📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026
Terakhir kali kami mengulas Pusat Kuliner Jolotundo Semarang adalah pada tahun 2019. Kala itu, kondisinya belum seramai sekarang dan sistem parkirnya tentu masih manual, dikelola oleh petugas. Setiap kali kami melintas, terasa sekali peningkatan keramaiannya, terutama di pagi hari dengan antrean pengunjung soto yang paling banyak terlihat.
Jelas, kawasan kuliner di Jalan Jolotundo ini kini sedang ramai-ramainya. Dan kami tidak menyangka, kini tempat makan terpusat ini telah menerapkan sistem parkir otomatis yang rapi, mirip-mirip dengan yang ada di mal-mal besar. Perubahan ini menarik, apakah ini opsi untuk mengikuti perubahan atau memang tuntutan volume pengunjung yang semakin tinggi?
Pemasangan barrier gate atau palang parkir otomatis di Jolotundo ini telah berlaku sejak September 2025.
Ini adalah kabar baik yang menunjukkan adanya peningkatan pengelolaan yang serius di salah satu pusat kuliner paling ramai di Semarang Timur ini. Dengan sistem ini, kami bisa memastikan pengelolaan kawasan kuliner Jolotundo Semarang sudah naik kelas.
Metode pembayaran yang diterapkan jelas: non tunai (cashless). Pengunjung kini wajib menyiapkan kartu e-money mereka untuk masuk dan keluar dari area parkir.
Berdasarkan pengumuman resmi di lokasi, kartu e-money yang diterima untuk transaksi parkir otomatis di Jolotundo antara lain:
Brizzi (BRI)
E-Money Mandiri
TapCash (BNI)
Saat ini, kami belum mendapatkan informasi pasti mengenai tarif parkir per jam yang baru. Data tarif ini akan segera kami update setelah kami mendapatkan konfirmasi.
Kami sempat bertanya, apakah penerapan sistem ini murni dampak dari keramaian atau memang sudah waktunya Pusat Kuliner Jolotundo ini naik kelas?
Kami kini memiliki jawabannya:
Mempercepat Arus Lalu Lintas: Dengan keramaian yang tinggi, sistem parkir otomatis sangat diperlukan. Transaksi yang sebelumnya memakan puluhan detik dengan uang tunai, kini hanya butuh hitungan detik dengan tapping kartu, membuat lalu lintas di pintu gerbang lebih lancar.
Kerapihan dan Standarisasi: Sistem otomatis menjamin setiap pengunjung menerima pelayanan tarif yang seragam dan pelayanan yang cepat, yang mana sulit dipertahankan jika masih menggunakan sistem manual di tengah volume pengunjung yang tinggi.
Transparansi Pendapatan: Semakin ramai tempat, semakin besar potensi kebocoran pendapatan. Sistem otomatis memastikan setiap transaksi tercatat dengan transparan, menjamin pemasukan yang lebih teratur bagi pengelola.
Intinya, peningkatan fasilitas parkir ini adalah tanda kesiapan Jolotundo untuk menampung lonjakan pengunjung dengan lebih tertib dan profesional.
📷 Gambar diambil tanggal 22 Oktober 2025.
..
Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu setuju dengan langkah maju ini? Jangan lupa siapkan e-money jika ingin sarapan atau makan malam di Jolotundo ya!
Artikel terkait :
Comments
Post a Comment