Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Antusiasnya Peserta Semarang, kota Ketiga Program Internet Baik


Bertempat di hotel Santika Premiere, Telkomsel menyelenggarakan program Internet Baik. Program ini sendiri sudah berjalan dari tahun 2016. Tahun ini menjadikan kota Semarang sebagai kota ketiga setelah sebelumnya, Sukabumi dan Purwokerto.

Acara yang dilaksanakan selama 2 hari, Selasa (12/9) dan Rabu (13/9) mendapat antusias yang tinggi dari peserta yang hadir. Dari pantauan kami, peserta yang kebanyakan pengajar seperti guru dan komunitas memenuhi semua kursi yang tersedia di ruangan yang mampu menampung kurang lebih seribu orang.

Semarang yang sangat antusias

Menurut Arif, yang terjun menjadi pembawa acara profesional sejak tahun 2007 ini, menyatakan Semarang antusiasmenya sangat tinggi ketimbang kota sebelumnya, yaitu Sukabumi. Pria yang kini berusia 29 tahun ini sudah bertugas sebagai pembawa acara di 2 kota dalam program Internet Baik tahun 2017.

Arif Dermawan, pembawa Acara Internet Baik di Semarang
"Peserta di Semarang lebih melek gadget, antusiasnya juga lebih tinggi, dan pesertanya lebih tepat untuk talkshow kemarin, hari pertama. Sehingga lebih masuk untuk event Internet baik", ungkap Arif saat kami temui di Hotel Santika.

Harapan dari Arif sendiri untuk acara di kota selanjutnya adalah bisa mengundang orang yang sama seperti peserta di Semarang. Bila tidak pas, acara seperti tidak berarti apa-apa. Sehingga Telkomsel sebagai penyelenggara tidak sia-sia melaksanakan program Internet baik ini.

Widuri, deputy director ICT Watch
Kelas Workshop membludak

Hari kedua, acara Internet Baik masih dilanjutkan dengan kelas workshop. Salah satu pematerinya adalah Widuri dari ICT Watch. Menurut beliau, "antusias peserta diantara 3 kota, Semarang adalah yang paling tinggi. Sebagai contoh di kelas wokshop, dimana beberapa kota bahkan ada yang pesertanya kurang antusias dibanding Semarang".

Salah satu alasan mengapa kota sebelumnya tidak banyak mendapat peserta karena informasi yang diberikan masih kurang sosialisasinya. Sehingga peserta kadang tidak tahu karena ada acara lain.

"Di Purwokerto sebenarnya antusiasnya sudah sangat baik. Tapi ada beberapa alasan yang membuat Purwokoerto kurang maksimal", tambah wanita yang menjabat deputy director ICT Watch ini yang ditemui saat sesi workshop berlangsung.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

6 Alat Untuk Media Sosial

📝 Hari Blogger Nasional 2026: Merawat Rumah, Menjaga Ingatan

💻 Mengenal ASUS OMNI: Asisten Cerdas Offline dan Alasan di Balik Lahirnya Era AI PC

🎭 Karnaval Nostalgia Dugderan: Saat Tradisi Lokal Ikut Meriahkan Panggung MTQ Nasional di Kota Semarang