Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Berkenalan dengan Komunitas Diajeng Semarang


Mereka resmi dibentuk pada tanggal 15 November 2016. Tentu saja, dari namanya saja semua anggotanya mayoritas adalah perempuan. Halaman ini berisi video tentang sejarah berdirinya mereka. Penasaran?

Sudah berjalan setahun lebih, baru kali ini kami bertemu dengan mereka yang kebenaran mereka turut hadir dalam rangka syukuran Workshop dan Soft opening Batik Jayakarta Semarang yang memiliki tempat baru di jalan dr. Cipto no.172, Semarang.

Yang belum tahu, kini Batik Jayakarta di kota Semarang sudah memiliki 2 gerai. Terbaru, yang kemarin awal Mei kami hadiri ini.

Awal berdiri komunitas Diajeng Semarang

Video berdurasi kurang dari 2 menit ini menampilkan Mbak Maya, salah satu pendiri dari komunitas Diajeng Semarang yang bercerita awal mula mereka hadir di kota Semarang.



Mereka memiliki visi misi, yaitu nguri-nguri kebudayaan Jawa. Yang mengajak masyarakat memakai batik dan kebaya dalam keseharian. Tidak melulu hanya saat pada acara tertentu.

Untuk menambah pengetahuan mereka tentang batik, Mbak Maya bahkan memiliki sertifikasi yang berhubungan dengan batik. Jadi ketika mereka berbicara batik dan membahasnya, mereka tidak asal bicara dengan yang dikatakan.

Memberi workshop

Batik Jayakarta menggandeng mereka dalam acara yang dilangsungkan di tempat baru mereka, Selasa (1/5), memang sengaja untuk dapat memberi workshop.

Komunitas Diajeng sendiri memberi workshop dengan tema membuat pakaian dari kain batik yang gaya berpakaiannya memiliki 28 style sebenarnya. Hanya saja saat acara, mereka memberi 3-4 style kepada para undangan yang hadir.

Kami memiliki beberapa video rekaman tentang cara mereka membuat style dari kain batik yang bisa digunakan tanpa perlu susah-susah sampai harus mengikat segala (tali atau ikat pinggang). Tapi bersabar dulu, yah. Nanti kami update di postingan berikutnya.


Instagram

Dengan tagline 'Bangga Berkain Bangga Berkebaya', mereka dapat ditemui di Instagram dengan nama komunitasdiajeng. Hingga tulisan ini dibuat, jumlah pengikut mereka sudah mencapai 200 pengikut.

Kalau kamu mau kenalan dengan mereka, silahkan kepoin akun mereka.


Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026