Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Tayang Terbatas, Film Suporter Masuk Pesantren Tidak Tayang di Semarang


Film Suporter Masuk Pesantren rilis 28 Maret 2019. Dari judul sebenarnya sudah menarik. Tapi apa mau dikata, film ini jadi film pertama kami yang diposting di blog dotsemarang sebagai film yang tidak tayang di Semarang tahun ini.

Wajah film Indonesia yang tidak tampil di bioskop sekarang ini sudah bisa dimaklumi. Seperti Semarang salah satu Kotanya yang harus berpikir dua kali untuk menaruh di sini.

Tahun 2018 saja, ada 12 film Indonesia yang tidak tayang. Tentu Semarang tidak sendirian dalam hal ini. Dari daftar tersebut, film dari Makassar menjadi penyumbang terbesar film yang masuk dalam daftar kami.

Unsur lokal yang kental

Ya, bisa dipastikan sebagian besar pemainnya orang setempat. Tidak akan menemukan artis dalam film tersebut. Dan beberapa tahun belakangan, Makassar dianggap telah bangkit dalam urusan film layar lebar.
Sebenarnya juga dalam daftar film Indonesia yang kami rilis bulan Maret, film berdurasi 84 menit ini tidak ada. Mungkin situs referensi kami lupa memasukkan.

Untuk sinopsis film ini sendiri, mengutips situs 21, menceritakan tentang Aso yang punya kegemaran menonton sepakbola ke stadion setiap tim kesayangannya bertanding, dimasukkan ke Pesantren oleh orang tuanya.

Kondisi Pesantren menyebabkan Aso tidak lagi bisa secara leluasa menyalurkan kegemaran menontonnya ke stadion. Aso kemudian bersahabat dengan Dul, Yos dan Sultan, tiga orang kawannya yang berasal dari daerah yag berbeda-beda.

Pesantren kemudian menjadikan persahabatan mereka melebihi kedekatan dengan saudara kandungnya sendiri. Mereka kemudian menjalin persahabatan dengan sebutan "sahabat kandung".

Video trailer

Berikut video trailer berdurasi 2 menit dari Youtube
...

Tahun 2019, kami berharap tidak ada lagi film yang tayang terbatas. Namun kami tidak bisa berbuat banyak. Satu sisi ini juga demi mengangkat para sineas lokal terus bangkit dan berkarya. Mumpung ada perusahaaan pemilik layar yang mau bekerja sama.

Apakah berikutnya akan ada lagi film yang tidak tayang di Semarang atau Kotamu?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?