📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026
Setelah sekian tahun, akhirnya kami baru menyadari sebuah fakta menarik tentang ikon kebanggaan Jawa Tengah ini. Ternyata, payung raksasa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) rutin dibuka setiap hari Jumat. Sebuah penemuan yang membuat kami bertanya-tanya, kemana saja kami selama ini? Bagi Anda yang juga baru tahu, mari simak ulasan lengkapnya di sini.
Tidak ada kata terlambat untuk sebuah informasi baru. Anggap saja ini bagian dari proses belajar yang manusiawi, meski harus sedikit berbasa-basi dengan rasa malu sendiri.
Wisata Religi di Awal Tahun
Jumat pertama di awal tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 9 Januari kemarin, terasa seperti membawa berkah tersendiri bagi kami. Niat untuk melaksanakan salat Jumat di MAJT berbuah pemandangan yang tak biasa bagi kami yang jarang berkunjung di hari kerja.
| Diambil dari Menara |
Payung raksasa yang biasanya hanya kami lihat "mekar" saat salat Idulfitri atau Iduladha, siang itu terlihat gagah menaungi pelataran dari terik matahari Semarang yang legendaris. Menikmati semilir angin di bawah payung sambil menunggu iqamah memang menjadi opsi healing tipis-tipis paling juara di tengah kota.
Jam menunjukkan pukul 11.30 WIB. Menjelang sesi khutbah dimulai, pemandangan orang-orang yang duduk bersantai di sekitar pilar payung memberikan impresi yang sangat menyenangkan. Pelataran didominasi oleh kaum perempuan dan anak-anak yang terlihat antusias. Pantas saja, deretan bus pariwisata terparkir rapi di kompleks masjid; ini benar-benar potret wisata berbalut religi yang hidup.
Sementara kaum laki-laki mulai bergegas menuju ruang utama masjid, sebagian jamaah lainnya masih tampak asyik menikmati suasana nyaman di pelataran yang terinspirasi dari keanggunan Masjid Nabawi ini.
Jadwal Operasional Payung Raksasa MAJT
Rasa penasaran membawa kami untuk mencari tahu lebih dalam soal jadwal operasional payung-payung megah ini. Beruntung, kami sempat berbincang dengan petugas MAJT yang sedang berjaga.
| Suasana usai sholat |
Informasi yang kami dapatkan, payung biasanya mulai dibuka sejak pukul 10.00 WIB dan akan kembali menguncup sekitar pukul 13.30 WIB. Selain hari Jumat rutin, payung ini juga akan dibuka pada acara-acara besar atau momen tertentu sesuai kebijakan pengelola.
Tentu ini kabar baik bagi para wisatawan. Mengunjungi MAJT kini bukan sekadar mengagumi kemewahan arsitekturnya, tapi juga tentang merasakan kenyamanan di bawah naungan payung raksasanya. Terik matahari Semarang seolah sirna berganti sejuk saat berada di bawahnya. Aktivitas pengunjung pun beragam, ada yang sekadar melepas lelah, hingga yang khusyuk membaca Al-Qur'an.
Catatan Penting untuk Pengunjung
Satu hal yang perlu dicatat secara realistis: faktor cuaca adalah penentu utama. Jika kondisi alam tidak mendukung—seperti angin yang terlalu kencang atau sedang ada perbaikan teknis—pihak pengelola tidak akan membuka payung demi keamanan struktur, meski itu adalah hari Jumat. Jadi, unsur keberuntungan tetap bermain di sini.
Jika Anda berencana mengajak keluarga atau kerabat berkunjung ke Semarang, merekomendasikan salat Jumat di MAJT bisa jadi pilihan menarik. Jangan lupa sekalian mampir ke Menara Al-Husna. Harga tiketnya masih cukup terjangkau, tetap di angka Rp10.000 saja seperti tahun lalu.
Tunggu cerita kami selanjutnya tentang apa saja yang bisa dilihat dari puncak menara tertinggi di Semarang ini!
Artikel terkait :
Comments
Post a Comment