Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Phi Semesta Hotel : Hotel Syariah Pertama di Semarang


Tahun 2009, hotel Semesta yang terletak di jalan KH Wahid Hasyim atau dekat dengan kawasan Pecinan resmi menjadi hotel syariah pertama di Semarang, bahkan Jawa Tengah. Sebentar lagi puasa, rasanya sangat cocok membawa hotel bintang tiga ini ke blog.

Bulan April tahun 2018 ini, kami berkesempatan menengok langsung suasana di dalam hotel. Bahkan kami diajak tur kamar hotel mereka yang memiliki 5 lantai. Ulasan atau review tentang hotel Semesta ini perlu diketahui bahwa tanpa menginap.

Meski ini bukan kunjungan yang pertama kali, baru kali ini kami bertemu dengan General Manager Hotel yang kebenaran baru menjabat sejak bulan April.

Arti Phi yang melekat pada Semesta Hotel

Ada pertanyaan dasar yang sebenarnya banyak orang yang sudah memahami tapi kami tidak tahu. Hotel Semesta yang bernuansa warna terang orange ini, nama yang kami ingat sebatas hotel Semesta. Tanpa embel-embel kata Phi.

Rasa penasaran kami membuat waktu berharga untuk menulis ulasan ini banyak kebuang karena tidak ada satu pun yang kami temukan membahas Phi tersebut.

Namun syukurlah, kami mendapatkan informasinya langsung dari pekerja di sana. Phi yang tertera di Phi Semesta Heritage Hotel & Convention kepanjangannya Perjalanan Haji Indonesia (PHI).

Tulisan tersebut sudah melekat karena dari awal lahan yang digunakan adalah milik YPHI Jawa Tengah yaitu Yayasan Perjalanan Haji Indonesia yg digunakan sebagai asrama haji di semarang sebelum berangkat melalui bandara ahmad yani yang sekarang asrama haji sudah dipindahkan menjadi satu di Islamic Center Manyaran.

Hotel dengan konsep Syariah

Saat kami diajak melihat salah satu kamar beserta rombongan yang terdiri dari awak media, kamar yang pertama kami lihat adalah tipe Suite. Kamar ini bisa dikatakan harganya paling mahal untuk Semesta hotel.

Bagian menarik dari kamar yang sangat luas menurut kami ini, sepertinya bisa jadi dua kamar, adalah penempatan Alquran seperti gambar di bawah ini.


Ya, hotel Semesta memang memakai konsep Syariah. Tulisan Phi tadi menjadi dasar sang pemilik hotel yang merupakan pengurus di YPHI Jateng memperbolehkan lahan yang awalnya asrama untuk calon jemaah haji menjadi penginapan komersil.

Bukan hanya semua harus serba halal, tiap waktu sholat akan diperdengarkan azan lewat speaker yang terpasang. Itu artinya, tiap lorong atau ruangan, tamu akan mendengar waktu sholat tersebut.

Bangunan Cagar Budaya

Selain mengusung syariah, dimana hotel ini memiliki masjid yang bisa memuat jamaah sholat jumat, hotel Semesta memiliki meeting rooms dan ballroom yang sangat menarik. Dua gedung serba guna tersebut merupakan bangunan Cagar Budaya, yaitu Raffless Ballroom dan Van Oyen House.

Saat kami diajak masuk ke dua gedung tersebut, Raffless Ballroom sepertinya yang bisa dimanfaatkan untuk acara dengan jumlah pengunjung yang banyak.

 Raffless Ballroom
Bisa digunakan lebih dari 500 orang sepertinya
 Van Oyen House atau Ceramic Dome
Bisa baca tulisan di gedung Van Oyen House ini
Restauran Wonogiri

Ini adalah ruang untuk makan. Jadi bila kamu menginap di sini, untuk sarapan harus turun dari kamarmu berada. Di hotel Semesta, dianjurkan untuk tidak merokok karena memang tidak ada ruangannya.

Makanan di restauran semua halal tentunya. Yang mencari minuman alkohol sebaiknya memilih minuman herbal, seperti jamu yang disediakan. Lebih berkhasiat tentunya.

Unik juga lihat meja makan dengan alas warna kuning ini
 Suasana dan desain lorong hotel Semesta. Ini lantai 5.
 Mengintip tiap kamar lewat room tour hotel 
 Kamar Deluxe
 Tempat tidur kamar Suite, apakah cocok untuk merayakan bulan madu pernikahan di sini
 Rasa Semarang yang kental ditunjukkan lewat lukisan yang dipajang dibeberapa kamar tamu

Info Phi Hotel Semesta

Untuk alamatnya, kami sudah beritahukan di awal tulisan ini dibuat. Kawasan Kranggan atau tepatnya dekat-dekat ke arah Pecinan.

Kalau nggak kepoin saja media sosialnya seperti Facebook (semesta.heritage), Instagram (semestahotel_semarang) dan Twitter (SemestaHotelSmg). Alamat situs bisa dibuka di www.semestahotel.com. Kontak 024-3576000.
..

Meski Phi Semesta Hotel mengusung konsep syariah, taglinenya dengan 'Heritage Hotel & Convention" yang melekat pada alat promosi semacam brosur, membuat kamu tetap bisa menginap di sini (nonmuslim) karena hotel ini untuk umum. Aksesnya mudah dijangkau, terutama bila ingin mengunjungi destinasi wisata di kota Semarang.

Kami sangat penasaran dengan masjid yang ada di dalam hotel, mengingat saat kami berkunjung ada banyak masyarakat yang menunaikan sholat Jumat di sini.

Kami harap suatu hari bisa menginap di sini dan melengkapi kembali halaman ini untuk menambah referensimu tentang hotel Semesta Semarang.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali