Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Melihat Kampanye #JarikMasjid di Media Sosial Selama Puasa
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Sebuah ajakan dalam rangka bulan puasa yang dilakukan lewat kampanye media sosial sangat menarik perhatian kami. Kebenaran juga, konten puasa yang ada di blog kami cocok dengan tulisan ini. Seperti apa hasil kampanye yang dilakukan pemimpin kota Semarang ini?
Wali Kota Semarang, Mas Hendi melakukan kampanye menarik selama bulan puasa dengan sebuah tagar #JarikMasjid yang berarti jumat reresik masjid atau bersih-bersih masjid.
Puasa melihat baliho besar terpampang di sana (lihat gambar) kira-kira berapa duit untuk mengkampanyekan program tersebut. Tapi rasanya nggak perlu bayar deh.
Itu pemikiran orang awam seperti kami bila sedang bicara kampanye di media sosial. Kampanye-kampanye yang menggunakan tagar atau hashtag memang sudah biasa saat ini kami lihat. Tujuannya tentu, pembuat kampanye jadi tahu sampai mana statistik bisa diperoleh.
Program ini, mengutip jateng.tribunnews.com (17/5/2018), memang diharapkan pak Wali dapat menggerakkan masyarakat untuk peduli pada masjid. Bahkan, beliau turun langsung ikut membersihkan.
Apalagi saat bulan puasa. Reresik masjid dilakukan seminggu sekali, tepatnya hari Jumat. Sebenarnya ajakan ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum puasa. Namun kami sangat tertarik, saat ajakan ini ditaruh dalam alat kampanye (Baliho) dan membawa tagar di sana.
Twitter
Akhir-akhir ini kami sangat kesulitan mendapatkan alat atau tools analisis Twitter yang bersifat gratis. Sebenarnya banyak, hanya saja selalu terbatas. Bila mau gunakan yang berbayar, itu fiturnya sangat komplit. Hanya saja kami belum berminat.
Kami membuat informasi secara manual, akun apa saja yang terlibat menggunakan tagar #JarikMasjid ini. Hasil yang diperoleh ini mewakili saja, mengingat keterbatasan kami dalam mengumpulkan.
Ada 9 akun Twitter yang didominasi seluruhnya akun yang berhubungan dengan pemerintah kota Semarang, berikut detailnya
@kelurahancabean
@kelkrapyak
@Kec_SMGBarat
@KelKrobokan
@PemkotSmg
@hendrarprihadi
@humaspemkotSMG
@rinasoetarti
@AcaraSemarang
Untuk jumlah penggunaan tagar sendiri, kami pikir ini sedikit. Mengingat yang terlibat tidak banyak. Detail jumlah, kami tidak mendapatkannya secara spesifik (keterbatasan alat).
Instagram
Mencari jumlah tagar di Instagram memang selalu mudah. Jumlah tagar hingga tulisan ini kami buat, ada di angka 146 postingan.
Akun @hendrarprihadi (Wali Kota) berada diurutan teratas dengan jumlah suka sekitar 3 ribuan. Postingan yang diposting 1 Juni 2017 tersebut memang menandakan kampanye ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum puasa tahun ini.
Untuk penggunaan tagar oleh pengguna, masih didominasi akun yang berhubungan dengan pemerintah kota Semarang. Meski begitu, keterlibatan akun dari masyarakat sedikit lebih banyak dari statistik yang didapat dari Twitter.
..
Tujuan kami membawa tagar ini ke halaman blog dotsemarang adalah untuk melihat bagaimana kampanye di media sosial dengan tagar dilakukan pemimpin kota Semarang. Selama ini, tagar yang kami lihat kebanyakan digunakan oleh brand atau pengguna socmed untuk memberikan ciri khusus kepada pemiliknya.
Hasil yang diperoleh yang kami kumpulkan lebih melihat sasaran yang didapat, apakah efektif atau tidak. Kami akan melihat di masa depan (puasa akan mendatang), apakah program ini kembali digalakkan.
Kampanye #JarikMasjid sendiri sudah dilakukan jauh-jauh hari. Itu berarti sebelum puasa, tagar ini sudah menghiasi linimasa.
Saat menggulir linimasa Threads , kami tertarik dengan sebuah unggahan yang menyoroti tren kekinian pada tempat-tempat baru di Kota Semarang, seperti coffee shop atau restoran. Apa yang disampaikan terasa menarik, karena dari sekian banyak sudut pandang yang kami temui, pemikiran akun ini cukup berbeda. Rasa penasaran membawa kami menelusuri tanggapan pengguna lainnya, dan inilah hasilnya. Adalah akun @dharmaputpra yang mengunggah sebuah utas pada Rabu, 11 Maret 2026. Dalam postingannya, ia menuliskan sebuah realita yang cukup tajam: "Sekarang Coffee Shop/Restoran baru buka di Semarang sudah nggak perlu KOL untuk promosi. Mereka baru buka 1-2 hari sudah jadi bahan rebutan content creator buat bahan media sosialnya." Membaca kolom komentar di utas tersebut, kami menemukan validasi dari para pelakunya langsung. Beberapa kreator justru merasa apa yang mereka kerjakan bukanlah sebuah "pekerjaan", melainkan cara untuk bersenang-senang. Era Mandiri: Bayaran dalam Bentuk...
Kami tidak menyangka bisa menikmati segelas kopi khas ala Turki ini secara langsung di Semarang. Biasanya, pemandangan unik ini hanya bisa kami saksikan melalui layar media sosial atau video pendek yang berseliweran di timeline . Namun, tambahan topping kurma di atasnya membawa cita rasa yang benar-benar di luar ekspektasi. Pengalaman ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kami ke Hotel Horison Nindya Semarang pada pertengahan Februari kemarin. Pihak hotel mengundang kami untuk mencicipi paket menu buka puasa yang mereka siapkan sebagai sajian spesial menyambut bulan Ramadan tahun ini. Sebagai penikmat kopi—meski bukan level fanatik—apa yang dihadirkan Horison Nindya tentu memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi pengunjung. Kapan lagi bisa melihat atraksi panci kecil yang digeser-geser secara ritmis di atas pasir panas? Uapnya mengepul pelan, menebarkan aroma kopi yang sangat kuat, pekat, dan berkarakter. Setelah proses seduh dirasa matang, karyawan yang bertugas menawark...
Salah satu hal yang paling kami sukai dari acara grand opening adalah sesi tur ruangan. Meski tidak bersifat eksklusif karena dilakukan bersama rombongan peserta lari, momen ini memberikan gambaran nyata tentang apa yang ditawarkan Cardea Semarang . Kami pun sempat mengabadikan suasananya melalui video yang bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang berencana berkunjung. Fasilitas Modern dengan Sentuhan Homey Setelah melewati area lobi di lantai satu yang fungsional, kami beranjak ke lantai dua. Untuk aksesnya, pengunjung bisa memilih menggunakan tangga atau fasilitas lift . Dari sini, sisi modernitas bangunan Cardea makin terasa—tidak hanya cantik dari luar, tapi juga dipikirkan secara matang di sisi interiornya. Sebelum memasuki area utama, terdapat fasilitas loker dan toilet yang bersih dan terawat. Memasuki ruangannya, suasana homey langsung terasa namun tetap mengedepankan fungsi. Perpaduan lantai kayu dan pencahayaan lampu LED yang memanjang di langit-langit memberikan kesan luas...
Tahun 2023 kami pernah bertemu dua orang cosplayer saat menghadiri acara YouTube di salah satu tempat nongkrong Kota Semarang. Saat itu, obrolan kami bukan saja membicarakan tentang mahalnya hobi mereka, tapi juga info acara yang minim tentang Cosplay di Kota Semarang. Bermodal cerita tersebut yang masih kami ingat, akhirnya kami menengok langsung acara Cosplay di Mal Tentrem awal bulan Juni kemarin (2/6). Entah kenapa kami mendadak tertarik, padahal sejak awal tahun ini, ada banyak Event Cosplay yang tercatat di daftar acara bulanan blog dotsemarang. Seberapa ramai Nama acara yang berlangsung adalah Infinifest 2.0 yang berlangsung dari tanggal 1-2 Juni 2024 di atrium mal Tentrem. Untuk lebih memikat, acara tersebut menghadirkan Punipun yang wajahnya tidak asing buat kami yang pernah bertemu dengannya saat acara ASUS di Jakarta. Mungkin itu juga salah satu alasan akhirnya kami tergerak untuk melihat acara Cosplaya kali ini. Untuk orang awam 😅 seperti kami...
Tahun 2026 rupanya membawa persaingan operator seluler ke level yang cukup mencengangkan. Jika dulu kita merasa 10 GB masa aktif 3 hari sudah cukup besar, kini trennya bergeser ke angka yang lebih masif. Kami baru saja memantau aplikasi Bima+ milik Tri, dan jujur saja, daftar paket yang ditawarkan cukup membuat dahi berkerit. Bayangkan saja, ada pilihan 20 GB seharga 20 ribu untuk 3 hari , 30 GB seharga 30 ribu untuk 5 hari , hingga yang paling ekstrem: 75 GB seharga 50 ribu dengan masa aktif hanya 7 hari . Angka-angka ini memicu pertanyaan kritis bagi kami; apakah ini benar-benar inovasi yang memihak konsumen, atau sekadar strategi untuk menguras kuota dalam waktu singkat? Strategi "Hajatan" Data dalam Waktu Singkat Kami harus mengakui bahwa angka 75 GB dengan harga 50 ribu Rupiah adalah penawaran yang secara matematis sangat murah. Per gigabyte-nya tidak sampai seribu Rupiah. Namun, yang menjadi ganjalan adalah masa aktifnya yang hanya satu minggu. Bagi pengguna rumahan ata...
Comments
Post a Comment