Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Seperti Apa Berbuka Puasa di Masjid Kauman Semarang?


Masjid Kauman Semarang atau Masjid Agung Semarang, punya sejarah panjang juga di Semarang. Lokasinya yang berada di sebelah barat pasar Johar ini merupakan lokasi ketiga kami berbuka kali ini. Seperti apa berbuka puasa di sini?

Selasa sore (6/6), kami melaksanakan berbuka puasa di Masjid Kauman Semarang. Suasana di sini lebih ramai ketimbang Masjid Jami Pekojan, yang kami kunjungi sebelumnya. Maklum saja, kawasan di sini memang menjadi salah satu pusat keramaian di Semarang.

Sebelum masuk masjid dan menunggu waktu buka, kamu bisa berkeliling sejenak melihat bazar yang ada disekitar masjid. Mulai dari kuliner hingga aksesoris ibadah, pakaian dan sebagainya. Beberapa brand juga ikut ambil bagian, sepertinya mereka memahami betapa menariknya lokasi di sini.

Ini menu buka puasanya

Bunyi sirine menandakan ceramah yang digelar sebelumnya harus diakhiri. Beberapa orang yang sudah lalu-lalang memberikan makanan dan minuman dari tadi membuat kami dan masyarakat yang berbuka juga langsung menyantap menu yang sudah tersaji di depan mereka.

Kalau kamu kangen suara bedug, di sini kamu bisa mendengarkan dan melihat langsung orang yang memukulnya. Tempat makan sendiri berada di teras masjid, tidak ada ruang khusus seperti Masjid Agung Jawa Tengah.




Menurut penceramah tadi yang kami dengar, buka puasa yang pertama sebaiknya makan kurma (sunnah). Kami pun mengikuti anjuran tersebut sebelum menyantap nasi bungkus dan kue yang tadi diberikan.

Berbeda dengan Masjid Jami yang sebelumnya yang punya menu khusus, di sini sepertinya menunya lebih beragam. Beberapa orang yang buka bersama kami juga ada yang berbeda dengan kami. Wah, ini menyenangkan. Kira-kira besok ada menu apa lagi di sini?

 Suasana dalam masjid. Diambil sebelum berbuka puasa
Suasana masjid dari luar. Ada bazar yang meramaikan.
...

Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman merupakan salah satu destinasi wisata religi Semarang selain masjid Agung dan Jami Pekojan. Karna kami fokus pada konten puasa, kami tak banyak bicara soal sejarah yang tentu sudah banyak di mesin pencari bila kamu tertarik menguliknya.

Sedikit bocoran, Masjid ini menjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia secara terbuka hanya beberapa saaat setelah diproklamirkan.

Kalau kamu ingin ke sini besok atau tahun depan, mencari lokasinya tidaklah sulit. Arahkan GPS Smartphone kamu dan ikuti petunjuknya. Kalau tidak pakai GPS, kamu bisa bertanya ke masyarakat yang pasti tahu keberadaannya. Ancer-ancernya pokoknya sekitar Pasar Johar.

Selanjutnya kami akan melihat langsung berbuka puasa di Masjid Layur Semarang.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali