Langsung ke konten utama

[Review Event] International Semarang Night Carnival 2018


Cuaca kota Semarang hari ini sangat cerah. Entah kenapa, malam minggu seperti sudah menjadi hari rutin digunakan untuk pelaksanaan acara Semarang Night Carnival (SNC) yang tahun ini jatuh pada tanggal 5 Mei 2018. Apakah kamu pergi menonton?

Semarang Night Carnival 2018 datang kembali dengan mengusung tema 'Kemilau Semarang'. Acara setahun sekali ini yang sudah berjalan 8 kali memang harus ditunggu, apalagi kali ini acara tidak sekedar berskala nasional, melainkan Internasional.

Selain perubahan tema yang membuat semua kostum ikut berubah tahun ini dengan tahun sebelumnya, rute perjalanan peserta SNC pun turut berubah. Tidak ada kawasan sekitar titik nol kilometer yang biasa beberapa tahun terus dihidupkan.

Titik utama kali ini, untuk keberangkatan dan kembali, berada di Balai Kota. Peserta karnaval berjalan mengelilingi jalan Pemuda yang memutar ke kampus Udinus atau jalan Imam Bonjol. Lalu, memutar menuju Paragon Mal dan selesai kembali di Balai Kota.

Akses macet menuju lokasi


Tiap gelaran SNC, pihak kota selalu memberlakukan tutup jalan yang memang hal rutin dilakukan demi kenyamanan dan kelancaran acara. Kerja keras pihak dishub memang sangat berat ketika jalan ditutup beberapa jam sebelum acara.

Masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan lalu lintas tentu harus memikirkan kembali bahwa acara ini sudah berjalan lebih dari 5 kali. Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah tentunya. Kami harap tahun depan, hindari kawasan yang berada disekitar acara SNC.

Masih mengandalkan famtrip bloger


Kami bersyukur gelaran SNC 2018 menjadi trending topik Indonesia. Kerja keras untuk mendapatkan peringkat pertama di Twitter bukan saja karena partisipasi masyarakat yang datang dan berbagi di media sosial.

Tahun ini, pihak kota lewat dinas pariwisata masih mengandalkan program famtrip blogger, dimana mengajak bloger dari luar kota untuk datang seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini sepertinya sudah berjalan ketiga kalinya.

Selain dari kicauan bloger dan masyarakat, pasukan Genpi Jateng juga kami lihat turut meramaikan. Semua statistik #SNC2018 bisa dilihat di sini yang sudah kami buat.

Sudut lain dari atas Jembatan


Bila tahun lalu kami mendapatkan co-card media, tahun ini kami tidak mendapatkannya. Mungkin panitianya berubah, namun kami tak ambil pusing. Meski sebagai bloger kota Semarang, kami tetap mencari sudut lain seperti yang kami lakukan gelaran tahun sebelumnya.

Jembatan penyebrangan yang satu-satunya berada di jalan Pemuda kali ini kami ambil untuk dijadikan spot mengambil gambar-gambar suasana acara SNC. Saat acara berlangsung, kami langsung live event via Twitter. Kamu bisa lihat cerita yang lain yang tidak kami ceritakan di halaman ini dan beberapa gambar menarik lainnya, buka di sini.

Ada komunitas mobil yang berpartisipasi


Kesalahan kami yang berada di belakang rute keseluruhan peserta SNC adalah tidak dapat melihat berbagai aktraksi yang ditampilkan di depan panggung yang berisi tamu kehormatan, seperti pak Wali Kota.

Dampak dari berbagai penampilan tersebut, kami sangat bosan menunggu dari atas. Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam lebih. Peserta karnaval masih tidak berjalan. Terutama peserta dari luar negeri yang turut berpartisipasi.

Yang ditunggu tiba juga. Setelah menunggu lama, karnaval berjalan. Dari sekian peserta dari belakang, perhatian kami tertuju pada mobil-mobil yang bersuara menggelegar. Apakah mereka salah satu peserta yang ikut berpartisipasi?

Sepertinya begitu. Mereka mengikuti rute dari awal hingga akhir. Entah apakah ini semaca terobosan baru buat kami, atau kami saja yang baru ngeh ada komunitas ini tiap tahun.

Peserta Internasional tidak selesai mengikuti rute


Perhatian kami memang tidak banyak tertuju pada penampilan di depan panggung. Perhatian kami tertuju para peserta belakang dan karnaval yang berjalan kembali ke Balai Kota.

Kemana para peserta Internasional yang dari tadi sebelum karnaval berjalan mereka sangat semangat menunjukkan penampilan mereka? Kami tak melihatnya hingga karnaval selesai. Mungkin mereka sudah kelelahan, dan kami maklumi.

Dimeriahkan artis penyanyi


Kami sempat berpapasan dengan rekan bloger kami yang juga tergabung dalam Blus Community saat acara sudah selesai. Namun masyarakat masih saja memadati kawasan jalan Pemuda.

Ya, penampilan artis penyanyi di atas panggung yang menghibur setelah karnaval selesai, benar-benar menarik perhatian. Tentu saja, dua nama besar turut hadir untuk meramaikan acara yang memang dipersiapkan untuk hari jadi kota Semarang. Ada God Bless Dan Once Mekel yang dipersiapkan menutup gelaran Semarang Night Carnival tahun 2018.

Bonus : Survei instagram

Instagram bagi kami seperti sebuah kekuatan yang menarik dalam membangun hubungan. Maka tak salah, kami menggunakannya untuk melihat seberapa antusias pengguna.

Kami membuat survei instagram dengan sebuah pertanyaan 'kamu hadir di acara SNC2018?'. Dan hasilnya sebagai berikut.

Jawaban YA ada sekitar 29% dengan jumlah pemilih 105 pengguna. Dan jawaban NGGAK, sekitar 71% dengan jumlah pemilih 263 pengguna.

Kesimpulan dari survei ini adalah bahwa masyarakat yang tumpah ruah melihat acara SNC 2018, kita dapat mengetahui ada yang tidak hadir. Tentu kamu akan menjawabnya sudah pasti ada yang gak datang.

Dengan survei ini, kami bisa lebih memastikan saja siapa-siapa yang ikut berpartisipasi. Tidak ada pengaruhnya sebenarnya. Namun bila digarap dengan serius, tahun depan survei seperti ini pasti lebih menarik lagi untuk kembali dibuat.

...

Ulasan tahun 2017 tentang Semarang Night Carnival bisa kamu lihat di sini. Kira-kira bagaimana dengan tahun tahun depan, apakah SNC 2019 kembali datang dengan sesuatu yang berbeda. Apakah kami kembali duduk manis dari atas jembatan? Patut ditunggu.

Untuk hasil survei, meski dilakukan hanya 24 jam, hasil yang diperoleh cukup mencengangkan. Dari total pengguna yang mengisi, sekitar 70% yang menjawab tidak bisa hadir. Perlu sebuah strategi menarik perhatian mereka?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini Logo HUT Kota Semarang yang Ke 471

Mengusung tema seputar HUT Kota Semarang yang ke-471, seperti tiap tahun rutin lomba ini dilaksanakan, kami pun ikut membawanya ke blog dotsemarang. Buat yang belum tahu, berikut pemenangnya.

Adalah Gondang Tri Witono, pemenang dari Jogja untuk lomba desain logo HUT kota Semarang ke-471 kali ini.

Untuk tagline "Bersama Rakyat, Semarang Semakin Hebat', ternyata ini tambahan. Lomba yang digelar bulan Februari ini diikuti ribuan peserta, selengkapnya bisa kamu lihat di foto instagram di bawah ini.

PEMENANG LOMBA LOGO ...... Sugeng dalu poro sedulur, Penjurian Tahap Akhir Lomba Logo Hari Jadi ke 471 Kota Semarang Tahun 2018 telah selesai dilakukan dan dengan ini mempersembahkan Logo dari: GONDANG TRI WITONO Alamat : Jl. Pakel UHV 451, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Sebagai PEMENANG Lomba Logo Tahun 2018 ini Kepada pemenang akan dihubungi oleh panitia untuk teknis pengambilan hadiah yang akan diserahkan setelah Upacara Peringatan Hari Jadi ke 471 Kota Semarang tanggal 2 Mei 2017…

Instagram dan Poster Film Indonesia

Instagram buat kami saat ini adalah tempat terbaik untuk mencari poster film Indonesia yang akan atau sedang tayang di bioskop. Kami memanfaatkannya untuk membantu kami melengkapi postingan agar lebih menarik.

Jika kamu menengok media sosial Kofindo, seperti Twitter, Facebook maupun Instagram, kami memiliki beberapa poster film di sana. Kami mendapatkannya dari Instagram dengan bantuan aplikasi, seperti Snaptube.

Sebagai akun yang konsen film Indonesia, khusus di Semarang, kami ingin berbagi informasi film apa saja yang sedang tayang di kota kami, Semarang. Alasannya jelas, mengajak masyarakat berbondong-bondong pergi ke bioskop.

Instagram, alat promosi

Setiap judul film Indonesia yang akan rilis, kami dengan mudah menemukan poster film Indonesia di sana. Pemasar film saat ini memang menjadikan Instagram sebagai alat promosi.

Bahkan dalam perkembangannya, mereka melakukan poster layaknya rilis film. Mulai ada teaser, hingga rilis resmi official poster. Ini sangat menarik buat kami.

Ka…

Ini Harga Tarif Parkir Inap di Stasiun Tawang Tahun 2018?

Selain bandara yang memberi pelayanan parkir inap buat kendaraan, stasiun kereta api juga memberlakukan hal yang sama. Apakah kamu dalam tujuan perjalanan ke luar kota dan ingin parkir di Stasiun Tawang?

Minggu pagi (14/10) kami mendapat kesempatan pergi ke stasiun Tawang. Kebenaran bukan untuk meliput atau mengeksplore, ada kerabat yang pulang dari liburan di kota Semarang.

Saat sudah melayani hingga pintu masuk ruangan, kami jadi ingat bahwa ada pernah yang bertanya kepada kami lewat blog dotsemarang tentang tarif parkir inap di sini, stasiun Tawang.

Kesempatan bagus ini tentu tidak kami sia-siakan. Kami langsung bertanya pada petugas parkir dan petugas jaga piket loket pintu keluar. Dan berikut tarif yang diberlakukan.

Mobil
Parkir inap dikenakan harga 45 ribu rupiah. Lebih dari hari yang diterapkan, akan dikenakan biaya lagi. Sepeda Motor
Parkir inap roda dua dikenakan biaya 25 ribu rupiah. Dan sama seperti mobil, akan ada biaya tambahan bila lebih dari waktu yang diterapkan, 24 jam…

Gumuk Reco Sepakung, Ayunan yang Mendebarkan

Setelah mendapatkan suguhan pemandangan alam yang membentang luas dari lokasi ketinggian yang dinamakan Helipad, tujuan berikutnya dan terkahir dalam program One Day Tour Bersama Bloger Milenial adalah Gumuk Reco.

Bila dalam perjalanan sebelumnya kami menggunakan dua kendaraan mobil pikup, maka perjalanan menuju Gumuk Reco hanya menggunakan satu mobil.

Cuaca hari itu, November 2018, sedang tidak bersahabat. Cerah yang menemani berganti gerimis yang membuat jari jemari terpaksa bergerak melindungi diri. Spanduk yang dibawa untuk berfoto menjadi tameng semua orang di atas mobil, melindungi diri dari hujan yang jatuh ke tubuh.

Jalan yang berkelok-kelok

Kami pikir menuju lokasi Gumuk Reco sudah aman dari jalanan yang berkelok-kelok, tapi malah lebih menaikkan tensi. Penyuka spot yang mampu menaikkan adrenalin, pasti sangat senang dengan lokasi seperti ini.

Jalanan yang lebarnya tidak seberapa terkadang harus bergantian dengan kendaraan yang berlawanan. Kanan kiri jalan terkadang hutan dan…