Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Berkenalan dengan Komunitas Diajeng Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Mereka resmi dibentuk pada tanggal 15 November 2016. Tentu saja, dari namanya saja semua anggotanya mayoritas adalah perempuan. Halaman ini berisi video tentang sejarah berdirinya mereka. Penasaran?
Sudah berjalan setahun lebih, baru kali ini kami bertemu dengan mereka yang kebenaran mereka turut hadir dalam rangka syukuran Workshop dan Soft opening Batik Jayakarta Semarang yang memiliki tempat baru di jalan dr. Cipto no.172, Semarang.
Yang belum tahu, kini Batik Jayakarta di kota Semarang sudah memiliki 2 gerai. Terbaru, yang kemarin awal Mei kami hadiri ini.
Awal berdiri komunitas Diajeng Semarang
Video berdurasi kurang dari 2 menit ini menampilkan Mbak Maya, salah satu pendiri dari komunitas Diajeng Semarang yang bercerita awal mula mereka hadir di kota Semarang.
Mereka memiliki visi misi, yaitu nguri-nguri kebudayaan Jawa. Yang mengajak masyarakat memakai batik dan kebaya dalam keseharian. Tidak melulu hanya saat pada acara tertentu.
Untuk menambah pengetahuan mereka tentang batik, Mbak Maya bahkan memiliki sertifikasi yang berhubungan dengan batik. Jadi ketika mereka berbicara batik dan membahasnya, mereka tidak asal bicara dengan yang dikatakan.
Memberi workshop
Batik Jayakarta menggandeng mereka dalam acara yang dilangsungkan di tempat baru mereka, Selasa (1/5), memang sengaja untuk dapat memberi workshop.
Komunitas Diajeng sendiri memberi workshop dengan tema membuat pakaian dari kain batik yang gaya berpakaiannya memiliki 28 style sebenarnya. Hanya saja saat acara, mereka memberi 3-4 style kepada para undangan yang hadir.
Kami memiliki beberapa video rekaman tentang cara mereka membuat style dari kain batik yang bisa digunakan tanpa perlu susah-susah sampai harus mengikat segala (tali atau ikat pinggang). Tapi bersabar dulu, yah. Nanti kami update di postingan berikutnya.
Instagram
Dengan tagline 'Bangga Berkain Bangga Berkebaya', mereka dapat ditemui di Instagram dengan nama komunitasdiajeng. Hingga tulisan ini dibuat, jumlah pengikut mereka sudah mencapai 200 pengikut.
Kalau kamu mau kenalan dengan mereka, silahkan kepoin akun mereka.
Kamis sore, 17 September 2026, menjadi salah satu hari yang cukup menguji stamina. Bagaimana tidak, agenda undangan media gathering ASUS di Hotel Tentrem beririsan langsung dengan jadwal rutin main bola malam harinya. Berbekal sepeda lipat, perjalanan dimulai dari kawasan Gajah Raya menuju jantung Kota Semarang, berlanjut merapat ke Hotel Tentrem, dan ditutup dengan gowes kilat menuju Lapangan Barito. Hasilnya? Kaki sempat terasa pegal-pegal, dan energi ludes seketika—sampai-sampai jatah makan malam dari acara hotel terasa kurang karena keburu lapar lagi di lapangan hijau! Namun, lelahnya perjalanan sore itu terbayar tuntas saat mendapati bagaimana ASUS kembali menepati janjinya untuk menyapa para kreator, blogger, dan media di Semarang untuk kedua kalinya tahun ini, setelah perjumpaan lini komersial mereka di bulan Juni lalu. Kali ini, acara terasa jauh lebih semarak dan mewah karena kami para blogger digabungkan langsung dengan berbagai lini konten kreator lokal lainnya da...
Masih lekat dalam ingatan kami ketika bulan Agustus lalu kita sempat mengulas dinamika dan arah pergerakan lini perangkat baru dari Google. Waktu itu, diskusinya mengerucut pada satu pertanyaan besar: apakah lini baru ini bakal sepenuhnya menggantikan Chromebook yang selama ini sudah akrab di dunia pendidikan dan segmen entry-level? Ternyata, jawaban itu datang lebih cepat dari perkiraan. Tanpa perlu menunggu terlalu lama, ASUS secara resmi memamerkan wujud fisik dari perangkat yang paling dinanti: ASUS Googlebook 14 . Mengusung tajuk "The Art of Intelligence" , teaser penampakan perdana ini yang diposting di akun resmi Instagram ASUS langsung yang memantik rasa penasaran para penikmat gadget global, termasuk kami yang memantaunya dari sudut Kota Semarang. Desain Premium yang Jauh dari Kesan "Laptop Entry" Jika stigma lama menempel bahwa perangkat berbasis Chrome OS atau ekosistem ringan identik dengan bodi plastik tebal, ASUS membuktikan sebaliknya. Dari foto-foto ...
Festival Kota Lama (FKL) 2026 yang berlangsung pada 4–20 September lalu telah resmi usai. Seperti yang sempat kami ulas sebelumnya mengenai suasana Kota Lama di pagi menjelang siang yang terkesan 'hampa' dari ornamen visual khas festival, penanda fisik FKL memang terbilang minim di koridor-koridor utama. Pengunjung yang melintas di siang hari hampir tidak merasakan atmosfer bahwa di kawasan cagar budaya ini sedang digelar hajatan tahunan berskala besar. Namun, ada satu titik "pengecualian" yang cukup menyita perhatian kami, yakni di area lahan parkir Metro Point, tepat di depan Polsek Kawasan Pelabuhan/Kota Lama. Di titik inilah, atmosfer festival baru terasa hidup secara fisik berkat keberadaan dua instalasi gerbang yang berdiri berdampingan: Gerbang Utama Pasar Malam Sentiling dengan ornamen lengkungnya yang khas serta deretan tent sponsor di dalam area. Gapura "Gebyar Pasar Malam Berkah Ria 08" yang menjadi pintu masuk menuju arena permainan rakyat den...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Comments
Post a Comment