Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Apakah Tahun 2021, Ada Film Indonesia yang Bakal Menembus 1 Juta Penonton di Bioskop?

Menutup bulan Januari 2021, tidak ada film Indonesia satu pun yang baru untuk diputar di bioskop. Praktis, film-film Indonesia yang bertahan adalah film yang sudah dirilis sebelumnya. Sepertinya tahun ini masih jadi dilema karena pandemi Covid-19. Apakah masih ada harapan untuk bicara 1 juta penonton di akhir tahun 2021 nanti?

Ketika pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM dikeluarkan bulan Januari, optimisme bioskop yang akhirnya kembali buka harus kembali dihadapkan pada kenyataan akan semakin sepinya penonton yang duduk di depan layar lebar mereka (bioskop).

Entah, apakah hari ini bisa bicara rasa nasionalisme agar orang-orang pergi ke bioskop untuk menjadikan film sebagai raja di negeri sendiri. Atau patuh aturan pemerintah agar penyebaran Corona bisa berkurang, setidaknya hilang.

Satu sisi, ada banyak kepentingan ketika bioskop tutup kembali. Sisi lainnya, meski dibuka pun, film Indonesia mulai menggunakan strategi lain dengan merilis film mereka di platform digital. Maju kena, mundur kena.

Tahun 2016, kami pernah menulis tentang gairah penonton yang mulai membaik dengan adanya kepercayaan untuk film Indonesia. Ini membuat tahun-tahun berikutnya, jumlah penonton mencapai puluhan juta dalam setahun. 

Sayang, kepercayaan itu kembali hilang. Meski sudah menerapkan protokol kesehatan, jumlah penonton yang ke bioskop masih saja berkurang.

Jangankan bicara 1 juta, bioskop tidak tutup saja sudah bersyukur

Film Asih 2 masih terus diputar di bioskop Semarang. Sudah 1 bulan lebih bertahan, namun jumlah penontonnya masih di angka 230 ribuan, mengutip situs filmindonesia.or.di hingga tulisan ini kami buat.

Sedangkan 2 film horor yang dirilis bulan Januari 2021, yakni film Bangkitnya Mayit dan Bekas Rumah Sakit hanya mendapat tidak lebih dari 25 ribuan. Paling sedikit didapat Bangkitnya Mayit dengan jumlah 15 ribuan lebih. 

Sekarang tidak muluk-muluk bicara 1 juta penonton, setidaknya bioskop tetap buka saja sudah bersyukur. Meski kami sendiri juga belum ada ke bioskop. Tidak mudah juga buat kami mendapatkan penghasilan saat pandemi begini, lalu membelikan tiket film.

Sudah 2 minggu, tidak ada film Indonesia yang baru dirilis. Masihkan kita tetap optimis? Atau malah menangis? Semua menginginkan perubahan. Semoga saja, ada kabar baik selama tahun 2021 yang masih cukup panjang untuk dilewati!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?