Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Survei : Melihat Perilaku Menonton Film di Bioskop



Ternyata ditengah gempuran teknologi seperti streaming online, bioskop masih menjadi daya tarik masyarakat Indonesia untuk menonton film. Survei berikut setidaknya memberi informasi menarik bagi industri film tanah air.

Seperti yang termuat dalam halaman majalah Marketing edisi bulan Mei 2015, ada survei yang dilakukan oleh SurveyOne pada April 2015 tentang perilaku menonton film di bioskop. Berikut data statistiknya

Bioskop masih banyak dipilih responden untuk menonton film

  • Bioskop - 59.1%

  • DVD - 16.8%

  • Download - 10.1%

  • Televisi - 9.4%

  • Streaming online - 4.7%

Bioskop ternyata masih memiliki daya tarik yang cukup kuat

  • Sangat tidak tertarik - 0.7%

  • Tidak tertarik - 1.3%

  • Biasa saja - 20.8%

  • Tertarik - 47.7%

  • Sangat tertarik - 29.5%

Pada hari apa responden biasanya menonton film di bioskop?

  • Sabtu dan Minggu  - 66.2%

  • Senin sampai Kamis - 28.4%

  • Jumat - 5.4%

Waktu yang paling sering responden gunakan untuk menonton film di bioskop

  • Sore - 41.5%

  • Malam - 40.8%

  • Siang - 17.0%

  • Tengah malam - 0.7%

Film action paling banyak disukai

  • Action - 77.2%

  • Comedy - 59.1%

  • Adventure - 53.0%

  • Science Fiction - 47.7%

  • Animation - 41.6%

  • Romance - 38.9%

  • Family - 36.9%

  • Fantasy - 36.2%

  • Thriller - 30.2%

  • Horor - 20.1%

  • Mystery - 16.8%

  • Musical - 16.1%

Alasan responsen tertarik dan sangat tertarik menonton film di bioskop

  • Sound systemnya bagus/canggih  -  55.4%

  • Layar yang lebar/besar membuat menonton menjadi sangat berbeda dibanding dengan nonton DVD/komputer  -  33.0%

  • Suasananya lebih mendukung untuk menikmati film - 27.7%

  • Kualitas gambarnya jernih  -  18.8%

  • Kualitas filmnya bagus - 8.9%

  • Up to date filmnya  -  7.1%

  • Suasana menonton berbeda karena bersama banyak teman-teman  -  6.3%

  • Ceritanya seru  - 6.3%

  • Fokus, tidak terganggu aktivitas lainnya   -  3.6%

  • Fasilitas nyaman yang menunjang dari bioskop - 3.6%

Survei yang dilakukan secara online ini setidaknya memberitahukan kepada para pengusaha bioskop untuk mempertahankan pangsa pasar mereka di tengah persaingan dengan gadget dan teknologi yang semakin canggih.

Sedangkan dari sudut pandang Kofindo, meski ini secara umum bukan film Indonesia saja, produser dan sutradara bisa melihat data ini untuk membuat film yang lebih menarik lagi. Apalagi kaum remaja menjadi penonton paling banyak saat ini.

Sumber original : Majalah Marketing edisi Mei 2015
Survei dari SurveyOne pada April 2015 yang merupakan bagian dari Marketing Group.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali