Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

✍️ Setelah 3 Tahun, Kami Kembali Menulis Loenpia Jazz 2025: Kolaborasi RRI & Transformasi Ngisoringin

Akhirnya kami kembali bisa menulis tentang event Loenpia Jazz yang selalu dinanti penikmat musik di Kota Semarang. Festival ini hadir kembali pada Minggu, 23 November 2025, kali ini berkolaborasi dengan RRI Semarang.

Ada kabar yang sangat menarik di balik panggung kolaborasi ini, terutama dari Komunitas Jazz Ngisoringin selaku inisiator Loenpia Jazz. Apa itu? Simak selengkapnya.

🚨 Jadwal Mepet dan Momentum Comeback

Kami akui, kabar acara Loenpia Jazz kali ini datang kurang dari seminggu sebelum hari-H. Entah karena kami kurang jeli memantau Instagram official mereka, atau memang promosi gencar dilakukan di kanal lain, keterlambatan informasi ini sempat membuat kami terkejut.

Instagram @loenpiajazzofficial

Padahal, dotsemarang punya sejarah panjang dengan event ini. Dulu tahun 2018, kami pernah diundang saat konferensi pers yang ikonik di Hutan Wisata Tinjomoyo.

Namun, keterbatasan waktu ini justru menjadi momentum. Kami senang bisa mengabarkan bahwa Loenpia Jazz berhasil comeback dan tetap berjalan konsisten di tahun 2025.

🤝 Kolaborasi Strategis RRI: "Kita Indonesia, Pokokmen Jazz!"

Gelaran Loenpia Jazz yang ke-12 ini diadakan di Auditorium RRI Semarang, Jalan Ahmad Yani—sebuah lokasi yang sangat strategis, hanya berjarak kurang dari 5 menit dari jantung kota, Simpang Lima.

Ajang ini sekaligus memperingati HUT ke-16 Jazz Ngisoringin dan merayakan perjalanan Loenpia Jazz yang ke-12. Ditambah, event ini terbuka untuk umum dan gratis tiket masuknya, yang pasti menjadikannya magnet bagi warga Semarang.

Saat kami telusuri di Instagram official @loenpiajazzofficial, tema yang diusung adalah: Kita Indonesia, Pokokmen Jazz!

Loenpia Jazz, Bagian dari Program Kebangsaan

Kolaborasi Loenpia Jazz 2025 dengan RRI Semarang memiliki makna yang mendalam. Event kali ini merupakan bagian dari program kebangsaan RRI yang berskala nasional, yakni "Kita Indonesia".

  • Inti Program: Program "Kita Indonesia" bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan gotong royong, khususnya di kalangan anak muda.

  • Wujud Kreatif: RRI mewujudkan pesan kebangsaan ini melalui medium yang disukai masyarakat, yaitu pertunjukan seni dan budaya, serta kolaborasi dengan komunitas kreatif.

Dengan demikian, Loenpia Jazz Semarang kali ini bukan hanya sekadar festival musik, tetapi menjadi upaya RRI untuk mengemas pesan kebangsaan ini melalui bahasa musik yang universal dan dekat dengan anak muda Semarang.

🎶 Apa yang Tersaji di Loenpia Jazz 2025?

Meskipun kami hanya sempat mengambil gambar panggung luar (outdoor) yang kini menjadi cover utama artikel ini (sebab kami baru kembali dari CFD Simpang Lima), informasi dari media resmi menunjukkan kemeriahan acara:

  • Waktu: Event berlangsung dari pagi, pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

  • Apresiasi Pemkot: Pembukaan event ini bahkan dihadiri oleh Kepala Disbudpar Kota Semarang, sebuah apresiasi dari Pemerintah Kota yang menunjukkan pengakuan terhadap konsistensi Loenpia Jazz.

  • Dua Panggung: Ada 2 panggung yang dihadirkan untuk memanjakan penonton: Panggung Luar dan Panggung Auditorium RRI.

Daftar Musisi (Line Up) yang Memperkuat Semangat Regional

Tahun ini, penyelenggara berhasil mengundang perwakilan komunitas jazz dari berbagai kota. Ini membuktikan bahwa Loenpia Jazz berfungsi sebagai melting pot bagi musisi regional:

  • Dari Jakarta: Legato Jazz Club

  • Dari Yogyakarta: Blue Matter Trio (Jazz Mben Senen)

  • Dari Solo: PiLiPe Solo Jazz Activity

  • Dari Kudus: Stargaze (Jazz Muria)

  • Dari Purwokerto: Sahaja Ensemble

  • Musisi Semarang (Tuan Rumah): Alit Sinyo Project, Semarang Blues Community, Cah Angon, Jazz Ngisoringin, Larasati Jazz, dan Setyadi Project.

🚀 Lompatan Besar Jazz Ngisoringin

Semarang sangat bangga punya komunitas bernama Jazz Ngisoringin. Mereka adalah inisiator, motor penggerak, dan penyelenggara utama dari festival ini. Eksistensi mereka adalah alasan mengapa festival ini bisa konsisten selama ini.

Tujuan awal festival ini sejatinya adalah ritual perayaan ulang tahun tahunan (syukuran) Komunitas Jazz Ngisoringin itu sendiri. Melalui Loenpia Jazz, mereka berhasil membuktikan bahwa musik jazz dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat (tanpa memandang usia dan latar belakang), mematahkan stigma bahwa jazz itu mahal atau eksklusif.

Kabar Terbaru: Menuju Yayasan

Ini yang paling menarik menurut kami, dan perlu menjadi sorotan utama:

Saat event berlangsung, Komunitas Jazz Ngisoringin telah mengumumkan perubahan status hukum mereka dari Komunitas menjadi Yayasan Jazz Ngisoringin.

Perubahan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen jangka panjang komunitas dalam mengelola kegiatan seni dan budaya. Langkah ini juga bertujuan untuk mempermudah kerjasama resmi dengan pemerintah (seperti RRI dan Disbudpar) maupun pihak lain di masa depan.

Meskipun kami tidak bisa hadir langsung, kami tahu bahwa Loenpia Jazz 2025 ini adalah bukti konsistensi Komunitas Jazz Ngisoringin. Berawal dari sekadar berkumpul 'Ngisor Ringin', mereka kini telah melakukan lompatan besar dengan mendirikan yayasan, mengubah festival ulang tahun komunitas menjadi magnet nasional yang patut diacungi jempol.

Selamat kami ucapkan untuk Jazz Ngisoringin. Kami senang bisa membantu kabar ini dapat diketahui lebih banyak oleh pembaca kami!

...

Apakah kamu hadir di Loenpia Jazz 2025 kemarin? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

👍 BYD Tech Culture Fest Semarang 2026, Mari Agendakan!

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

🏗️ Realistis nan Futuristik: Menengok Kanopi Parkir Panel Surya Raksasa di Mal 23 Semarang

🤖 ASUS Bawa Arsitektur AI Hybrid ke Perangkat Kerja, Solusi Pintar Pangkas Biaya Operasional Perusahaan

🚴‍♂️ 14 Tahun Aktif Bersepeda, Baru Tahu Ada World Bicycle Day Hari Ini