Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Tips dan Video] Perjalanan Menuju Masjid Kapal Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Daya tarik Masjid Kapal memang tak diragukan lagi. Buat kamu yang belum melihat secara langsung, sebaiknya mencoba mendatangi ketimbang membaca postingan kami ini. Karena pengalaman itu lebih seru saat bertemu sesuatu secara nyata. Mau mencoba ke sana? Begini suasana dalam perjalanannya.
Ini pertama kalinya kami berkunjung ke Masjid Kapal. Menggunakan moda transportasi umum yakni, Bis Trans, kami sangat menikmati perjalanan. Arah bis yang kami tumpangi menuju Mangkang atau tempat wisata Kebun Binatang Semarang.
Kami berhenti di halte sebelum kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Karena ini pertama, yang seharusnya lanjut menggunakan bis trans lainnya yang ke arah Ngaliyan, kami berlanjut dengan naik transportasi online, Go-Ride.
Melewati kuburan
Lokasi Masjid Kapal ternyata berada di kawasan yang tidak dijangkau rute bis trans dan kami bersyukur menggunakan Gojek menuju lokasi. Kami berhenti disebuah tikungan arah jalan Anyar, akses menuju lokasi.
Dari gerbang jalanan ini kira-kira lebih dari 7 Km untuk sampai objek wisata yang sempat viral di dunia maya ini. Kami harus melewati perkampungan warga, jalanan yang masih sepi, kawasan hutan dan beberapa makam kuburan.
Cukup menegangkan juga jika harus berjalan sendiri dan sore hari. Rutenya lumayan panjang. Meski begitu beberapa pemandangan cukup menghibur mata. Suasana perjalanan ini kami abadikan lewat video di bawah ini.
Tiba di Masjid Kapal Safinatun Najah
Perasaan kami lega juga akhirnya setelah tiba dengan selamat. Sebenarnya menuju lokasi ini tidak ada biaya pungutan seperti tempat-tempat wisata pada umumnya (tiket masuk). Namun sebaiknya kamu persiapkan uang saja, karna tadi ada yang tarikin.
Berikut video Masjid Kapal versi dotsemarang
...
Tips menuju ke sini, sebaiknya kamu menggunakan kendaraan pribadi. Kalau ada mobil, silahkan saja karna jalannya aman meski kurang mulus dan melewati perkampungan warga.
Bila kamu bermaksud menuju ke sini tanpa kendaraan dengan alasan mendapatkan pengalaman lebih seru, seperti kami semisalnya, ketahui dulu bahwa akses transportasi dari Masjid Kapal menuju keluar lumayan sulit.
Pengalaman kami kemarin untuk kembali menggunakan jasa transportasi online saat balik tidak menemukan driver satu pun yang berada di dekat lokasi. Malah kebanyakan yang ketemu saat mereka tiba dari luar.
Tapi kemarin kami bisa mengakalinya dengan meminta bantuan petugas dari Masjid Kapal. Akhirnya ada yang mengantar meski harus merogoh kocek juga.
Untuk medannya seperti kamu lihat video perjalanan kami di atas, sebaiknya waktu langit masih terang. Kami belum tahu gimana rasanya bila malam hari pulang dari sana. Siang saja sudah lumayan seru, gimana malam. Apalagi sendiri, hehe.. Usahakan rame-rame biar lebih menikmati.
Naik bus Trans bisa. Tinggal bilang aja mau ke arah Mangkang. Untuk rute-rutenya, bisa tanya ke petugas bis. Soal jam, bis Trans itu pagi udah ada. Asal jangan malam saja.
