📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026
Semenjak melakukan rebranding menjadi UP PEAK Hotel Simpang Lima, kami akhirnya kembali menginjakkan kaki di hotel yang dulunya populer dengan nama HA-KA Hotel ini. Kedatangan kami kali ini sebenarnya untuk menghadiri sebuah acara menarik. Namun, karena terlalu fokus dengan agenda acara, kami sampai lupa mengeksplorasi perubahan interiornya. Jadi, mari kita bahas satu hal yang sering luput dari perhatian tapi penting: fasilitas parkirnya.
Suasana Pagi di Jalan Ahmad Yani
Selasa pagi (13/1), langit Kota Semarang tampak bersahabat dengan sinar matahari yang cerah. Sebuah keberuntungan bagi kami, mengingat bulan Januari biasanya identik dengan puncak musim penghujan yang sering membuat was-was, terutama saat kami memutuskan untuk bepergian menggunakan sepeda.
Kami merasa senang bisa mampir kembali ke sini. Gedungnya yang berdiri manis di samping BRI Tower ini sebenarnya cukup familiar bagi kami, karena sebelumnya pernah menjalin kerja sama saat masih bernama HA-KA. Meski komunikasi dengan tim pemasaran sempat terputus saat transisi nama, rasa penasaran kami terhadap wajah baru UP PEAK tetap tinggi.
Menilik Tempat Parkir Khusus Sepeda
Kami menyadari bahwa tidak banyak tamu hotel yang memiliki kebiasaan seperti kami, yakni datang berkunjung dengan bersepeda. Berdasarkan pengamatan kami selama ini, memang belum banyak hotel di Semarang yang menyediakan area parkir khusus sepeda yang terdedikasi, tak terkecuali di UP PEAK Hotel Simpang Lima.
Saat tiba di lokasi, kami memarkirkan sepeda di area parkir motor. Rasanya tidak banyak yang berubah sejak tahun 2018; area parkirnya tetap terasa sangat terbatas dan sempit. Apalagi saat itu sedang ada acara, sehingga lahan parkir sudah dipadati oleh kendaraan roda dua milik peserta lainnya.
Fasilitas Sewa Sepeda sebagai Alternatif
Menariknya, saat kami menelusuri informasi lebih lanjut secara online, hotel ini ternyata mencantumkan fasilitas bike rental atau sewa sepeda. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen hotel sebenarnya sangat terbuka dengan kultur bersepeda. Apalagi posisinya yang strategis di dekat Simpang Lima menjadikannya starting point yang sempurna untuk menikmati Car Free Day (CFD) di hari Minggu.
Bagi tamu yang membawa sepeda pribadi—terutama jika sepedanya memiliki nilai investasi tinggi dan merasa kurang sreg jika harus bercampur dengan parkir motor yang padat—kami sarankan untuk langsung berkoordinasi dengan staf resepsionis. Mengingat reputasi staf UP PEAK yang dikenal sangat komunikatif dan solutif, biasanya mereka bisa memberikan izin atau membantu mencarikan spot yang lebih aman di bawah pengawasan sekuriti.
Bagi kami sendiri, memarkirkan sepeda di area umum tidak menjadi beban pikiran karena kondisi sepeda kami yang sudah "tempur" dan tampil apa adanya. Tetap aman dan nyaman, baik diparkir di hotel maupun di tempat umum lainnya.
Apakah kamu punya pengalaman serupa saat berkunjung ke hotel dengan membawa sepeda pribadi dari rumah? Mari berbagi cerita di kolom komentar!
Artikel terkait :
Comments
Post a Comment