Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Review Penginapan Balkondes Saka Pitu Tegalarum di Kabupaten Magelang

Kami tidak percaya bahwa kami bisa menginap di sini. Selain unik sebagai penginapan (homestay) dari sisi desain bangunan, penempatan tiap lokasi yang melingkar juga terkesan menyenangkan. Apapun selalu menyenangkan tiap pertama kali mencoba.

Bagaimana perasaanmu melihat bentuk bangunannya? Kira-kira seperti apa di dalamnya? Pertanyaan itu akhirnya terjawab setelah kami tiba Minggu malam (8/11/2020) di sini. Hanya ada 7 bangunan yang terlihat dari luar pagar sebagai pembatas.

Sebelum masuk, kami berkumpul dulu bersama rombongan di Joglo, bangunan khas berbentuk rumah ala masyarakat Jawa. Di sini, esok paginya jadi tempat sarapan pagi. Mirip lobi ala hotel ibaratnya.

Satu rumah bisa 5-6 orang

Kami tiba sudah begitu sore di penginapan setelah mengunjungi wisata bernuansa alam, Gumuk Reco. Perjalanan ini memang masih dalam rangka Jateng On The Spot 2020 dari tanggal 7-9 November. Tentu, kamu sudah tahu famtrip ini kemarin bila mengikuti kami.

Karena kami paling telat datang diantara rombongan lain, jatah tempat tidur kami tidak bisa memilih. Semua awak media jadi teman satu tempat dengan kami.

Ada 4 kasur dengan pembagian, 3 berada di bawah dan 1 berada di lantai atas. Ternyata alasan bangunan berbentuk segitiga yang terlihat jadi lebih tinggi adalah ada ruangan yang bisa dimanfaatkan.

Sayangnya, kamar mandi hanya ada 1 saja. Namun sudah seperti kamar mandi hotel dengan shower, air panas, toilet duduk dan wastafel dalam.




Karena bisa digunakan ramai-ramai, nuansanya seperti terasa kekeluargaan. Ada ruang tamu dengan televisi layar datar dan kursi-kursi untuk bersantai. 

Kasur sendiri ada yang ukuran besar dan kecil. Untuk ukuran besar, bisa dipakai untuk dua orang. Tidak masalah bila kamu juga berpikir lebih hemat itu lebih terasa nikmatnya.

Sebelum melanjutkan aktivitas malam harinya, benar-benar full jadwal, duduk-duduk santai di teras depan rumah terasa nyaman. Beberapa rumah yang ditempati rata-rata adalah dari rombongan famtrip yang diadakan Disporapar Provinsi Jawa Tengah. 


Ini adalah gambar lantai atas. Seperti itu tangganya bila ingin naik

Dari jendela kamar atas, kita dapat melihat pemandangan seperti ini

Lebih menyenangkan melihat mereka ketimbang menginap di hotel saat sedang bersama-sama di tempat masing-masing. Ditambah suasana pedesaan yang bila dilihat dari kamar kami yang ada di atas, maka terlihat pematang sawah yang berada sekitar.

Untuk kebutuhan kami dengan koneksi, seperti WiFi, tidak ada terkendala berarti. Bahkan tanpa akses WiFi, internet dari smartphone juga lancar semua. 

...

Balkondes sendiri memiliki arti, yaitu Balai Ekonomi Desa. Karna berada di kawasan Sakapitu, maka Balkondes dinamakan demikian. Ini karena Balkondes selain di sini, masih ada yang lainnya dan dengan bentuk yang berbeda juga.

Balkondes Sakapitu Tegalarum termasuk salah satu program dari BUMN. Lokasinya sendiri berada kurang lebih 5 KM dari kawasan Candi Borobudur. Letaknya yang mudah terlihat dari jalan raya, menemukannya seharusnya mudah sekali. Tinggal cari Desa Sakapitu, Kecamatan Tegalarum, Kabupaten Magelang.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?