Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Spot Wisata Bersepeda di Semarang, Coba Pantai Marina

Selain Kota Lama Semarang yang kami sorot saat tren sepeda merebak, sudah kami tulis di bulan Juli 2020 di sini, akhir pekan ini (23/1/20210, giliran Pantai Marina yang coba kami kunjungi. Selain jarak tempuh lebih jauh, masuk ke area pantai yang tidak gratis adalah kendala yang harus kamu hadapi semisal tertarik mengunjungi.

Tahun 2021, tren wisata saat pandemi dikatakan didominasi lebih ke alam. Semarang meski tak sebanyak Kabupaten Semarang untuk wisata alam, setidaknya ada beberapa yang bisa dikunjungi.

Jarak tempuh

Bila kamu sedang menginap di salah satu hotel Semarang, cobalah tanyakan apakah layanan sewa sepeda di tempat mereka tersedia. Bila ada, manfaatkan untuk berwisata sambil berolahraga. Kalau nggak ada, sewa di tempat lain.

Memang alternatif untuk wisata dalam kota ada banyak, seperti kawasan Kota Lama, Simpang Lima yang selalu ramai pagi hari, Tugu Muda dan Lawang Sewu. Semuanya sangat mudah dijangkau karena jaraknya termasuk dekat.

Berbeda dengan Pantai Marina yang arahnya menuju Bandara. Jika menginap di tengah kota, hitungannya lumayan jauh jaraknya. Tapi asal ramai-ramai, tentu menyenangkan dan jarak bukan sebuah halangan.

Jalan Madukoro punya jalur lurus yang sedikit dilewati kendaraan ketimbang jalan utama. Bersepeda mengambil jalur ini memang terasa nyaman sebelum tiba di kawasan Marina Raya.

Setelah menyeberang dari lampu merah, kita masuk ke jalan Madukoro Raya hingga arah PRPP. Memutar di sana dan jalan sedikit lurus. Hingga tulisan ini kami buat, jalanan di sini memang sedang ada proyek pembangunan. Selalu hati-hati tentunya.

Suasana rindang pepohonan

Rasa lelah tidak akan terasa bila kamu menikmati setiap perjalanan. Tiba di jalan Marina Raya, kita akan disambut suasana rindang pepohonan. 

Menenangkan melewati kawasan ini. Semarang memang masih banyak jalur hijau yang membuat tubuh kita lebih sehat lagi.

Bayar 5 ribu rupiah

Berbeda dengan Kota Lama yang gratis dimasuki sepeda jalanannya, untuk masuk ke area pantai, pengunjung harus membayar sebesar 5 ribu rupiah. Harga tiket ini berlaku untuk semua orang yang masuk, baik menggunakan kendaraan maupun bersepeda hingga berjalan kaki (kalau tidak salah).

Tujuan wisata bersepeda

Kami harus memberitahukan dari awal tentang pantai, bahwa di Marina tidak seperti pantai yang kamu pikirkan dengan pasir yang melandai dan berwarna putih. Apalagi buat kamu yang pertama kalinya.

Setiap orang memiliki tujuan yang berbeda-beda. Kami hanya bilang bahwa wisata bersepeda sebaiknya membawa tujuan untuk menikmati setiap perjalanan dan merasakan pemandangan Kota.

Pantai Marina tetap ada cerita tentang lautnya yang bisa kamu abadikan dalam kameramu. Ada juga orang-orang yang memancing, bersantai menikmati udara laut dan mungkin kamu bisa menceritakan sisi lainnya menurut versimu saat akhirnya tiba setelah bersepeda cukup lama.

...

Meski bersepeda sambil berwisata terdengar menyenangkan, apalagi akhir pekan, kami tetap anjurkan kamu untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Membuat tubuh berkeringat bukan saja menjadikannya lebih sehat, namun juga menaikkan mood yang buruk karena dapat menikmati sekitar lebih detail (pemandangan, orang-orang, jalan, gedung-gedung dan lainnya).

Bagaimana tertarik? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional