Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

[Live Blog] Soft Launching Media Tamborae dan Bicara Tentang Hoax


Ini adalah postingan pertama di bulan September untuk kategori 'Live Blog' yang kami ikuti. Tema acara yang diusung cukup menarik, yaitu Hoax, antara Media Sosial dan Media Arus Utama. Jika kamu tertarik, silahkan lanjut membacanya.

Hari kamis (31/8), kami ikut hadir di Library Cafe John Dykstra, Kota Lama Semarang. Acara yang bersifat undangan ini sebenarnya sangat menarik, terutama pemateri dan pembicaranya. Disamping itu, acara ini juga menjadi soft launching lembaga pengembangan media TAMBORE.

Sebelum acara dimulai, ada perform musik
 Wisnu T Hanggoro - Tamborae
 Gregorius M. Finesso, pengurus AJI Semarang dan Kepala Biro Kompas Jateng
 Pak Icis (mohon maaf apabila salah ketik) dari kabarpulau yang datang jauh-jauh dari Maluku.
Penandatangan kerjasama antara Tamborae dan kabarpulau.com 

Live blogging

Isi acara bisa kamu lihat di halaman khusus live blog di bawah ini. Ada tentang media kabarpulau yang berasal dari Maluku, wartawan yang dipecat karena kebanyakan main media sosial di Thailand hingga situasi media di Indonesia menurut beberapa penelitian.

Tips untuk melihat artikel di halaman live blogging di bawah, bila artikel tidak keluar, silahkan klik Load More. Nanti akan ada artikel yang terlihat secara berurutan.

...

Acara yang diikuti kami ini juga dihadiri banyak jurnalis, praktisi jurnalisme warga, aktivis media komunitas dan mahasiswa serta lainnya. Kami mohon maaf atas penyebutan Tamborae dengan Tambore saat live blogging saat acara berlangsung (kami kurang teliti dengan nama tersebut).

Pembicara utama setelah perkenalan dari media Tamborae adalah Dr. Nurul Hasfi Wijayana, dosen dan peneliti media sosial, ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro, Semarang.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Banyak terima kasih atas liputannya ya. Catatan ini merupakan dokumentasi yg baik atas kegiatan perdana kami di Tamborae. Semoga akan banyak kegiatan lainnya yg bermanfaat bagi masyarakay.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

🧘 Mengintip Lantai 2 Cardea Semarang: Lebih dari Sekadar Studio Pilates Biasa

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang