Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Famtrip Blogger Semarang dan Trending Topik Twitter


Kami senang banyak bloger dari seluruh Indonesia mau berkunjung ke kota Semarang. Itu artinya, ada kampanye promosi yang akan didapatkan Ibu Kota Jawa Tengah ini yang tentu semakin menunjukkan hal-hal menarik, khususnya di bidang pariwisata.

Tiap tahun, menjelang hari jadi kota Semarang, pemerintah kota yang mengurusin bidang wisata bergerak dengan mengundang banyak bloger. 

Tahun ini adalah tahun ketiga, program ini berjalan. Kami baru sadar bahwa Gus Wahid yang selama ini kami kenal sebagai jurnalis dan mulai merambah dunia bloger adalah pengurus Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang (BP2KS). 

Bersama Dinas Pariwisata kota, Famtrip blogger Semarang seperti sebuah agenda rutin. Edisi kali ini pun jumlahnya semakin banyak dengan jumlah 35 peserta. Yang menarik, mengutip dari situs rmoljateng.com (6/5), ada yang berasal dari Malaysia untuk acara yang berlangusng selama 3 hari 2 malam ini.

Trending topik

Menurut catatan kami yang sudah publish sebelumnya, tahun pertama Famtrip blogger Semarang mengundang sekitar 20 bloger untuk berpartisipasi. Dan tahun kedua, ada 25 bloger. Rata-rata yang diundang lebih banyak bloger yang mengulas konten traveling.

Kami berharap bisa bertemu dengan mereka, mendengarkan bagaimana pengalaman mereka selama menelusuri kota Semarang. Tapi itu sangat sulit, aktivitas mereka benar-benar padat.

Untungnya tahun ini, kami bertemu dengan beberapa bloger yang kami kenal yang juga pergi ke Jakarta bulan April di acara Asus.

Selain tujuannya mengeksplore Semarang, kehadiran mereka dalam event bertajuk Semarang Night Carnival juga begitu penting.

Masih mengutip situs yang sama, menurt Gus Wahid goal dari apa yang mereka lakukan di Semarang adalah trending topik untuk acara puncaknya (SNC2018).

Saat kami mengikuti acara ini, di tempat yang berbeda dengan peserta Famtrip tentunya, tagar #SNC2018 sukses mendapatkan peringkat atas untuk Indonesia.

Hingga pagi esok harinya, trending topik masih tetap bertahan. Ini sesuatu yang luar biasa menurut kami. Seperti apa statistik tagar ini dan siapa saja yang berpengaruh, kami sudah membuatkan data statistik tagar Semarang Night Carnival 2018 yang dapat kamu lihat di sini.

..

Tahun ketiga kunjungan bloger ke Semarang dalam rangka ulang tahun kota bagi kami bisa dikatakan sukses, terutama dari sisi trending topik di Twitter.

Kira-kira tahun depan, jika program ini tetap berjalan, tren pemasaran apalagi yang akan dilakukan untuk memaksimalkan event? Apakah masih memaksimalkan trending Twitter atau? Mari ditunggu.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

🏃‍♂️ 23 Semarang BTS Run: Strategi Jenius Memasarkan "Debu Proyek" Menjadi Gaya Hidup