Kalau sekarang kurang ngerti, soalnya lama nggak ke sana lagi. Sedangkan dulu, sulit untuk bus besar masuk sampai ke halaman masjid. Kalau hanya bus mini semacam elf, mungkin bisa
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Ekosistem kendaraan listrik ( electric vehicle ) di Kota Semarang kembali mendapat dorongan positif. Jika biasanya stasiun pengisian daya kendaraan listrik lebih sering ditemui di kawasan rest area jalan tol maupun pusat perbelanjaan, kini fasilitas tersebut juga mulai merambah area perkantoran perbankan di pusat kota. Akhirnya kami memposting ini di blog. Ini bukan konten promosi atau kerja sama berbayar. Kami benar-benar tidak sengaja melewati Jalan Pemuda, tepatnya depan Bank Jateng yang lagi ngadain acara Gebyar Fest 81 . Atribut promosinya sukses mengalihkan mata kami yang membuat akhirnya kami mampir melihat lebih dekat. Terakhir kami menulis tentang SPKLU di blog pada tahun 2023. Entah kenapa kami sudah jarang menuliskannya lagi, padahal event GIIAS Semarang selalu menghadirkan inovasi tentang pengisian kendaraan listrik di sana. SPKLU kedua di blog dotsemarang ini hadir dari Kantor Cabang Utama Bank Jateng, Jalan Pemuda Semarang . Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik ...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Dunia per-Threads-an kembali menghadirkan pemandangan menarik yang sebenarnya bukan hal baru-baru amat dalam kampanye pemasaran digital. Platform media sosial berbasis teks besutan Meta ini mendadak jadi saluran alternatif yang paling menyita perhatian, termasuk bagi penyelenggara pameran otomotif sekelas GIIAS Semarang. Dulu, mengumpulkan content creator atau influencer untuk meliput acara pameran otomotif skala nasional di Semarang butuh energi ekstra. Tim public relations atau penyelenggara acara harus repot mendata nama, memantau tingkat engagement , mengirim surel penawaran satu per satu, hingga bernegosiasi rate card . Namun, itu cerita lama. Memasuki era media sosial serba instan, segalanya berubah drastis. Tengok saja bagaimana penyelenggara GIIAS Semarang memanfaatkannya untuk menjaring pasukan kreator lokal tanpa perlu bersusah payah. Dari Scouting Manual ke Open Call Instan di Threads Beberapa minggu sebelum perhelatan dimulai, akun resmi GIIAS Semarang hadir meramaikan l...
Niat bersepeda di Kota Semarang itu memang butuh komitmen ekstra. Selain kontur jalanannya yang menantang kalau sudah urusan Semarang atas, faktor cuaca yang terik sering jadi alasan orang ragu menjadikannya moda transportasi harian. Tapi karena sepeda sudah jadi alat transportasi utama kami selama belasan tahun, ke mana pun acaranya di area bawah, sepeda lipat tetap jadi andalan. Termasuk saat kami menghadiri sebuah acara diskusi di Novotel Semarang yang berada di Jalan Pemuda pada bulan Agustus lalu. Awalnya kami membayangkan area parkirnya bakal mirip seperti beberapa hotel lain yang menaruh tempat parkir di area belakang gedung. Namun sesampainya di lokasi, ternyata jalurnya berbeda. Kami pun sempat mendatangi petugas security yang berjaga untuk menanyakan di mana parkir khusus buat sepeda. Petugas menyampaikan bahwa memang belum ada area khusus sepeda. Sebagai solusinya, kami diarahkan ke area parkir bersama kendaraan roda dua yang lokasinya ada di lantai bawah ( basement ). Syu...
wahh keren abis yahh,, mau dong kesana ah
ReplyDeleteSilahkan, kak
DeleteKak klo dari terminal Terboyo ke masjid kapal ...pke transportasi umum gm tips nya? Sama bus trans mulai rute jam bro kak.😊🙏
DeleteNaik bus Trans bisa. Tinggal bilang aja mau ke arah Mangkang. Untuk rute-rutenya, bisa tanya ke petugas bis. Soal jam, bis Trans itu pagi udah ada. Asal jangan malam saja.
DeleteKalu mau ke masjid kapal paki big bus apa bisa sampai di halaman masjid?
ReplyDeleteKalau sekarang kurang ngerti, soalnya lama nggak ke sana lagi. Sedangkan dulu, sulit untuk bus besar masuk sampai ke halaman masjid. Kalau hanya bus mini semacam elf, mungkin bisa
DeleteHaii min, kalo sekarang ke masjid kapal naik bis tanggung (seat33) bisa ga?
ReplyDeleteMaaf, belum ada ke sana lagi. Kurang ngerti jadinya
Delete