Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Seperti Apa Kegiatan Earth Hour 2019 di Hotel GranDhika Semarang?


Tahun ini, pelaksanaan Earth Hour bersamaan dengan debat calon presiden, Sabtu (30/3). Hotel GranDhika Semarang yang baru beberapa waktu lalu mengundang kami, turut ambil bagian dalam kampanye mematikan lampu selama 1 jam ini.

Terakhir kali kami membawa postingan Earth Hour pada tahun 2014. Dan sangat jarang sekali mengambil bagian untuk hadir sebuah acara di malam hari. Terlebih malam minggu.

Kompak pakai kaos merah

Saat kami tiba, acara ditaruh di Kapolagha Restaurant. Semua orang hotel (karyawan dan lainnya), kompak memakai kaos merah. Hotel tampak serius mempersiapkan acara ini sepertinya.

Tidak ada rilis atau rundown acara yang diberikan saat mengikuti rangkaian acara. Yang menarik di sudut ruangan, ada beberapa musisi yang tampil meramaikan.


Dalam sambutannya, Pak Danang Triwidiantoro, GM Hotel, mengatakan bahwa dalam kampanye acara ini kita harus lebih peduli terhadap iklim yang terjadi di bumi kita.

Beberapa pertimbangan mengapa mengambil hari Sabtu, karena aktivitas kebanyakan bersama keluarga dan tidak menganggu aktivitas di hari Senin hingga Jumat. Dan kenapa bulan Maret? Pada umumnya dibelahan bumi ini, bulan Maret terjadi perubahan iklim. Dan ini pas untuk menggelar Earth Hour.


Teater Diponegoro

Kegiatan Earth Hour yang rutin digelar minggu terakhir bulan Maret setiap tahun, banyak dilakukan semua pihak. Bahkan secara global. Lalu, dalam rentang waktu lampu mati tersebut, seperti apa konten yang dihadirkan?


Pertanyaan itu terjawab saat lampu mati dan hadir pertunjukkan dari teater Diponegoro (UNDIP). Temanya yang diangkat adalah Rerungkuh Diriku. Keren sekali mereka membawakannya dengan cahaya yang minim dan membuat kami tertegun.

Usai pertunjukkan, sebelum lampu kembali dinyalakan, para musisi mengambil bagian dengan menyanyikan sebuah lagu yang diikuti semua peserta kegiatan.

Berikut beberapa foto dokumentasi saat acara berlangsung :

Persiapan
Musisi
Hanya lewat Smartphone kami mengabadikan momen ini - Zenfone Max Pro M2

Teater Diponegoro yang berhasil memainkan perasaan kami (akting mereka)
Berapa banyak lilin ini dinyalakan?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🎪 Agenda Festival Kota Lama Semarang 2026: Durasi Lebih Panjang dengan Tema Unity in Diversity

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta