Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Review Film Epen Cupen The Movie


Lagi, film yang mengangkat sebuah fenomena kembali diangkat ke layar lebar. Kali ini giliran Sketsa komedi dari Papua atau MOP Papua Epen Cupen yang begitu populer di Youtube. Tayang serentak di bioskop Indonesia tanggal 13 Mei 2015. Berikut review singkatnya.

Lebih maju sehari dari jadwal tayang biasanya, film garapan sutradara Irham Acho Bachtiar ini hadir meramaikan jadwal film sebelumnya yang sudah mencuri perhatian penonton sepekan ini.

Dan tidak tanggung-tanggung, film ini membawa genre komedi yang dipadukan dengan berbagai campuran didalamnya. Ada pemain stand up comedian, komunitas parkour, dance dan tentu bintang utamanya, artis youtube dari Papua.

Penonton : sambutannya biasa saja

Mungkin harapan untuk melihat penonton yang berjubel didalam bioskop seperti pekan lalu hanya sebuah harapan. Penonton Semarang sepertinya kurang tertarik dengan film yang berdurasi 95 menit ini.

Meski begitu, sekitar 30 orang lebih menyaksikan film ini di ruangan teater 2 pada jam pertama. Lumayan untuk film yang tidak begitu gencar melakukan promosi di media sosial seperti tren yang berkembang sekarang.

Cerita yang kurang kuat

Media seperti youtube memang tidak perlu lama-lama untuk menyaksikan aksi kekonyolan mereka. Sayangnya, saat dibawa ke layar bioskop, film ini seakan kurang greget dan cenderung kurang kuat.

Meski dibumbui beberapa personil stand up comedi, Babe Cabiita dan kawan-kawan, Celo (Klemens Awi) tak mampu memperlihatkan sesuatu yang ada pada dirinya lewat film perdana mereka ini.

Diawal tayang, Anda akan menemukan pemberitahuan tentang kriteria film ini. Kisah pun berlanjut tentang perjalanan Celo untuk menemukan saudara kembarnya dari Papua hingga Jakarta.

Sesuai genrenya yakni komedi, Celo memiliki partner, si Babe untuk terus berusaha mencari. Aksi mereka memang terkadang buat ketawa namun tetap cerita yang dikemas kurang greget menurut saya.

Jualan Papua

Seperti sudah menjadi tren, menampilkan sisi kota atau wisata menjadi jualan menarik untuk dunia pariwisata Indonesia. Yah, kota-kota Irian Jaya setidaknya sebagian lewat film ini sangat terekspos. Khususnya yang menggunakan kamera drone (atas).

Magnet Indonesia Timur terus bertambah tentunya dengan adanya film ini. Beberapa film Indonesia, bahkan sukses menawarkan keindahannya.

...

Meski memiliki kekurangan dari segi cerita, Anda yang seorang penggemar komedi terkenal dari Youtube ini tentu tak akan melewatkan bagaimana akting Klemens Awi lewat layar lebar pertamanya ini.

Dikombinasikan dengan anak-anak stand up comedy, film ini setidaknya tidak membuat Anda boring. Banyak hal menarik yang bisa dijual lewat film ini.

Saya berharap, film Indonesia tidak lagi terjebak dengan tren yang berkembang. Film-film harus memiliki karakter kuat yang sesuai dengan identitas masing-masing. Kalau seperti ini terus, lama-lama film Indonesia tak begitu menarik.

*Halaman diperbarui 31 Oktober 2019

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional