Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Menginap di Dei Kost Malang

Sabtu dini hari (15/6), kami tiba di sini. Sebuah penginapan yang letaknya dekat jalan raya dan jembatan layang. Mau disebut hotel, rasanya kurang cocok. Dan sepertinya letak lokasinya sangat strategis.

Dei Kost, akhirnya kami baru mengetahui namanya setelah pagi hari. Segalanya sudah diatur kerabat kami, jadinya saat check-in dini hari, kami langsung bergegas istirahat. Maklum, kami berangkat dari Kota Semarang Jumat malamnya. Butuh waktu sekitar 5-6 jam untuk tiba di Malang.

Parkir dalam

Meski tak besar halaman parkir kendaraannya, setidaknya untuk ukuran penginapan itu sudah cukup. Kebenaran saat kami tiba, kendaraan kami masih bisa parkir di dalam.

Apakah karna waktunya masih dini hari atau memang yang menginap saat itu sedang sedikit? Entahlah, soalnya saat sore harinya, kendaraan kami sudah tidak bisa parkir di dalam karna sudah full.

Cocok untuk kepepet

Jangan berharap lebih untuk penginapan yang tarif sekali nginapnya ini di bawah 200 ribu meski masuk manajemen RedDoorz. Ini kali pertamanya kami menginap dengan ada branding merah ini.

Saat kami menginap, kamarnya baik-baik saja. Dua tempat tidur dan kamar mandi dalam. Ada 2 botol air minum dengan ukuran kecil. Sudah ber-AC dan ada televisinya.

Karena kami harus membawa pekerjaan apabila keluar kota, harapan mendapatkan jumlah colokan banyak dan meja serta bangku kerja sangat penting buat kami.

Sayangnya, harapan itu tidak kami jumpai kali ini. Colokan ada satu (gambar yang ada televisinya). Karena kerabat kami sudah pindah, kami bisa menggunakannya. Jika belum, itu sangat sulit digunakan.

Yang menarik tapi sebenarnya tidak ingin kami ingat adalah air di kamar mandinya yang berwarna cokelat. Entah, apakah di kamar lainnya sama atau beda. Di tempat kami menginap, airnya tidak memungkinkan kami untuk berpikir mandi meski ada air panasnya. Apakah ini air sumur?



Jika tidak kepepet, sepertinya kami akan mencari alternatif lain. Pengalaman yang tidak terlupakan rasanya kali ini.

...

Rating di google, penginapan ini mendapatkan 3,7 bintang. Komennya juga pada nggak enak dibaca. Apakah tiap kamar berbeda pengalamannya?

Saat kami menginap, kamar baik-baik saja dan tempat tidur yang kami tempati bersih dan aman. Kami hanya kesulitan di air kamar mandinya dan fasilitas colokan listriknya saja saat menginap.

Ada harga, ada rupa. Begitulah pengalaman kami di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang