Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Kapan terakhir Dolan Museum?


Judul diatas diambil dari tema acara yang berlangsung awal bulan ini atau tepatnya tanggal 1 November di Ruang Apresiasi Museum Ranggawarsita. Ayo kapan Anda terakhir mengunjungi Museum?

Sebagai salah satu Museum terbesar di Jawa Tengah yang letaknya berada di Semarang, pihak Museum sangat berusaha mengkampanyekan masyarakat untuk pergi ke Museum. Salah satu upaya mereka adalah dengan mengadakan talkshow sehari.

Ada 50 peserta yang mengikuti kegiatan ini yang menghadirkan 3 pembicara dengan latar belakang berbeda. Ada Mas Rukardi (Jurnalist uara Merdeka), Ami (Duta Museum Jateng 2012), Dhevi (Traveller).

Acara ini dimulai dengan pertanyaan "Kapan terakhir Dolan Museum?". Dilanjut dengan sharing tentang Museum dari sejarah, duta wisata dan traveller. Museum mempunyai beberapa koleksi peninggalan sejarah yang bisa menjadi sumber pendidikan. Karena karya sejarah yang kreadible.

Sebagai anak muda kita harus memiliki kesadaran untuk mengenal museum lebih dekat dan mencintai budaya Indonesia. Dari sisi traveller, Dhevi menjelaskan bahwa museum bisa menjadi tujuan traveling untuk lebih mengenal sejarah.


Dhevi, salah satu pembicara

Jadi ketika kita mengikuti tren traveling, kenapa kita masih enggan untuk berkunjung ke museum. Sedangkan Indonesia mempunyai koleksi peninggalan sejarah di masa lampau.

Setelah talkshow, selanjutnya sesi tanya jawab dengan komunitas. Selanjutnya acara ditutup dengan jalan - jalan bareng untuk melihat persiapan Museum Mart 2015.

*Artikel diperbarui 13 Oktober 2017

Artikel terkait
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

🧘 Mengintip Lantai 2 Cardea Semarang: Lebih dari Sekadar Studio Pilates Biasa

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang