Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Melihat Kampanye #JarikMasjid di Media Sosial Selama Puasa


Sebuah ajakan dalam rangka bulan puasa yang dilakukan lewat kampanye media sosial sangat menarik perhatian kami. Kebenaran juga, konten puasa yang ada di blog kami cocok dengan tulisan ini. Seperti apa hasil kampanye yang dilakukan pemimpin kota Semarang ini?

Wali Kota Semarang, Mas Hendi melakukan kampanye menarik selama bulan puasa dengan sebuah tagar #JarikMasjid yang berarti jumat reresik masjid atau bersih-bersih masjid.

Puasa melihat baliho besar terpampang di sana (lihat gambar) kira-kira berapa duit untuk mengkampanyekan program tersebut. Tapi rasanya nggak perlu bayar deh.

Itu pemikiran orang awam seperti kami bila sedang bicara kampanye di media sosial. Kampanye-kampanye yang menggunakan tagar atau hashtag memang sudah biasa saat ini kami lihat. Tujuannya  tentu, pembuat kampanye jadi tahu sampai mana statistik bisa diperoleh.

Program ini, mengutip jateng.tribunnews.com (17/5/2018), memang diharapkan pak Wali dapat menggerakkan masyarakat untuk peduli pada masjid. Bahkan, beliau turun langsung ikut membersihkan.

Apalagi saat bulan puasa. Reresik masjid dilakukan seminggu sekali, tepatnya hari Jumat. Sebenarnya ajakan ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum puasa. Namun kami sangat tertarik, saat ajakan ini ditaruh dalam alat kampanye (Baliho) dan membawa tagar di sana.

Twitter

Akhir-akhir ini kami sangat kesulitan mendapatkan alat atau tools analisis Twitter yang bersifat gratis. Sebenarnya banyak, hanya saja selalu terbatas. Bila mau gunakan yang berbayar, itu fiturnya sangat komplit. Hanya saja kami belum berminat.

Kami membuat informasi secara manual, akun apa saja yang terlibat menggunakan tagar #JarikMasjid ini. Hasil yang diperoleh ini mewakili saja, mengingat keterbatasan kami dalam mengumpulkan.

Ada 9 akun Twitter yang didominasi seluruhnya akun yang berhubungan dengan pemerintah kota Semarang, berikut detailnya
  1. @kelurahancabean
  2. @kelkrapyak
  3. @Kec_SMGBarat
  4. @KelKrobokan
  5. @PemkotSmg
  6. @hendrarprihadi
  7. @humaspemkotSMG
  8. @rinasoetarti
  9. @AcaraSemarang
Untuk jumlah penggunaan tagar sendiri, kami pikir ini sedikit. Mengingat yang terlibat tidak banyak. Detail jumlah, kami tidak mendapatkannya secara spesifik (keterbatasan alat).

Instagram

Mencari jumlah tagar di Instagram memang selalu mudah. Jumlah tagar hingga tulisan ini kami buat, ada di angka 146 postingan.

Akun @hendrarprihadi (Wali Kota) berada diurutan teratas dengan jumlah suka sekitar 3 ribuan. Postingan yang diposting 1 Juni 2017 tersebut memang menandakan kampanye ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum puasa tahun ini.


Untuk penggunaan tagar oleh pengguna, masih didominasi akun yang berhubungan dengan pemerintah kota Semarang. Meski begitu, keterlibatan akun dari masyarakat sedikit lebih banyak dari statistik yang didapat dari Twitter.

..

Tujuan kami membawa tagar ini ke halaman blog dotsemarang adalah untuk melihat bagaimana kampanye di media sosial dengan tagar dilakukan pemimpin kota Semarang. Selama ini, tagar yang kami lihat kebanyakan digunakan oleh brand atau pengguna socmed untuk memberikan ciri khusus kepada pemiliknya.

Hasil yang diperoleh yang kami kumpulkan lebih melihat sasaran yang didapat, apakah efektif atau tidak.  Kami akan melihat di masa depan (puasa akan mendatang), apakah program ini kembali digalakkan.

Kampanye #JarikMasjid sendiri sudah dilakukan jauh-jauh hari. Itu berarti sebelum puasa, tagar ini sudah menghiasi linimasa.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional

🎞 Shopee Drama: Ketika Aplikasi Belanja Bertransformasi Jadi Layanan Streaming Drama Pendek

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?