dan sekedar menyapa, bahwa ke depan kami akan mengupdate tentang konten kecerdasan buatan ini.
Banyak konten yang kami pikirkan sangat menarik untuk dibawa. Seperti saat kami menghadiri launching Asus kemarin di bulan April, dimana seri Zenfone 5 sudah dimasukkan teknologi AI dalam kemampuan kamera mereka.
Terbaru, kami menemukan majalah Mix yang berhubungan dengan pemasaran yang memasukkan Artificial Intelligence dalam dunia marketing.
Paling baru, perusahaan Huawei yang dibuzz teman-teman media sosial juga memasukkan teknologi AI ini dalam Smartphone terbaru mereka yang baru dirilis Agustus ini.
Tanpa sadar kita sudah memakainya
Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya kita sudah memakai teknologi ini. Hanya saja kita kadang menghiraukannya. Seperti mengambil gambar dengan Smartphone, kita sudah memilih menggunakan teknologinya seperti menyesuaikan objek gambar, orang tersenyum, foto binatang dan sebagainya.
Buat kamu yang suka nongkrong di Starbucks, tanpa sadar kita juga sudah melihat teknologi mereka yang digunakan. Tahun lalu, mengambil artikel dari majalah Mix yang terbit bulan Juni-Juli 2018, Starbucks memperkenalkan Chatbot di aplikasi My Barista-nya.
Aplikasi tersebut berupaya menyederhanakan proses pemesanan bagi penggunanya dalam mengurangi waktu tunggu di tokonya. Kedepannya, chatbot ini mempermudah konsumen memesan kembali. Dan masih banyak lagi teknologi kecerdasan buatan ini sudah ada disekitar kita.
Apa pendapatmu tentang kecerdasan buatan?
Akhirnya kami mendapatkan beberapa jawaban yang kami tanyakan lewat Instagram stories. Memang jawabannya tidak memuaskan, meski begitu kami dapat memahami bahwa teknologi ini masih begitu awam bagi sebagian pengguna yang mengikuti akun kami.
..
Dari sekarang ini, kami akan memulai. Kita memang harus menjadi pemimpin atau pengikut, tapi kita juga harus menjadi pemain. Ya, pemain seperti kami yang mencoba mengambil sudut dari sisi informasi. Bagaimana denganmu?
Tahun lalu, meski kami tidak hadir langsung mengikuti kemeriahan acaranya, kami tetap konsisten membagikan informasi rundown acara Pasar Imlek Semawis. Selain sebagai pelengkap informasi yang beredar di media sosial, kami merasa pengunjung setia blog dotsemarang perlu mendapatkan akses jadwal yang lebih detail dan terorganisir. Dan di tahun 2026 ini, kami membawanya kembali untuk Anda. Semangat perayaan Pasar Imlek Semawis (PIS) 2026 sebenarnya sudah mulai terasa sejak kegiatan ritual Slametan dan Ketuk Pintu yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari kemarin di Klenteng Tay Kak Sie. Ritual ini menjadi simbol permohonan doa dan keselamatan sebelum keriuhan pesta rakyat dimulai. Sajian utama PIS 2026 akan digelar selama tiga hari penuh, mulai hari Jumat hingga Minggu, tanggal 13-15 Februari 2026. Secara durasi, penyelenggaraannya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni 3 hari yang dipusatkan di kawasan Pecinan Semarang, tepatnya di sepanjang jalan Gang Pinggir hin...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
Kawasan Car Free Day (CFD) yang biasanya identik dengan aktivitas olahraga santai atau sekadar berburu kuliner, belakangan ini menunjukkan wajah yang berbeda. Ada pemandangan yang mencuri perhatian di jantung Kota Semarang, tepatnya di sepanjang Jalan Pahlawan. Bukan deru mesin, melainkan deru ban tipis dari puluhan anak-anak yang menyulap jalanan depan kantor Gubernuran menjadi ajang balapan sepeda. Simpang Lima dan Magnet Jalan Pahlawan Sebagai kawasan CFD terbesar di Kota Semarang, Simpang Lima memang punya daya tarik luar biasa. Penutupan akses jalan yang meluas hingga ke Jalan Pahlawan memberikan ruang publik yang sangat lapang. Namun, jika kami tidak jeli mengelilingi sudut-sudutnya, mungkin aktivitas unik ini akan luput dari pandangan. Di sinilah, di depan kantor Gubernuran, fenomena "balapan sepeda onthel" ini berpusat. Sebenarnya kami sudah memantau aktivitas ini sejak beberapa bulan terakhir di tahun 2025. Namun memasuki awal tahun 2026, suasananya semakin masif. K...
Ada pembaruan menarik yang diumumkan Pexels pada Januari 2026 kemarin mengenai perluasan opsi donasi di halaman profil kreator. Jika dulu kotak donasi hanya identik dengan PayPal, kini platform penyedia stok foto global ini mulai membuka diri dengan opsi lokal seperti Saweria . Sejak mulai aktif membagikan konten pada tahun 2023, kotak donasi yang kami sematkan di halaman Pexels dotsemarang jujur saja hanya berfungsi sebagai hiasan belaka. Kami memaklumi jika banyak yang abai, mengingat mayoritas orang yang mampir ke Pexels memang tujuannya satu: berburu konten gratisan. Semangat berbagi kami di Pexels sebenarnya bukan untuk mengejar pundi-pundi uang, namun tentu saja, sedikit apresiasi—meski itu hanya senilai 10 ribu rupiah—akan terasa sangat berharga bagi semangat keberlanjutan konten kami. Bukan Cuma Orang Indonesia yang Suka Gratisan Sebagai sesama penyuka gratisan, kami tentu memahami pola pikir tersebut. Namun menariknya, fenomena ini membuktikan bahwa bukan cuma netizen +62 yan...
Selama ini, kami hanya bisa memantau progres 23 Semarang Shopping Center dari balik pagar proyek POJ City. Banyak yang bertanya-tanya, apakah mal ini bakal sesuai dengan maketnya yang megah itu? Keberuntungan berpihak pada kami di akhir Januari kemarin. Saat ada gelaran komunitas otomotif di sana, kami berkesempatan masuk dan melihat langsung kondisi interior lantai bawah. Meskipun area Urban Forest di lantai 2 masih tertutup, aura mal kelas atas sudah terasa sangat kuat. Kami mengabadikan beberapa sudut menarik, mulai dari detail plafon yang futuristik, void yang megah, hingga pintu-pintu tenant besar yang ternyata sudah mulai dipasang labelnya. Penasaran bagaimana jeroan mal yang bakal opening Mei 2026 ini? Dokumentasi lengkap dan eksklusif ini sudah kami unggah di halaman Trakteer . Hitung-hitung sebagai apresiasi buat kami yang sudah nekat bersepeda dari Gajah Raya ke Marina demi liputan ini. Cek foto-fotonya di sini 📷 ( 10 foto ) Sampai jumpa di sana! Artikel terkait : 🏃♂️...
Comments
Post a Comment