Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Melihat Pertunjukan Tari Sufi Multiculture di Pekalongan


Pekalongan punya banyak tempat menarik di kunjungi, bukan hanya museum dan kampung batik, tapi juga Pendopo Cahyo Kedathon atau lebih dikenal dengan Sanggar Tari Sufi Multiculture yang berada di Jalan Progo, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Sebelum dikenal sebagai Sanggar Tari Sufi Multiculture, komunitas ini lebih dikenal dnegan majelis zikir yang sering mengadakan perkumpulan. Lalu sekitar tahun 2009, Disbudpar Pekalongan mulai melirik komunitas ini untuk tampil di PRPP Semarang mewakili Pekalongan.

Karena dukungan pemerintah, komunitas ini berkembang hingga saat ini dengan tetap menjaga dan melestarikan budaya Jawa Tengah yaitu Gamelan yang dikolaborasi dengan Tari Sufi (Wirling Darwis).

Masih di hari pertama FamTrip Jateng di Pekalongan, setelah makan malam peserta diajak untuk berkunjung ke Sanggar Tari Sufi Multiculture. Saat sampai disini, kami disambut oleh Habib Muhammad, lelaki keturunan Arab yang menyambut kami di Sanggar Tari Sufi (22/04).

Alunan gamelan menyapa begitu sampai di Sanggar Tari Sufi. Saya kira disini bukan sanggar tari sufi, karena ada musik gamelan, lebih ke sanggar seni Jawa. Tapi ternyata tebakan salah.

Setelah masuk si sanggar dan mengambil tempat duduk didepan para pemain gamelan tadi, sayup – sayup suara musik berubah seperti terbang jawa yang khas dimainkan pada malam hari dengan lantunan dzikir. 

Lagi, tebakan salah. Karena gamelan yang mengiri lantunan dzikir, yah... mirip dengan terbang jawa hanya instrumennya yang berbeda, yaitu Gamelan.

Setelah mendengarkan beberapa lagu, acara dilanjutkan dengan perkenalan dari Habib Muhammad dan komunitas Tari Sufi Multiculture. Dan pertunjukan Tari Sufi yang diiringi gamelan benar – benar menghipnotis peserta FamTrip, termasuk saya malam itu. Edan... keren Tari Sufi dengan musik gamelan pas banget kolaborasinya.

Acara selanjutnya adalah diskusi dengan Disbudpar Pekalongan tentang pariwisata, budaya dan Tari Sufi Multiculture. Sanggar Tari Sufi Multiculture ini diharapkan bisa menjadi Omah Budaya dan komoditas tujuan wisata di Pekalongan.

by @moiismiy
*Artikel diperbarui 30 Oktober 2019

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?

🚲 Evolusi Nyess di Semarang: Jajakan Sensasi Segar ala Gerobak Kekinian dengan Tagline "Segernya Sama, Serunya Beda"

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot