Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Kakak
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ada yang berani tinggal di rumah sendirian dengan berbagai peristiwa yang tak masuk akal? Film dengan durasi 85 menit ini mengajak penontonnya bertegang ria. Film Kakak resmi tayang di bioskop tanah air tanggal 5 November 2015.
Animo penonton Semarang di awal film ini rilis masih seperti biasa, standar. Kurang dari 20 penonton di jam pertama seakan menggambarkan bagaimana wajah perfilman tanah air masih belum maksimal. Meskipun demikian, film ini setidaknya lebih baik dari film yang juga sama-sama tayang, film Misterius.
Film yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang kehidupan suami istri yang masih muda harus menghadapi kenyataan bahwa rumah yang mereka tempati ternyata ada penunggunya yang berwujud anak perempuan.
Jangan berpikir negatif dulu tentang film ini. Berikut beberapa hal menarik dari film Kakak yang perlu Anda ketahui sebelum pergi ke bioskop akhir pekan ini.
Hantu baik
Hal pertama yang ingin disampaikan lewat film ini adalah ini berbeda dengan film-film yang bergenre sama yaitu horor. Jarang-jarang sih melihat cerita yang ingin memberikan sisi lain soal perwujudan dengan hal positif. Film garapan Ivander Tedjasukmana ini menurut saya sukses melakukannya.
Melihat akting Laudya Chintya Bella tanpa kerudung
Meski harus diterpa isu yang kurang sedap, Laudya Chintya Bella yang setahun belakangan ini muncul di film layar lebar dengan kerudung, lewat film ini, Bella harus menerima kenyataan bahwa ia tidak berkerudung.
Banyak orang bertanya soal ini dan tanpa sadar menaikkan citra film ini yang ternyata film ini mengambil syuting sebelum Bella menggunakan hijab. Entah mengapa baru sekarang film ini keluar. Apa karena jadwal teratur film Indonesia yang tayang?
Totalitas para pemain
Bila Laudya Chintya Bella berhasil menarik minat penonton film karena isu yang tak sengaja tersebar sendiri, maka penonton juga harus melihat bagaimana totalitas Bella dan Surya Saputra bermain di film ini sangat baik.
Saya melihat biasanya genre horor identik dengan Shandy Aulia yang sudah menjadi ikonnya, tapi melihat Bella bermain genre ini rasa penasaran pun timbul begitu saja. Apalagi disandingkan dengan Surya Saputra yang menjadi suami di film produksi Firefly Cinema ini.
Beberapa adegan profesional pun dilakukan untuk menghidupkan suasana. Makanya tidak disarankan Anda membawa anak-anak dibawah usia 17 tahun karena film ini bercerita sepasang suami istri.
Chintya Bella benar-benar menjadi pembeda di film ini. Dan kita tidak tahu lagi kedepannya apakah ia akan tetap menerima film bergenre horor kembali mengingat ia sekarang sudah menggunakan hijab yang identik dengan drama asmara.
Bagaimana mereka menyelesaikan masalah ini?
Yang membuat rasa penasaran tentang film ini adalah penyelesaian cerita. Anda akan merasa membosankan di awal-awal cerita karena alur yang dibawa sangat pelan. Beberapa saat naik namun tidak besar kemudian datar kembali dengan waktu yang cukup lama.
Bagian akhir film ini menjadi bagian yang dinanti untuk membuat Anda tetap bertahan. Suasananya sudah dapat nih, bumbastis audio yang membuat sebagian penonton histeris ketakutan juga berhasil dan penampakan sesekali yang tidak sering pun membuat adrenalin naik turun.
Pada akhirnya, Chintya Bella yang berperan sebagai Kirana telah memiliki anak kandung. Seringnya mengalami keguguran menjadi masalah dalam keluarga ini selain mertua yang sering ikut campur. Lalu, bagaimana sosok perwujudan yang menunggu rumah yang memiliki sisi positif?
Kesimpulan
Film yang menarik dari segi kekuatan cerita dan akting para pemain. Lagi-lagi membawa latar rumah sebagai background utama film ini. Dan juga, ini merupakan kisah nyata yang terjadi di sekitar masyarakat kita.
Meski saya sudah menyebutkan kelebihan film Kakak, film ini juga memiliki kekurangan. Alur cerita yang banyak datarnya ini membuat rasa bosan sangat mengganggu. Entah karena ingin ceritanya dapat atau karena standar durasi film.
Selamat berakhir pekan dan tetap menonton film Indonesia! Cek jadwal film Indonesia yang tayang di bioskop Semarang DI SINI.
Kota Semarang kembali kedatangan ruang literasi baru yang berlokasi di kawasan strategis Jalan Pandanaran. Ya, Gramedia Jalma Semarang baru saja resmi menggelar acara Grand Opening pada Jum'at, 24 Juli 2026 kemarin. Bagi Kami yang sering keliling kota demi berburu cerita lokal, kehadiran tempat ini jelas memikat perhatian. Dari berbagai potongan gambar dan video yang berseliweran sejak masa soft opening hingga hari peresmiannya, harus diakui infrastruktur yang ditawarkan sangat mewah. Bagi para pencinta buku atau pemburu ruang kreatif di Semarang, tempat ini menyajikan kenyamanan fasilitas yang luar biasa. Desainnya megah dan sangat memanjakan mata. Sebagai warga kota, Kami tentu sangat mengapresiasi kehadiran fasilitas sekeren ini. Semarang memang butuh lebih banyak ruang segar untuk merawat kewarasan. Namun, ada alasan kuat mengapa kami tidak hadir di Jalma Semarang saat pita peresmiannya digunting kemarin. Mencoba Mengetuk Pintu, Namun Terabaikan Jauh sebelum hari peresmianny...
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Bagi yang sering melintas di Jalan Majapahit Semarang, bangunan yang satu ini pasti sempat mencuri perhatian di akhir tahun 2025 lalu. Transformasi eks Gedung Ganesha Operation (GO) menjadi Markas QuikFix dan New Prodi Ban Majapahit memang memberikan penyegaran visual yang mencolok di kawasan tersebut. Jika sebelumnya kami hanya sempat mendokumentasikan fasad luarnya dari pinggir jalan, tepat pada tanggal 6 Juli 2026 kemarin, kami akhirnya mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung layanan dari dalam bengkel modern ini. Kunjungan perdana kami ini murni karena tugas personal dari keluarga untuk melakukan servis rutin kendaraan, bukan karena undangan media ataupun kerja sama resmi. Namun, sudut pandang sebagai konsumen biasa ini justru memberikan pengalaman yang jujur dan apa adanya untuk dibagikan kepada pembaca sekalian. Alur Pelayanan yang Terstruktur di Front Office Begitu kendaraan memasuki area bengkel, petugas dengan sigap langsung menyambut dan mengarahkan kami menuju ...
Gelaran Piala Dunia 2026 memang telah berakhir dan Spanyol keluar sebagai juaranya. Saat gelaran berlangsung, di mana banyak orang sibuk mencari platform resmi untuk menonton pertandingan secara langsung, kami punya cerita menarik yang baru kesampaian untuk dituliskan sekarang di sini. Penasaran? Sempat disebut-sebut kurang greget dari segi promosi, bagaimanapun Piala Dunia 2026 tetap menjadi magnet tersendiri bagi banyak orang. Baik mereka yang memang penyuka sepak bola, maupun yang sekadar ikut meramaikan. Tidak heran, banyak pihak memanfaatkan momentum ini untuk memberikan ruang nonton bersama, baik secara offline maupun online . Kami sendiri menikmati siaran langsung Piala Dunia kemarin dari platform sebelah, yakni Snack Video. Bukan saja karena lebih mudah mendapatkan aksesnya, tetapi juga terasa nyaman dengan siarannya meski jaringan internet yang kami gunakan sedang kurang maksimal. Menahan Diri Demi Kenyamanan Nonton Live Streaming Kami tahu persis bahwa Snack Video bukanlah ...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Comments
Post a Comment