Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Ayah Menyayangi Tanpa Akhir
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Di awal-awal film ini saat mulai, penonton sudah dihadapkan dengan sebuah dilema. Film menyentuh dan semoga Anda tidak lupa membawa tisu. Film Ayah menyayangi tanpa akhir resmi tayang di bioskop tanah air tanggal 29 Oktober 2015.
Lagi, film yang diangkat dari sebuah buku dan kisah nyata dari karya Kirana Kejora. Film berdurasi 88 menit ini membawa satu nama besar yaitu Fedi Nuril yang dikolaborasikan dengan Naufal Azhar, Amanda Rawless, Ade Firman Niken Anjani, Kelly Tandiono, dan Niniek L.
Sukses membuat penonton menangis
Keluar dari cerita asli dari bukunya, film ini menurut saya sukses diceritakan kembali. Akting Fedi Nuril berhasil membuat penonton menangis. Akting yang tidak lebay dan menurut saya ekspresinya sangat datar malah membuat feel penonton sangat dapat. Pria sejati menangis apakah seperti ini?
Alur yang sempat jatuh
Di awal-awal, alurnya langsung tinggi. Penonton dibawa ke sebuah konflik tentang keberanian Fedi Nuril menikahi pacarnya yang selain berbeda negara juga adat istiadat. Fedi berasal dari Solo dengan tata kromo Jawanya dan ini sangat sulit diterima keluarganya kalau menantunya berasal dari Jepang.
Keputusan menikah tanpa restu harus dijalani dan lagi-lagi membuat penonton kembali dibawa ke sebuah dilema tinggi. Sang istri yang diperankan oleh Kelly Tandiono meninggal. Satu-satunya harapan ada pada anak Fedi Nuril yang berperan sebagai Juna di film ini.
Film dari sutradara Hanny R. Saputra sempat kehilangan momentum di tengah-tengah. Kebahagiaan yang dirasakan di bagian tengah membuat film ini kurang greget dan bahkan sangat datar menurut saya. Agak gimana gitu.
Tapi tenang saja, bagian akhir ceritanya kembali naik dan membuat perasaan sebagian penonton yang bersama saya tak dapat membendung isak tangis yang keluar meski dihaluskan suaranya.
Kekuatan akting
Sepertinya alasan saya menonton film ini adalah sosok Fedi Nuril yang selalu memberi warna dalam perfilman Indonesia. Sosok tersebut selalu melekat tentang kisah kehidupan yang sedih. Banyak film yang sukses dibawanya menjadi hits.
Selain Fedi Nuril, ada Kelly Tandiono juga yang menurut saya sangat menarik meski durasi tampilnya sangat kurang. Wajah orientalnya yang sangat dalam membuatnya sukses memerankan wanita Jepang yang menjadi istri Juna. Apalagi saat berbicara dengan logatnya. Coba lebih banyak tampilnya.
Kelly yang beberapa film selalu tampil dengan sosok akting petarungnya berubah menjadi kekasih dan ibu di film ini. Menarik menurut saya. Untuk pemain lain, semuanya cocok dengan kolaborasi kedua pemain yang saya sebut diatas.
Mengintip pesan kecilnya
Tanpa sadar film ini memberi pesan yang selama ini sering terjadi pada kehidupan masyarakat kita. Menikah tanpa restu orang tua maupun keluarga sangat tidak tidak dianjurkan. Doa-doa mereka dibutuhkan untuk semua kelancaran. Kita tahu itu tentunya. Dan cerita film ini mengarah kesana.
Kesimpulan
Film yang sangat direkomendasikan buat ditonton satu keluarga. Ditambah kategori film ini untuk semua umur. Nama besar pemain filmnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Saya berharap film ini dapat bertahan lama.
Sediakan tisu atau ada yang mau mencoba menerima tantangan nonton film ini tidak sedih. Audio film yang terdengar sangat baik ini memberi warna tersendiri untuk menggugah perasaan penonton.
Kota Semarang kembali kedatangan ruang literasi baru yang berlokasi di kawasan strategis Jalan Pandanaran. Ya, Gramedia Jalma Semarang baru saja resmi menggelar acara Grand Opening pada Jum'at, 24 Juli 2026 kemarin. Bagi Kami yang sering keliling kota demi berburu cerita lokal, kehadiran tempat ini jelas memikat perhatian. Dari berbagai potongan gambar dan video yang berseliweran sejak masa soft opening hingga hari peresmiannya, harus diakui infrastruktur yang ditawarkan sangat mewah. Bagi para pencinta buku atau pemburu ruang kreatif di Semarang, tempat ini menyajikan kenyamanan fasilitas yang luar biasa. Desainnya megah dan sangat memanjakan mata. Sebagai warga kota, Kami tentu sangat mengapresiasi kehadiran fasilitas sekeren ini. Semarang memang butuh lebih banyak ruang segar untuk merawat kewarasan. Namun, ada alasan kuat mengapa kami tidak hadir di Jalma Semarang saat pita peresmiannya digunting kemarin. Mencoba Mengetuk Pintu, Namun Terabaikan Jauh sebelum hari peresmianny...
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Gelaran Piala Dunia 2026 memang telah berakhir dan Spanyol keluar sebagai juaranya. Saat gelaran berlangsung, di mana banyak orang sibuk mencari platform resmi untuk menonton pertandingan secara langsung, kami punya cerita menarik yang baru kesampaian untuk dituliskan sekarang di sini. Penasaran? Sempat disebut-sebut kurang greget dari segi promosi, bagaimanapun Piala Dunia 2026 tetap menjadi magnet tersendiri bagi banyak orang. Baik mereka yang memang penyuka sepak bola, maupun yang sekadar ikut meramaikan. Tidak heran, banyak pihak memanfaatkan momentum ini untuk memberikan ruang nonton bersama, baik secara offline maupun online . Kami sendiri menikmati siaran langsung Piala Dunia kemarin dari platform sebelah, yakni Snack Video. Bukan saja karena lebih mudah mendapatkan aksesnya, tetapi juga terasa nyaman dengan siarannya meski jaringan internet yang kami gunakan sedang kurang maksimal. Menahan Diri Demi Kenyamanan Nonton Live Streaming Kami tahu persis bahwa Snack Video bukanlah ...
Bagi yang sering melintas di Jalan Majapahit Semarang, bangunan yang satu ini pasti sempat mencuri perhatian di akhir tahun 2025 lalu. Transformasi eks Gedung Ganesha Operation (GO) menjadi Markas QuikFix dan New Prodi Ban Majapahit memang memberikan penyegaran visual yang mencolok di kawasan tersebut. Jika sebelumnya kami hanya sempat mendokumentasikan fasad luarnya dari pinggir jalan, tepat pada tanggal 6 Juli 2026 kemarin, kami akhirnya mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung layanan dari dalam bengkel modern ini. Kunjungan perdana kami ini murni karena tugas personal dari keluarga untuk melakukan servis rutin kendaraan, bukan karena undangan media ataupun kerja sama resmi. Namun, sudut pandang sebagai konsumen biasa ini justru memberikan pengalaman yang jujur dan apa adanya untuk dibagikan kepada pembaca sekalian. Alur Pelayanan yang Terstruktur di Front Office Begitu kendaraan memasuki area bengkel, petugas dengan sigap langsung menyambut dan mengarahkan kami menuju ...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletesaya juga nangis setelah nonton film ini
ReplyDeletehikss
Delete