Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

🏦 Wajah Baru Jalan Majapahit, Bank Mestika Kini Hadir di Semarang

Jika sering melintas di Jalan Majapahit, tepatnya di area Saka Square, pasti ada yang terasa berbeda sejak akhir tahun 2025 kemarin. Sebuah nama baru muncul di deretan ruko modern kawasan tersebut: Bank Mestika. Kehadirannya seolah memberikan warna baru di koridor Semarang Timur yang kian padat.

Sebenarnya, kami sudah lama memperhatikan bangunan ini. Sebelum resmi beroperasi, proses renovasinya cukup menarik perhatian tiap kali kami lewat. Papan namanya bahkan sempat tertutup kain merah, yang jujur saja, sempat membuat kami penasaran meskipun sudah menebak nama banknya dari logo yang samar terlihat.

Rasa penasaran itu terjawab saat Bank Mestika Cabang Semarang resmi dibuka. Menariknya, kami justru mengetahui kabar peresmian ini dari beranda Instagram resmi @bankmestika.id. Kami sempat berkelakar di kolom komentar, memberikan ucapan selamat sembari membatin, "Andai saja kami diundang, apalagi lokasinya terhitung sangat dekat dengan markas kami."

Bukan Pemain Baru di Industri Perbankan

Niat untuk membawanya ke blog membuat kami menelusuri lebih dalam. Ternyata, PT Bank Mestika Dharma, Tbk. bukanlah bank digital "kemarin sore". Bank asal Medan ini merupakan pemain lama yang sudah berdiri sejak tahun 1955.

Kehadiran kantor cabang di Semarang ini menjadi sinyal kuat bahwa kawasan Semarang Timur bukan lagi sekadar jalur transit menuju Mranggen atau Purwodadi. Wilayah ini telah bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang serius di Kota Atlas.

Membidik Ekosistem Bisnis Majapahit

Kantor Cabang (KC) Semarang yang berlokasi di Jl. Majapahit No 71-73 ini resmi diresmikan pada Kamis, 27 November 2025. Ini merupakan kantor cabang ke-14 mereka, bagian dari jaringan luas yang mencakup 66 kantor di berbagai kota besar di Indonesia.

Lalu, siapa yang disasar? Secara spesifik, Bank Mestika ingin menjadi mitra pertumbuhan bagi pelaku usaha besar, UMKM, hingga pembiayaan konsumtif keluarga di Semarang. Fokusnya cukup tajam, yaitu membidik sektor industri, perdagangan, ekspor-impor, hingga logistik.

Pemilihan lokasi di Jalan Majapahit sangatlah realistis. Kawasan ini merupakan urat nadi perdagangan dengan ekosistem bisnis yang lengkap, mulai dari toko bangunan berskala besar, sektor otomotif, hingga pergudangan.

Fasilitas ATM dan Aplikasi Digital MIND

Satu hal yang kami apresiasi adalah kehadiran mesin ATM di lokasi. Meski tren cashless sedang tinggi, bagi warga sekitar Majapahit, ATM fisik tetap menjadi "penyelamat" saat butuh tunai mendadak atau sekadar cek saldo tanpa membuka aplikasi. Apalagi dengan adanya fitur ATM Bersama, nasabah bank lain pun bisa mengaksesnya dengan mudah.

Tak mau kalah dengan tren perbankan modern, Bank Mestika juga memperkenalkan aplikasi digital bernama MIND. Melalui aplikasi ini, calon nasabah bisa membuka rekening secara digital langsung melalui ponsel tanpa harus datang ke kantor cabang. Kami sendiri sempat penasaran ingin mencobanya, meski akhirnya kami tahan dulu mengingat memori ponsel yang sudah penuh dengan berbagai aplikasi bank lain.

Semarang Sebagai Magnet Ekonomi Baru

Sebagai orang awam, kami pun bertanya-tanya, mengapa Semarang? Jika diperhatikan, jalan protokol seperti Gajah Mada, Pemuda, hingga Majapahit kini kian sesak dengan papan nama bank "pendatang baru" seperti Bank Banten atau Bank Jakarta.

Sepertinya, Semarang kini sedang menjadi primadona akibat limpahan industri dari Jawa Barat yang bergeser ke Jawa Tengah, seperti KIT Batang atau KIK Kendal. Bank-bank ini tentu ingin menangkap arus perputaran uang dari para supplier hingga karyawan industri tersebut.

Selain itu, Semarang dianggap sebagai kota yang stabil dengan pertumbuhan ekonomi yang sering kali berada di atas rata-rata nasional. Ditambah adanya tol Trans-Jawa, kota ini telah berevolusi dari kota transit menjadi pusat distribusi utama.

Kehadiran Bank Mestika di Majapahit bukan sekadar menambah deretan gedung perkantoran. Ini adalah bukti nyata bahwa Semarang Timur sudah "naik kelas" menjadi pusat finansial baru yang siap bersaing dengan kawasan kerah putih di pusat kota.

📝 Bukan konten berbayar atau kerja sama.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🚲 Mengayuh Pedal ke Pasar Ambyar Nusantara di Hotel Horison Nindya Semarang

🌙 Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M Kota Semarang

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

🚲 Apakah Ada Fasilitas Parkir Khusus Sepeda di Hotel GranDhika Pemuda Semarang?

🚲 Geliat Onthel Speed: Ketika Aspal Pahlawan Jadi Sirkuit Tanpa Sadel